By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 373 Penerbangan Terdampak
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 373 Penerbangan Terdampak
Berita Nasional

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 373 Penerbangan Terdampak

Muhajir
Last updated: 2026/09/06 at 7:32 AM
Muhajir Published September 6, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah bandar udara. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memperpanjang penutupan sementara operasional beberapa bandara pada Minggu (6/9/2026) akibat sebaran abu vulkanik.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, BMKG, serta pihak terkait lainnya.

Berdasarkan pembaruan informasi, sejumlah bandara terdampak memperpanjang waktu penutupan operasional.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) memperpanjang penutupan mulai pukul 08.30 WIB hingga 13.30 WIB. Sementara Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) dan Bandara Radin Inten II (TKG) memperpanjang penutupan hingga pukul 14.00 WIB.

Bandara Budiarto juga memperpanjang penutupan operasional hingga pukul 13.30 WIB. Adapun Bandara Pondok Cabe ditutup sementara hingga pukul 14.00 WIB dan Bandara Husein Sastranegara hingga pukul 16.00 WIB.

Dampak penutupan sejumlah bandara tersebut cukup signifikan. Berdasarkan pembaruan monitoring Ditjen Perhubungan Udara pada Minggu (6/9) pukul 10.35 WIB, tercatat 373 penerbangan terdampak.

Dari jumlah tersebut, Bandara Soekarno-Hatta menjadi yang paling banyak terdampak dengan 202 penerbangan. Rinciannya, 172 penerbangan dibatalkan, 18 mengalami keterlambatan, tujuh ditunda, empat dialihkan, dan satu penerbangan kembali ke bandara asal atau Return to Base (RTB).

Sementara di Bandara Radin Inten II terdapat delapan penerbangan terdampak dan seluruhnya berstatus dibatalkan. Bandara Halim Perdanakusuma mencatat 29 penerbangan terdampak dan seluruhnya juga berstatus dibatalkan.

Selain itu, terdapat penerbangan lain yang terdampak karena memiliki rute menuju atau berasal dari bandara yang mengalami penutupan.

Ditjen Perhubungan Udara menegaskan hak-hak penumpang yang terdampak tetap harus dipenuhi oleh maskapai sesuai ketentuan yang berlaku.

Maskapai diwajibkan memberikan pelayanan dan penanganan kepada penumpang, termasuk menyampaikan informasi mengenai perubahan status penerbangan serta memberikan pilihan penanganan sesuai aturan.

Untuk menghindari penumpukan penumpang di bandara, masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui bandara terdampak diimbau tidak datang ke bandara selama periode penutupan.

Calon penumpang juga diminta terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangan masing-masing.

Ditjen Perhubungan Udara menegaskan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.

Penyesuaian dan pemulihan penerbangan akan dilakukan secara dinamis berdasarkan perkembangan sebaran abu vulkanik serta hasil koordinasi dengan BMKG dan pihak terkait.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional,” ujar Lukman F. Laisa.

Ditjen Perhubungan Udara akan terus memonitor perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau bersama operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, BMKG, dan pihak terkait lainnya, serta menyampaikan informasi terbaru apabila terjadi perubahan signifikan.

Editor: Yudistira

Rekomendasi

Berita Nasional

Trump Bentuk Super Intelligence Force, Amerika Kejar Dominasi AI

Berita Nasional

Data Jemaah Haji Dipadankan, Kemenhaj Pastikan Nomor Antrean Tak Bergeser

Olahraga

Zidane Pasang Badan Untuk Ronaldo, Sebut Karier Cr7 Luar Biasa

Olahraga

Pajar Ariyana Melaju ke Final Surfing Asian Games

Muhajir September 6, 2026 September 6, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Mendagri Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah
October 9, 2026
Berita Nasional
Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik
October 9, 2026
Berita Nasional
Kemenhub Terbitkan Notice to Mariners dan Dukung Pencarian ABK Hilang Pasca tenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban
October 9, 2026
Religi
Menhaj dan Dubes Yordania Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
October 6, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Mendagri Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah

October 9, 2026
Berita Nasional

Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik

October 9, 2026
Berita Nasional

Kemenhub Terbitkan Notice to Mariners dan Dukung Pencarian ABK Hilang Pasca tenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

October 9, 2026
Berita Nasional

Anak Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo

October 5, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 373 Penerbangan Terdampak
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?