By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Forum Halal World 2023, Wapres Minta Penerapan Standar Halal Global Tidak Menjadi Hambatan Perdagangan Antarnegara
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Religi > Forum Halal World 2023, Wapres Minta Penerapan Standar Halal Global Tidak Menjadi Hambatan Perdagangan Antarnegara
Religi

Forum Halal World 2023, Wapres Minta Penerapan Standar Halal Global Tidak Menjadi Hambatan Perdagangan Antarnegara

Muhajir
Last updated: 2023/11/18 at 3:46 AM
Muhajir Published November 18, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin hari ini, Jumat (17/11/2023) membuka Forum Halal World 2023 di Grand Ballroom Jiexpo Kemayoran, Jl. Benyamin Suaeb No. 1, Jakarta Pusat. Di hadapan ratusan lembaga halal dari berbagai negara yang hadir pada forum ini, Wapres meminta penerapan standar halal global tidak menjadi hambatan dalam kerja sama perdagangan antarnegara.

“Penerapan standar halal global semestinya tidak dipandang sebagai hambatan teknis dalam perdagangan antarnegara, tetapi justru semakin memperlancar arus perdagangan produk-produk halal ke seluruh pelosok dunia,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Wapres, saling pengakuan dan keberterimaan standar halal menjadi sangat penting untuk disepakati bersama, guna mendukung kelancaran lalu lintas perdagangan produk halal antarnegara.

“Indonesia terus berupaya membuka kesempatan kerja sama dengan negara-negara lain, khususnya dalam memperkuat saling pengakuan dan keberterimaan sertifikat halal,” tegasnya lagi.

Lebih jauh, pada kesempatan ini Wapres menerangkan bahwa masalah kehalalan suatu produk erat kaitannya dengan hukum syariah, yang harus menjadi praktik sehari-hari umat Islam, termasuk dalam berkegiatan ekonomi.

“Ekonomi syariah secara esensi merupakan sistem yang memiliki akar dalam ajaran dan praktik ekonomi yang diterapkan umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Dalam berbagai forum, tutur Wapres, dirinya kerap menyampaikan bahwa bagi umat Islam, melaksanakan syariah bersifat wajib. Sebab, menurutnya syariah tidak hanya menyangkut akidah dan ibadah, tetapi juga muamalah.

“Namun, ekonomi syariah yang dijalankan juga mesti rahmatan lil alamin, yaitu membawa rahmat dan kebaikan bagi semua yang menjalankannya,” terang Wapres.

Konsep ekonomi syariah, terang Wapres, menawarkan beragam bentuk kebaikan yang berpijak pada upaya menjalankan kegiatan ekonomi secara inklusif dan adil, serta mampu membawa kemaslahatan bagi seluruh umat.

Oleh karena itu, dalam beberapa dekade terakhir, ekonomi syariah semakin diterima dan dipraktikkan secara luas oleh berbagai kalangan, bahkan oleh negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan pemeluk Islam.

“Indonesia menyadari potensi besar yang dimilikinya sebagai pasar ekonomi syariah, karena mayoritas penduduknya muslim. Namun, lebih dari itu, Indonesia ingin menjadi pusatnya ekonomi syariah, dan pusatnya produsen halal dunia,” tandasnya.

Sebelumnya, pada kesempatan yang sama Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki saat membacakan pidato Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki pengalaman gemilang dalam membangkitkan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19 yang salah satunya ditopang oleh industri halal.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu postif meskipun dalam suasana pandemi Covid-19, salah satunya karena terus tumbuhnya industri halal di Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Saiful menyampaikan bahwa pengembangan industri halal adalah salah satu jawaban atas persoalan pencarian potensi ekonomi baru yang berkelanjutan dalam pengembangan industrialisasi di Indonesia saat ini.

