By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Indonesia Masters Mountain Race 2024: Reuni Akbar bagi Penggemar Lari Trail usia Master
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Olahraga > Indonesia Masters Mountain Race 2024: Reuni Akbar bagi Penggemar Lari Trail usia Master
Olahraga

Indonesia Masters Mountain Race 2024: Reuni Akbar bagi Penggemar Lari Trail usia Master

Muhajir
Last updated: 2024/12/26 at 4:13 AM
Muhajir Published December 26, 2024
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Pemandangan rimbun Leuwi Pangaduan di Sentul, Bogor saat 560 peserta berkumpul untuk Indonesia Masters Mountain Race 2024. Acara lari trail tahunan ini telah menjadi ajang khas bagi para pelari trail, yang menawarkan perpaduan seru antara kompetisi dan keakraban untuk menutup tahun.

Acara ini menampilkan dua kategori menantang yang dirancang untuk menguji ketahanan dan ketangkasan peserta:

* 7 km: Rute yang terlihat pendek namun tetap intens dengan elevation gain 600 meter, cocok untuk pelari yang mencari pengalaman lari lintas alam yang cepat namun menantang. Rute ini dimulai dari Leuwi Pangaduan menuju ke arah curug Cibingbin. Setelah menikmati buah dan minuman di water station curug Cibingbin, peserta kembali menyiapkan tenaga untuk melanjutkan rute tanjakan menuju warung bukit Paniisan. Rute lanjutan ini sangat menuntut kesabaran ekstra dan kekuatan otot paha yang terlatih karena dengan jarak kurang lebih 1,5km peserta ditantang rute menanjak yang tiada jeda. Dari warung Paniisan peserta bisa langsung menjajal kecepatan menikmati rute downhill yang panjang menuju garis finish di Leuwi Pangaduan.

* 30 km: Lintasan yang lebih panjang serta menuntut kesabaran dan ketahanan peserta dengan total elevasi gain 2.200 meter, diperuntukkan bagi pelari berpengalaman yang mencari uji kekuatan dengan strategi terbaik untuk bisa menyelesaikan keseluruhan rute. Kategori ini dimulai dari Leuwi Pangaduan menuju area foothill melewati segmen pendek jalan aspal yang berbukit. Kemudian di kilometer  4,5 rute kategori ini berpisah dari rute 7km untuk berbelok ke kanan menuju bukit Daolong. WS 1 berlokasi di Camp Ground Ciung km 7,5, dilanjutkan ke WS 2 di Warung Pasir Pete. Dari WS 2 rute rolling turun ke Kalimata, naik Pasir Jambe dan naik turun di curug love hingga kembali ke Warung Pasir Pete sebagai WS terakhir. Dari WS 3 tersisa 4,5Km menuju finish dengan rute menurun melewati jalur trekking Paniisan – Leuwi Pangaduan.

Di area finish, refreshments air serta aneka menu kuliner lokal seperti sayur asem, urap, dan buah sudah menanti peserta untuk mengganti kalori yang terbuang selama menyusuri rute perlombaan.

Dari keseluruhan peserta di kategori 7km, tampil sebagai juara pertama pria yaitu Oktavianus Quaasalmy dengan catatan waktu 54 menit 17 detik. Hermawan Hendradewa tiba di posisi kedua dengan waktu 56:19 detik, diikuti oleh Eddy Muryanto 36 detik kemudian yaitu 56 menit 55 detik. Sedangkan yang tercepat di kelompok wanita adalah Yunita Kartini finish dalam waktu 1 jam 12 menit 52 detik. Kemudian posisi kedua Ninik Sugiwati dengan waktu tempuh 1 jam 18 menit 36 detik, dan Mala Ekayanti di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 jam 20 menit 30 detik.

Sedangkan di kategori 30km pria, Kasmana tampil sebagai jawara dengan waktu tempuh 4 jam 38 menit 54 detik. Rochmat Nugraha di posisi kedua dengan waktu 04:40:11 detik, dan posisi ketiga diraih oleh Ginanjar Imamil Fauzi dengan waktu 05:27:16 detik. Di kategori 30km wanita, Sianti Chandra menjadi yang terdepan dengan waktu 06:11:04, berikutnya Swesty di posisi kedua dengan catatan waktu 06:14:24 detik, lalu disusul oleh Yustina Wardhani Setyowati dengan waktu tempuh 06:23:21 detik.

