UPDATECIREBON.COM – Semangat membangun budaya baca dan menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini mewarnai kegiatan Lapak Buku Akbar #4 Semarak Literasi 2026 bertema “Titip Buku, Tumbuhkan Peradaban” yang digelar di kawasan CFD Taman Pataraksa, Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Forum Pegiat Literasi Kabupaten Cirebon dan didukung sejumlah Taman Bacaan Masyarakat (TBM), khususnya TBM Literati Cirebon, menjadi wadah kolaborasi berbagai komunitas literasi dalam memperkuat gerakan membaca sekaligus menghadirkan aktivitas edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak.
Acara berlangsung meriah dengan kehadiran para pegiat literasi dari berbagai TBM dan komunitas literasi di Kabupaten Cirebon. Di antaranya TBM Griya Baca Alima, TBM Ki Manggis, TBM Pelangi, TBM Ceria, TBM Sinau Wong Kemlaka, TBM Titian Cahaya Iman, Komunitas Latar Wingking, serta perwakilan Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon yang turut mendukung penguatan ekosistem literasi di tengah masyarakat.
Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati anak-anak dan orang tua yang antusias mengikuti beragam agenda yang telah disiapkan panitia. Lapak buku yang menyediakan berbagai jenis bacaan, mulai dari buku anak, pengetahuan umum hingga buku-buku inspiratif, menjadi salah satu daya tarik utama. Pengunjung tidak hanya dapat membaca di tempat, tetapi juga berdiskusi dan membawa pulang buku melalui program berbagi buku yang digagas para pegiat literasi.
Tak hanya menghadirkan lapak buku, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan untuk anak-anak, seperti Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, dan Lomba Resensi Buku. Berbagai kompetisi tersebut dirancang untuk mengasah kreativitas, imajinasi, sekaligus kemampuan literasi anak dalam memahami dan mengungkapkan kembali isi bacaan yang mereka pelajari.
Puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon tampak bersemangat mengikuti setiap perlombaan. Peserta lomba mewarnai dengan tekun memadukan warna-warna cerah pada gambar yang disediakan, sementara peserta lomba menggambar bebas menuangkan ide dan kreativitas mereka dalam bentuk karya visual. Adapun peserta lomba resensi buku menunjukkan kemampuan membaca dan berpikir kritis melalui pemaparan pemahaman mereka terhadap buku yang telah dibaca.

Ketua sekaligus Pendiri TBM Literati Cirebon, Vivit Sholihati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperluas gerakan literasi di tengah masyarakat. Menurutnya, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga fondasi penting dalam membangun peradaban yang maju dan berdaya saing.
“Kami percaya bahwa setiap buku yang dibaca anak hari ini adalah benih peradaban yang akan tumbuh di masa depan. Karena itu, gerakan literasi tidak boleh berhenti pada penyediaan buku semata, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang menghadirkan ruang belajar, ruang bermain, dan ruang bertumbuh bagi generasi muda. Melalui tema ‘Titip Buku, Tumbuhkan Peradaban’, kami ingin mengajak semua pihak untuk ikut menanam harapan melalui literasi,” ujar Vivit.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas dan lembaga yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci penting dalam memperkuat gerakan literasi masyarakat, terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan pola belajar generasi muda saat ini.
Salah seorang peserta lomba mewarnai, Jihan (9), mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa gembira karena bisa membaca buku, mengikuti lomba, sekaligus bertemu teman-teman baru.
“Aku senang karena bisa mewarnai, membaca buku, dan bertemu banyak teman. Bukunya juga banyak dan bagus-bagus. Semoga nanti ada acara seperti ini lagi,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Lapak Buku Akbar #4 Semarak Literasi 2026, TBM Literati bersama Forum Pegiat Literasi Kabupaten Cirebon berharap budaya membaca dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, acara ini menjadi pengingat bahwa peradaban besar selalu dimulai dari langkah sederhana, yakni membuka buku, membaca, dan berbagi pengetahuan kepada sesama.
Editor: Alwi
