UPDATECIREBON.COM – Lebih dari 70 tim robotika mengikuti uji coba balapan malam hari di kawasan Beijing E-Town Economic and Technological Development Area pada Sabtu sebagai persiapan menuju ajang half marathon robot humanoid yang akan digelar bulan ini.
Uji coba tersebut dirancang untuk mensimulasikan kondisi balapan sesungguhnya sekaligus menyempurnakan performa robot masing-masing tim sebelum berlaga di kompetisi bersejarah tersebut.
Rekaman kegiatan menunjukkan para peserta melakukan persiapan akhir terhadap robot mereka sebelum start. Selama pengujian berlangsung, para insinyur mengikuti dari dalam kendaraan operasional untuk memantau kinerja robot dan melakukan penyesuaian secara real time.
Pengujian berskala besar itu mencakup berbagai aspek, mulai dari rute perlombaan, koordinasi lalu lintas, logistik peralatan, hingga prosedur penanganan keadaan darurat.
Manajer Pemasaran Unitree Robotics, Chu Yang, mengatakan hasil uji coba akan menjadi dasar untuk menyempurnakan strategi dan kecepatan robot dalam perlombaan.
“Kami akan menyempurnakan kecepatan dan strategi berdasarkan hasil pengujian ini. Kemajuan industri dalam hal kecepatan dan tingkat penyelesaian lomba tahun ini sangat mengesankan,” ujarnya.
Penyelenggara menyebut uji coba tersebut berhasil mengidentifikasi sejumlah tantangan teknis yang perlu diperbaiki sebelum hari perlombaan.
Wakil Sekretaris Jenderal Chinese Institute of Electronics, Liang Liang, mengatakan pengujian telah memenuhi harapan dan menjadi fondasi penting bagi pelaksanaan kompetisi utama.
“Berbagai kendala yang ditemukan, seperti gangguan pada robot dan persoalan keselamatan, akan diselesaikan sebelum perlombaan utama berlangsung,” katanya.
Kegiatan ini melibatkan tim yang mengoperasikan robot secara otonom maupun kendali jarak jauh di berbagai jenis medan, termasuk jalan perkotaan dan kawasan taman. Pengujian dilakukan sebagai simulasi menyeluruh untuk mengukur ketahanan sistem sekaligus meningkatkan koordinasi antarkomponen teknologi.
Berdasarkan hasil awal, penyelenggara mencatat peningkatan signifikan pada kecepatan robot dibandingkan pengujian sebelumnya. Bahkan, beberapa tim memperkirakan robot mereka mampu mencatat waktu finis yang suatu saat dapat menyaingi pelari manusia elite.
Meski demikian, keandalan mekanis dan aspek keselamatan masih menjadi fokus utama menjelang perlombaan half marathon sejauh 21 kilometer yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April. Sebelum itu, para peserta akan mengikuti babak kualifikasi yang digelar pada pekan ini.
Editor: Yudistira
