By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Stafsus Wapres: Penemuan dan Inovasi Karya Anak Negeri untuk Kemandirian Kesehatan Indonesia Harus Diperjuangkan
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Stafsus Wapres: Penemuan dan Inovasi Karya Anak Negeri untuk Kemandirian Kesehatan Indonesia Harus Diperjuangkan
Berita Nasional

Stafsus Wapres: Penemuan dan Inovasi Karya Anak Negeri untuk Kemandirian Kesehatan Indonesia Harus Diperjuangkan

Muhajir
Last updated: 2023/11/07 at 2:20 PM
Muhajir Published November 7, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Stafsus Wapres RI, Dr. R. Gatot Prio Utomo menyampaikan pentingnya mengawal proses hilirisasi hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti bidang Kesehatan di Indonesia, agar visi Kemandirian Kesehatan Indonesia benar-benar dapat terwujud. Sudah banyak hasil karya peneliti-peneliti di Indonesia yang seharusnya dapat membantu pencapaian visi Kemandirian Kesehatan Indonesia, namun kurang mendapat perhatian dan kesempatan, serta dukungan dari para pemangku kepentingan.

Hal utama yang menjadi sorotan adalah upaya penanganan isu prioritas nasional seperti penurunan angka gizi buruk dan stunting, seperti yang disampaikan oleh Stafsus Wapres RI, Dr. R. Gatot Prio Utomo, dalam diskusi terkait hasil penemuan dari peneliti Poltekkes Kemenkes Riau yang menawarkan alternatif metode deteksi malnutrisi pada anak balita. Peneliti Pusat Kajian Stunting Poltekkes Riau, Dr. Aslis Wirda Hayati dalam pemaparannya perihal penemuan alat Rapid Diagnostic Test Pyridinium Crosslinks, yang berpotensi untuk deteksi dini malnutrisi pada balita.

Ada hal yang menarik yang disampaikan dalam forum diskusi di Kantor Sekretariat Wakil Presiden pada hari Senin tanggal 6 November 2023 kemarin, bahwa proses hilirisasi dari penelitian yang dilaksanakan sejak 2008, seharusnya baru bisa menghasilkan produk akhir yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di tahun 2034 nanti. Namun, dengan dukungan dari Pusat Intelijen Medik BIN, telah berhasil tercapai sebuah akselerasi proses penelitian dan hilirisasinya yang luar biasa, di mana bulan Agustus 2023 telah selesai produk protype, dan sekarang sedang dalam proses pengajuan ijin edar di Kementerian Kesehatan.

Diakui oleh Tim Peneliti bahwa bukan hal yang mudah melaksanakan penelitian di Indonesia, bahkan melanjutkannya ke dalam tahap hilirisasi produk. Gatot membenarkan bahwa memang jalannya panjang dan berliku, serta rawan gangguan dari fihak-fihak yang kepentingannya terganggu. Oleh karena itu, menjadi kewajiban pemerintah untuk memberi dukungan penuh agar hasil penelitian ini tidak “layu sebelum berkembang”, Gatot menambahkan.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Aslis ini mendapat dukungan penuh oleh Pusat Intelijen Medik BIN, sebagaimana yang diutarakan oleh Kepala Pusat Intelelijen Medik, Dr Budiman Bela Sp. Mk.
Menurutnya pengalaman pandemic covid memberikan pembelajaran yang penting dalam dunia Kesehatan negeri ini. Penemuan ini bisa menjadi jalan untuk kita mengurangi ketergantungan impor alat Kesehatan, oleh karenanya kami sudah dari awal mengikuti penelitian yang dilakukan oleh Ibu Aslis ini. Terobosan dalam penelitian ini bahkan berpotensi merubah pola penanganan gizi buruk pada anak balita, bahkan penanganan stunting di dunia sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dr. Suprayoga Hadi selaku Sekretaris Eksekutif TP2S (Tim Percepatan Penurunan. Stunting). Upaya-upaya pemerintah untuk menurunkan target angka stunting sudah sangat banyak, penemuan ini diharapkan bisa membantu sebagai sebuah terobosan dalam upaya penanganan masalah stunting.

Bahkan disampaikan oleh Drs. Sukaryo Teguh Santoso, Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN, sebagai pelaksana dari program penurunan stunting BKKBN, menyambut baik inovasi ini. Beliau menyampaikan : “Jika telah diproduksi massal, maka alat yang ditemukan ini akan sangat membantu petugas di lapangan. Kelebihan alat ini yang praktis dan mudah penggunaannya, serta non-invasive karena cukup dengan menggunakan sample urine balita dan hasilnya bisa didapat dalam waktu lima menit saja. Ini dapat menjadi alat skrining status gizi anak balita, dan kedepannya membantu efektiftas dari intervensi gizi yang dilakukan untuk penurunan stunting, tambahnya.

Semua pihak menyambut baik temuan dan inovasi ini, dan disampaikan oleh Ir. Sodikin Sadek, M.Kes., selaku wakil dari Dirjen Farmalkes Kemenkes RI, menyampaikan bahwa proses ijin edar alat ini saat ini sedang dalam proses sebagaimana mestinya.

Dalam kesempatan tersebut berbagai pihak saling menyahut memberikan respon yang positif, dan sangat berharap agar ijin edar dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga dapat segera digunakan dan memberikan manfaat nyata bagi penanganan gizi buruk anak-anak balita di negeri Indonesia.(AM)

Rekomendasi

Olahraga

Real Madrid Umumkan Dani Carvajal Hengkang di Akhir Musim

Ciayumajakuning

Jalan Lingkar Utara Jabar Tembus Kuningan, Proyek Strategis 165 Km Siap Dongkrak Ekonomi Daerah

Berita Nasional

AS Berpeluang Capai Kesepakatan Sementara dengan Iran soal Nuklir

Featured

Xiaomi YU7 GT Resmi Diluncurkan 21 Mei 2026

Muhajir November 7, 2023 November 7, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita NasionalSeni & Budaya
Lagu “Kamu yang di Bangku Depan” Milik Thalia Gunawan Mulai Menembus Jakarta, Siap Ramaikan Industri Musik Tanah Air
May 26, 2026
Featured
Kebutuhan Sovereign Cloud Meningkat, Arupa dan Civo Hadirkan Platform Berbasis Kubernetes di Indonesia
May 25, 2026
Berita Nasional
AS Berpeluang Capai Kesepakatan Sementara dengan Iran soal Nuklir
May 25, 2026
Featured
NTSB Tutup Sementara Sistem Docket Usai Audio Pilot Korban Kecelakaan UPS Direkonstruksi AI
May 25, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita NasionalSeni & Budaya

Lagu “Kamu yang di Bangku Depan” Milik Thalia Gunawan Mulai Menembus Jakarta, Siap Ramaikan Industri Musik Tanah Air

May 26, 2026
Berita Nasional

AS Berpeluang Capai Kesepakatan Sementara dengan Iran soal Nuklir

May 25, 2026
Berita Nasional

Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

May 25, 2026
Berita Nasional

Kemendagri Luncurkan Instrumen Monev

May 25, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Stafsus Wapres: Penemuan dan Inovasi Karya Anak Negeri untuk Kemandirian Kesehatan Indonesia Harus Diperjuangkan
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?