UPDATECIREBON.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon bersama Kecamatan Mundu menggelar kegiatan sosialisasi terkait penanganan sampah, pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan, dan pendidikan. Acara berlangsung di Aula Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (5/12/2024).
Acara ini dihadiri oleh Kepala Bidang Lingkungan Hidup DLH Fifi Erneti, Camat Mundu Novi Komalasari, perwakilan instansi terkait, kuwu se-Kecamatan Mundu, tokoh masyarakat, MUI, kader PKK, dan lembaga desa lainnya.
Dalam pemaparannya, Kabid Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Fifi Erneti, menyampaikan bahwa penanganan sampah menjadi prioritas program pembangunan di Kabupaten Cirebon. Pemerintah daerah mengembangkan berbagai program untuk mengelola sampah secara efektif, termasuk melalui TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).
“Kami berupaya mendorong masyarakat untuk berinovasi dalam pengelolaan sampah, sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomi dari limbah yang ada di sekitar lingkungan mereka,” ujar Fifi.
Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan solusi berkelanjutan. “Kami aktif bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menangani sampah secara menyeluruh, dari hulu ke hilir,” tambahnya.
Camat Mundu, Novi Komalasari, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Menurutnya, program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun kesadaran lingkungan.
“Kami berharap program seperti bank sampah dan TPS 3R dapat terus dikembangkan dengan melibatkan masyarakat serta pihak swasta untuk menciptakan inovasi dalam penanganan sampah,” kata Novi.
Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama lintas sektor. “Setiap instansi, mulai dari pemerintah desa hingga masyarakat, harus solid, berkolaborasi, dan inovatif untuk merealisasikan program-program pembangunan,” tandasnya.
Camat Novi menegaskan bahwa keberhasilan program persampahan membutuhkan tim yang terintegrasi. “Dari tingkat RT, RW, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat dan ulama harus bekerja dalam satu tim yang solid,” ujarnya.
Acara sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung kesejahteraan secara menyeluruh.
Editor: Alwi
