UPDATECIREBON.COM – Upaya membangun budaya peduli lingkungan sejak usia sekolah terus dilakukan di Kabupaten Cirebon. Salah satunya melalui Gelar Karya Inovasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) tingkat SD dan SMP yang digelar di SDN 1 Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti empat sekolah yang menjadi pilot project GPBLHS di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Salah satunya adalah SDN 1 Cangkoak, yang tampil dengan berbagai inovasi dan praktik baik dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Tenaga Pendidik Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon Diyanto, Katimker Diksar Kecamatan Sumber Sukarso Ghrazianendri, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon Amanda. Hadir pula para kepala sekolah dan guru dari empat sekolah pilot project.
SDN 1 Cangkoak menjadi salah satu sekolah yang menunjukkan partisipasi tinggi dalam gelar karya tersebut. Di bawah arahan Kepala SDN 1 Cangkoak Hadi Romdani, seluruh guru ikut terlibat dalam rangkaian kegiatan sesuai tugas dan perannya masing-masing.
Keterlibatan guru tidak hanya sebatas menghadiri kegiatan. Mereka turut mempersiapkan berbagai karya siswa sekaligus mendampingi peserta didik dalam memperkenalkan praktik peduli lingkungan yang telah dikembangkan di sekolah.
Dalam pameran, SDN 1 Cangkoak menampilkan sejumlah hasil kerajinan siswa. Karya tersebut menjadi bukti bahwa edukasi lingkungan dapat dikemas secara kreatif sehingga tidak hanya menanamkan kepedulian terhadap alam, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan produktivitas peserta didik.
Koordinator GPBLHS SDN 1 Cangkoak Dadang Darmaji bersama jajaran guru turut berperan dalam mempersiapkan dan mengoordinasikan keikutsertaan sekolah dalam kegiatan tersebut.
Gelar karya GPBLHS tidak hanya menjadi ruang untuk memamerkan kreativitas sekolah. Para guru juga mendapatkan penguatan kapasitas melalui sejumlah pelatihan tematik.
Materi yang diberikan mencakup pembuatan biopori, pengelolaan sampah, penampungan air hujan, serta pemanfaatan limbah.
Materi tersebut diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sekolah. Dengan demikian, program lingkungan tidak berhenti pada teori, tetapi menjadi praktik yang dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan seni peserta didik. Salah satunya ditampilkan oleh siswa SDN 1 Cangkoak, Faraz Azzumaryam, yang membawakan lagu secara solo.
Partisipasi aktif SDN 1 Cangkoak dalam kegiatan GPBLHS berbuah penghargaan. Dalam lomba yang diumumkan pada akhir kegiatan, SDN 1 Cangkoak berhasil meraih predikat Terpartisipatif GPBLHS.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh keluarga besar SDN 1 Cangkoak untuk semakin aktif mengembangkan berbagai program yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.
Selain penghargaan, sekolah-sekolah pilot project juga memperoleh dukungan berupa tanaman mahoni, tanaman jambu biji, serta toren air. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program lingkungan di masing-masing sekolah.
Kepala SDN 1 Cangkoak Hadi Romdani mengatakan penghargaan yang diraih menjadi awal untuk membangun perubahan dan budaya peduli lingkungan di sekolah.
“Raihan ini merupakan awal menuju perubahan untuk peduli dan berbudaya lingkungan di SDN 1 Cangkoak. Partisipasi dan dukungan semua pihak adalah kekuatan kita. Semoga istiqamah,” ujarnya.
Ke depan, SDN 1 Cangkoak berkomitmen mempertahankan dan mengembangkan praktik baik GPBLHS dengan melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, siswa, komite sekolah, paguyuban kelas hingga orang tua.
Program kepedulian lingkungan juga akan terus diintegrasikan dalam berbagai aktivitas pendidikan sehingga menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari peserta didik.
Bersama tiga sekolah pilot project lainnya, SDN 1 Cangkoak diharapkan mampu menjalankan GPBLHS secara konsisten dan berkelanjutan hingga mencapai target menjadi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Cirebon.
Bagi SDN 1 Cangkoak, predikat Terpartisipatif GPBLHS bukan menjadi garis akhir. Penghargaan tersebut justru menjadi penyemangat untuk terus membangun kebiasaan peduli lingkungan dan menjadikannya sebagai karakter yang melekat dalam kehidupan seluruh warga sekolah.
Editor: Yudistira
