UPDATECIREBON.COM — Senyum sumringah terpancar dari wajah Didi Junaidi, 70 tahun, warga Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Di usia senja, ia mendapat kesempatan memiliki becak listrik yang diharapkan bisa menjadi sumber penghasilan baru.
Bagi Junaidi, becak listrik bukan sekadar kendaraan. Alat transportasi tersebut menjadi harapan untuk tetap produktif di tengah kondisi usaha ikan karamba yang belakangan mengalami penurunan.
Harga pakan yang semakin mahal dan kualitas air yang menurun membuat hasil panen ikan mujair miliknya ikut merosot. Jika sebelumnya Junaidi mampu memanen hingga lima kuintal ikan, kini hasil panennya hanya sekitar dua kuintal.
Harga pakan 30 kilogram bahkan mencapai sekitar Rp365 ribu. Sementara dengan harga jual ikan sekitar Rp22 ribu per kilogram, hasil kotor dari panen dua kuintal hanya sekitar Rp4,4 juta, belum dikurangi biaya bibit dan pakan.
“Sekarang pakan terlalu mahal, sedangkan harga ikan gitu-gitu saja. Penghasilan mengecil, bahkan bisa rugi,” ujar Junaidi.
Kini, Junaidi berharap becak listrik tersebut bisa digunakan untuk menunjang aktivitas pariwisata di Desa Wisata Jagara.
“Jadi ini bakalan jadi becak pariwisata, mudah-mudahan bermanfaat,” katanya.
Harapan serupa disampaikan Yana, 64 tahun, warga Kecamatan Hantara. Sebelum menerima becak listrik, Yana merupakan penarik becak konvensional.
Kondisi geografis Kuningan yang banyak memiliki tanjakan dan turunan menjadi tantangan tersendiri bagi penarik becak manual, terlebih bagi mereka yang sudah lanjut usia.
Dengan becak listrik, Yana berharap aktivitas mencari nafkah menjadi lebih ringan.
“Dulunya tukang becak. Semoga becak listrik ini bisa mempermudah. Karena wilayahnya kan naik turun,” ujar Yana.
Program bantuan tersebut memang menyasar para pengemudi becak lanjut usia. Anggota DPR RI Rokhmat Ardian mengatakan penerima bantuan di sejumlah daerah rata-rata merupakan pengemudi berusia 60 tahun ke atas.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan membuat para lansia tetap produktif tanpa harus mengandalkan tenaga fisik seperti ketika menggunakan becak konvensional.
“Dengan becak listrik ini, mereka tidak perlu mengeluarkan tenaga, jadi lebih mudah bagi mereka,” kata Rokhmat.
Sumber: detikJabar – Asa Baru Lansia Kuningan Lewat Becak Listrik
Editor: Alwi
