UPDATECIREBON.COM – Buah ceri dapat menjadi salah satu pilihan camilan sehat bagi penderita pra-diabetes maupun diabetes karena memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis.
Ahli gizi Brittany Poulson menjelaskan bahwa meskipun memiliki rasa manis, ceri mengandung serat, air, dan senyawa alami yang membantu memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh. Kondisi tersebut membuat kadar gula darah meningkat secara lebih bertahap setelah dikonsumsi.
Pendapat serupa disampaikan ahli gizi olahraga Val Warner, yang menyebut ceri mampu memberikan rasa manis sekaligus nutrisi tanpa menyebabkan fluktuasi gula darah sebesar sumber karbohidrat lainnya.
Dalam satu cangkir ceri segar terkandung sekitar 22 gram karbohidrat, termasuk 18 gram gula alami dan 3 gram serat. Buah ini juga kaya antioksidan seperti antosianin, polifenol, vitamin C, dan beta-karoten yang bermanfaat bagi kesehatan.

Ahli gizi Michelle Routhenstein mengatakan kandungan serat dan polifenol pada ceri dapat membantu memperlambat proses pencernaan serta penyerapan glukosa. Sementara itu, antosianin di dalam ceri juga dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin dan penurunan peradangan, yang berperan penting dalam pengendalian gula darah.
Meski demikian, para ahli mengingatkan agar konsumsi ceri tetap dibatasi. Porsi yang dianjurkan berkisar setengah hingga satu cangkir dalam sekali makan agar asupan karbohidrat tetap terkendali.
Selain itu, ceri utuh, baik segar maupun beku, dinilai lebih baik dibandingkan jus atau ceri kering karena mengandung lebih banyak serat dan lebih sedikit gula per porsi. Untuk hasil yang lebih optimal, ceri juga disarankan dikonsumsi bersama sumber protein atau lemak sehat, seperti yogurt Yunani, keju, atau kacang-kacangan, guna membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Editor: Fath