Dari 560 peserta hanya separuhnya yang berhasil mencapai garis finish di bawah batas waktu yang ditentukan. Medan perbukitan sentul yang naik turun, kemiringan lereng dan cuaca yang diselingi hujan gerimis pada hari perlombaan membuat rute yang dilalui semakin menantang dan perlu kesiapan ekstra. Batas waktu finish yang cukup ketat di rute 30km juga menjadi alasan banyaknya peserta yang gagal menyelesaikan rute yang diikuti.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk kompetisi, tapi juga sebagai ajang kumpul tahunan yang meriah bagi komunitas trail runner di Indonesia. Pesertanya tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga dari manca negara seperti Malaysia, Australia, Belanda, yang menunjukkan semakin populernya acara ini di kalangan pelari tingkat master.

Suunto sebagai sponsor utama, menegaskan komitmennya terhadap komunitas trail run dengan menghadirkan Suunto Race S sebagai multisports gps watch dengan akurasi gps yang handal untuk membantu navigasi lintasan dan meningkatkan performa peserta. Acara ini juga didukung oleh Bank Victoria, EMC Medical, BIB, dan Chicken Bezt, Sunpride, Anlene, Eiger Tropical Adventure, BIB, Boogie, Meteraiku, Aqua, Isoplus, Teratas Timing, Proactiv Sport Jersey, RS EMC Sentul dan yang kontribusinya memastikan kelancaran penyelenggaraan.

Diselenggarakan oleh Masters Indonesia diperkuat dengan timing system terbaik Teratas ID, perlombaan ini merupakan perayaan ketahanan tubuh dan keakraban antar sesama pelari. Lintasan perbukitan Sentul yang menakjubkan, dipadukan dengan perencanaan yang cermat, memberikan peserta pengalaman yang tak terlupakan di salah satu rute trail run paling menyenangkan di Indonesia.

Indonesia Masters Mountain Race 2024 ditutup dengan perayaan meriah penuh dengan keakraban, yang menegaskan kembali reputasinya sebagai acara trail run tahunan yang wajib diperhitungkan dalam kalender lari lintas alam Indonesia.

Editor: Eko

Rekomendasi

Berita Nasional

Polri Resmi Serahkan Tiga Berkas Kasus Korupsi dan TPPU ke Kejaksaan Agung

Berita Nasional

Kemenhub dan Korlantas Polri Perkuat Sinergi

FeaturedOlahraga

Dokter Bagikan Tips Aman Berolahraga Saat Cuaca Panas

Seni & Budaya

Sejarah Tari Piring Melayu dan Makna di Balik Gerakan yang Memukau

Muhajir December 26, 2024 December 26, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Kemenhub dan Korlantas Polri Perkuat Sinergi
July 15, 2026
Berita Nasional
Indonesia-Arab Saudi Kerja Sama Sektor Transportasi
July 14, 2026
Berita Nasional
Kasatgas PRR Tito Klarifikasi Informasi Penanganan Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah
July 13, 2026
Berita Nasional
Komoditas Unggulan Perkuat Swasembada Pangan Nasional
July 13, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Olahraga

Linda Noskova Tundukkan Karolina Muchova, Rebut Gelar Wimbledon 2026 dan Pecahkan Rekor

July 12, 2026
Olahraga

Prediksi Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026: Messi Bidik Semifinal, Swiss Siap Beri Kejutan

July 11, 2026
FeaturedOlahraga

Dokter Bagikan Tips Aman Berolahraga Saat Cuaca Panas

July 11, 2026
Olahraga

Persib Resmi Rekrut Striker Montenegro Balsa Sekulic dengan Kontrak Dua Musim

July 7, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Indonesia Masters Mountain Race 2024: Reuni Akbar bagi Penggemar Lari Trail usia Master
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?