UPDATECIREBON.COM – Max Verstappen mengakui dirinya kesulitan menandingi kecepatan duo Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell, pada GP Italia di Sirkuit Monza, Minggu (6/9/2026).
Pembalap Red Bull tersebut harus puas finis di posisi ketiga, di belakang Antonelli yang keluar sebagai juara dan Russell yang mengamankan posisi kedua.
Verstappen menilai mobil Red Bull saat ini masih tertinggal dalam hal pengembangan, terutama ketika menghadapi karakter Sirkuit Monza yang memiliki sejumlah lintasan lurus panjang.
“Saya mencoba untuk bersaing, namun kami terlalu lambat untuk lintasan lurus. Kami sangat kesulitan untuk melakukan pengembangan, dan pada dasarnya itu sangat merugikan kami karena gagal bersaing,” kata Verstappen, dikutip dari Formula 1.
Menurut Verstappen, kecepatan Mercedes membuat dirinya kesulitan memberikan perlawanan. Ia bahkan mengaku hanya bisa berusaha mempertahankan posisi dan mencari peluang melalui mode menyalip.
“Saya melihat Kimi dan George di depan saya. Saya mencoba untuk berada di overtake mode. Kami sedikit kesulitan dalam pengembangan menghadapi lintasan seperti ini, tapi untuk kami hasil di podium sudah bagus,” ujar pembalap asal Belanda tersebut.
Meski gagal bersaing untuk kemenangan, podium ketiga tetap menjadi hasil positif bagi Verstappen. Torehan tersebut sekaligus menjadi angin segar setelah dirinya gagal finis pada seri sebelumnya, GP Belanda.
Verstappen mengalami kecelakaan di GP Belanda sehingga harus mengakhiri balapan lebih awal. Setelah jeda musim panas, performanya juga belum sepenuhnya kembali ke level terbaik.
Podium di Monza menjadi momentum kebangkitan bagi juara dunia empat kali tersebut. Untuk pertama kalinya setelah libur musim panas, Verstappen kembali berdiri di podium.
Namun, posisi Verstappen di klasemen sementara masih jauh dari puncak. Ia kini menempati peringkat keenam dengan koleksi 127 poin.
Sementara itu, Kimi Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen setelah memenangkan GP Italia. Pembalap Mercedes tersebut telah mengumpulkan 267 poin, unggul jauh atas para pesaingnya.
Hasil Monza sekaligus menunjukkan kekuatan Mercedes yang semakin dominan. Verstappen dan Red Bull kini dituntut melakukan pengembangan lebih cepat jika ingin kembali bersaing dalam perebutan kemenangan pada seri-seri berikutnya.
Editor: Alwi
