By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Ilmuwan Peringatkan Terumbu Karang Abrolhos Brasil Terancam Pemanasan Global
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Featured > Ilmuwan Peringatkan Terumbu Karang Abrolhos Brasil Terancam Pemanasan Global
Featured

Ilmuwan Peringatkan Terumbu Karang Abrolhos Brasil Terancam Pemanasan Global

Muhajir
Last updated: 2026/06/22 at 12:41 PM
Muhajir Published June 22, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Ahli biologi kelautan sekaligus profesor di Federal University of Rio de Janeiro, Rodrigo Leao de Moura, memperingatkan bahwa terumbu karang di Kepulauan Abrolhos, Brasil, semakin rentan akibat meningkatnya suhu global.

Rekaman dari kawasan tersebut memperlihatkan seorang penyelam menjelajahi perairan kepulauan vulkanik di Samudra Atlantik yang menjadi habitat lebih dari 500 spesies. Ekosistem Abrolhos mencakup terumbu karang, hutan bakau, dan pulau-pulau oseanik yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi.

Menurut De Moura, perubahan iklim memberikan tekanan yang semakin besar terhadap ekosistem laut, tidak hanya di Brasil tetapi juga di berbagai negara di kawasan Selatan Global yang bergantung pada kesehatan terumbu karang untuk ketahanan pangan dan mata pencaharian masyarakat pesisir.

“Kita memiliki Indonesia, Filipina, dan sejumlah negara di Selatan Global yang ekonomi subsistensi serta ketahanan pangannya sangat bergantung pada kondisi terumbu karang yang sehat,” ujarnya.

Sementara itu, pemerhati lingkungan Ricardo Gomes menilai gelombang panas laut (marine heatwaves) menjadi salah satu ancaman paling serius bagi keberlangsungan terumbu karang.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan suhu permukaan laut dapat memicu pemutihan karang (coral bleaching) dalam skala besar.

“Ketika fenomena El Nino yang sangat kuat terjadi di Samudra Pasifik, dampaknya juga dirasakan di sini. Pada periode itulah peristiwa pemutihan karang besar-besaran biasanya terjadi. Suhu air dapat mencapai 30 hingga 31 derajat Celsius dan menjadi terlalu panas bagi karang,” kata Gomes.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa pemutihan karang terjadi ketika suhu air yang lebih hangat dari biasanya berlangsung dalam waktu lama, sehingga karang mengeluarkan alga simbiotik yang menjadi sumber energi sekaligus pemberi warna alami. Jika kondisi suhu tinggi terus berlanjut, seluruh ekosistem terumbu karang berisiko mengalami kematian.

Dampak kerusakan terumbu karang tidak hanya dirasakan oleh kehidupan laut. Terumbu karang juga berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai dengan meredam energi gelombang dan badai. Ketika ekosistem tersebut mengalami degradasi, masyarakat pesisir menghadapi risiko yang lebih besar terhadap banjir, abrasi, dan badai yang semakin kuat.

Kepulauan Abrolhos Archipelago selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan terumbu karang terpenting di Atlantik Selatan, sehingga para ilmuwan menilai upaya mitigasi perubahan iklim dan perlindungan ekosistem laut menjadi semakin mendesak untuk menjaga keberlanjutan kawasan tersebut.

Editor: Alwi

Rekomendasi

Ciayumajakuning

Kertajati Jadi Bandara Alternatif Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Nasional

Mojokerto Resmi Jadi Tuan Rumah Hari Desa Nasional 2027, Kemendes PDT Soroti Warisan Majapahit

Berita Nasional

Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Operasional Bandara Berjalan Normal

Berita Nasional

LCT Legenda Nusantara 699 Terbakar di Perairan Kabaena, 2 Awak Kapal Tewas

Muhajir June 22, 2026 June 22, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ciayumajakuning
Ekspedisi Kata KKN 04 UNU Cirebon, Ajak Anak Desa Kempek Temukan Dunia Lewat Buku
September 7, 2026
Berita Nasional
Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria
September 7, 2026
Berita Nasional
34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Mendes Yandri Dorong Kepastian Hak Atas Tanah
September 7, 2026
Ciayumajakuning
Kertajati Jadi Bandara Alternatif Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
September 7, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Featured

Apartemen Mewah Daesung BIGBANG Melonjak, Kini Bernilai Rp131 Miliar

September 7, 2026
Featured

Jang Dong Yoon, Aktor Korea yang Viral karena Tangkap Perampok

September 7, 2026
Featured

Spider Noir Nicolas Cage Resmi Berakhir, Tak Berlanjut ke Musim Kedua

September 6, 2026
Featured

Drone Pertanian Pangkas Waktu dan Biaya Penyemprotan Sawah hingga 90 Persen

September 6, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Ilmuwan Peringatkan Terumbu Karang Abrolhos Brasil Terancam Pemanasan Global
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?