By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Mendagri Minta Bantuan Rp200 Miliar Pascagempa NTT Segera Digunakan
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Mendagri Minta Bantuan Rp200 Miliar Pascagempa NTT Segera Digunakan
Berita Nasional

Mendagri Minta Bantuan Rp200 Miliar Pascagempa NTT Segera Digunakan

Muhajir
Last updated: 2026/09/07 at 11:54 PM
Muhajir Published September 7, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) segera merealisasikan bantuan Presiden untuk mempercepat penanganan pascagempa.

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp200 miliar untuk mendukung penanganan bencana di NTT. Dana tersebut terdiri atas Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak.

Tito mengatakan tambahan anggaran tersebut seharusnya dapat segera digunakan untuk memperkuat penanganan bencana di tingkat daerah, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak hingga wilayah pelosok.

“Ini memperkuat keuangan untuk penanganan bencana dari daerah ini,” ujar Tito secara virtual dalam Rapat Penanganan Bencana Alam di Provinsi NTT yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9/2026).

Tito menyoroti masih lambatnya realisasi bantuan di sejumlah daerah terdampak. Ia meminta pemerintah daerah tidak ragu mempercepat penggunaan anggaran sesuai mekanisme yang berlaku dalam kondisi darurat.

Menurutnya, Kemendagri sebelumnya telah menerbitkan surat edaran mengenai petunjuk penggunaan anggaran tersebut. Dalam kondisi darurat, pengadaan juga dapat dilakukan melalui mekanisme pengadaan langsung.

“Padahal ini kami sudah mengeluarkan surat edaran dan untuk petunjuk cara penggunaan secara cepat, itu bisa melalui mekanisme pengadaan langsung di masa darurat ini,” jelasnya.

Untuk memastikan bantuan segera terserap, Kemendagri juga telah menerjunkan tim ke daerah terdampak. Tim tersebut bertugas memberikan asistensi kepada pemerintah daerah dalam penggunaan anggaran.

Dengan percepatan tersebut, bantuan diharapkan tidak hanya terserap di tingkat pemerintah daerah, tetapi benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok.

Di sisi lain, Tito menyampaikan kondisi infrastruktur dasar di NTT secara umum mulai kembali berfungsi. Sejumlah fasilitas penting seperti listrik, jaringan komunikasi, jalan, jembatan, bandara, dan pelabuhan telah dapat digunakan, meski masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan penanganan.

Menurut Tito, kondisi tersebut membuat mobilitas orang dan barang di NTT relatif lebih mudah dibandingkan dengan penanganan bencana di Sumatera.

Karena itu, pemerintah kini perlu memusatkan perhatian pada penguatan distribusi logistik dan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang masih berada di pengungsian.

Selain logistik, pendataan kerusakan bangunan juga menjadi pekerjaan penting. Pemerintah daerah diminta segera mendata rumah warga dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam menyalurkan bantuan perbaikan rumah.

“Begitu kemudian dinyatakan oleh BMKG sudah stabil posisinya (wilayahnya), maka ini dapat langsung dibayarkan oleh BNPB,” kata Tito.

Pemulihan pascagempa juga dilakukan melalui pemulihan dokumen administrasi masyarakat yang rusak maupun hilang.

Tito mengatakan, Kemendagri telah mengerahkan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk membantu masyarakat terdampak mendapatkan kembali dokumen kependudukan mereka.

Hingga saat ini, Ditjen Dukcapil disebut telah menerbitkan kembali sekitar 11 ribu dokumen kependudukan bagi masyarakat yang terdampak gempa.

“Sudah memproduksi sebanyak 11.000 surat (dokumen) kependudukan, dokumen penting mereka (masyarakat terdampak),” ujarnya.

Selain dokumen kependudukan, Kemendagri juga berkoordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk membantu penerbitan kembali sertifikat tanah yang hilang akibat bencana.

Koordinasi juga dilakukan dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar dokumen kendaraan masyarakat yang hilang, seperti SIM, STNK, dan BPKB, dapat diterbitkan kembali tanpa biaya.

Pemerintah berharap percepatan penggunaan anggaran, pemulihan infrastruktur, pendataan kerusakan, hingga penerbitan kembali dokumen masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan NTT setelah bencana gempa.

Editor: Nizam

Rekomendasi

Olahraga

Erling Haaland Bawa Manchester City Taklukkan Coventry 1-0

Berita Nasional

Rybakina Tekuk Osaka di US Open, Selangkah Lagi Jadi Nomor Satu Dunia

Olahraga

Bhayangkara FC Datangkan Gelandang Timnas Kosta Rika

Olahraga

Juventus Pinjam Nick Woltemade dari Newcastle, Bomber Jerman Jadi Andalan Baru Bianconeri

Muhajir September 7, 2026 September 7, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Olahraga
Ferrari Bertekad Bangkit di GP Spanyol, Vasseur Akui GP Italia Jadi Pukulan Berat
September 10, 2026
Berita Nasional
Mendagri Ungkap 4 Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Pemda Diminta Tak Cuma Kejar Angka
September 9, 2026
Ciayumajakuning
Haornas ke-43, Polresta Cirebon Tekankan Kebugaran Jadi Modal Utama Personel
September 9, 2026
Ciayumajakuning
SDN 1 Cangkoak-Cirebon Raih Penghargaan Terpartisipatif GPBLHS, Dorong Budaya Peduli Lingkungan
September 9, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Mendagri Ungkap 4 Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Pemda Diminta Tak Cuma Kejar Angka

September 9, 2026
Berita Nasional

Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Dikerahkan

September 9, 2026
Berita Nasional

Mendagri Desak Bantuan Korban Bencana NTT Segera Disalurkan

September 9, 2026
Berita Nasional

Bukan Sekadar Rumah, Domande Disiapkan Jadi Kawasan Mandiri

September 9, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Mendagri Minta Bantuan Rp200 Miliar Pascagempa NTT Segera Digunakan
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?