“State of the Global Islamic Economy Report (SGIER) 2022 melaporkan bahwa ada beberapa sektor unggulan yang menjadi penopang industri halal global, di antaranya sektor makanan dan minuman halal, sektor farmasi dan kosmetik halal, sektor pariwisata ramah muslim, dan sektor modest fashion. Di samping itu, terdapat juga media dan rekreasi dengan halal lifestyle,” paparnya.

Pengalaman yang baik ini, ungkap Saiful, menjadi kontribusi berharga dan sumbangsih Indonesia bagi industri halal dunia, serta membuktikan bahwa industri halal dapat membangkitkan perekonomian dunia.

“Pengalaman Indonesa bangkit dan pulih dari pandemi diwakili enam klaster industri halal yaitu makan dan minuman, kosmetik, farmasi, fashion, tourisme dan media, serta rekreasi,” ungkapnya.

Bahkan, menurut Saiful, Peneliti Dinar Standar Rafiudin Shikoh mengatakan saat ini Indonesia telah menjadi produsen terbesar ke-2 di antara negara-negara Muslim, dan yang terbesar ke-9 di dunia dalam hal ekspor halal.

“Indonesia jelas memiliki pasar konsumen terbesar, memiliki fintech yang berkembang, keuangan Islam yang kuat, serta memiliki modest fashion yang sangat dinamis. Jadi semua ini adalah fakta, ini bukan mimpi,” tegasnya.

Semua raihan tersebut, kata Saiful, tentu tidak lepas dari kebijakan Pemerintah Indonesia dalam melakukan berbagai langkah strategis, seperti penyederhanaan proses sertifikasi dengan melakukan perubahan UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH ) melalui UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dengan perubahan ini, proses sertifikasi halal yang semula perlu lebih dari tiga bulan kini dipangkas hanya maksimal 21 hari.

“Kemudahan lainnya adalah sertifikasi melalui self declare dimana pelaku usaha dapat menyatakan sendiri bahwa produknya halal. Tentu dengan tata cara dan persyaratan yang harus dipenuhi. Sampai saat ini BPJPH telah mensertifikasi 3,14 juta produk, termasuk produk dari 35 negara,” sebutnya.

Hadir pada acara ini, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Kevin Burnett, Anggota Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi, serta para perwakilan Lembaga Sertifikasi Halal dari seluruh dunia. (AM)

Rekomendasi

Berita NasionalReligi

Jelang Armuzna, Kemenhaj Siapkan Layanan Konsumsi Siap Santap untuk Jemaah Indonesia

Olahraga

Janice Tjen Terhenti di 16 Besar Maroko Terbuka 2026

Berita Nasional

Pimpin Apel di Jayawijaya, Wamendagri Ribka Pastikan Wamena Aman

Ciayumajakuning

KTNA Dukung Modernisasi Pertanian PM-AAS di Indramayu

Muhajir November 18, 2023 November 18, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Dam Jemaah Haji makin Tertib dan Transparan, Indonesia Perluas Manfaat Hingga Palestina
May 23, 2026
Ciayumajakuning
Jalan Rusak di Cirebon Kembali Dikeluhkan, Warga Soroti Kondisi Parah Jalan Pancuran Kejaksan
May 22, 2026
Ciayumajakuning
Cirebon Raya Diusulkan Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
May 22, 2026
Ciayumajakuning
KTNA Dukung Modernisasi Pertanian PM-AAS di Indramayu
May 22, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita NasionalReligi

Jelang Armuzna, Kemenhaj Siapkan Layanan Konsumsi Siap Santap untuk Jemaah Indonesia

May 18, 2026
Berita NasionalReligi

Kemenhaj: Pembayaran Dam Harus Aman, Resmi, dan Sesuai Keyakinan Fikih Jemaah

May 18, 2026
Religi

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

May 18, 2026
Religi

Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji

May 11, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Forum Halal World 2023, Wapres Minta Penerapan Standar Halal Global Tidak Menjadi Hambatan Perdagangan Antarnegara
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?