UPDATECIREBON.COM – Elena Rybakina semakin dekat dengan puncak peringkat tenis dunia. Petenis Kazakhstan itu melaju ke perempat final US Open untuk pertama kalinya setelah menundukkan juara dua kali Naomi Osaka dengan skor 6-1, 6-4 di Louis Armstrong Stadium, Selasa (8/9/2026) WIB.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Rybakina. Untuk pertama kalinya, petenis berusia 27 tahun itu berhasil menembus perempat final US Open, sekaligus melengkapi koleksi babak delapan besar di seluruh turnamen Grand Slam.
Sebelumnya, Rybakina telah mencapai perempat final Australian Open, French Open, dan Wimbledon. Kini, US Open menjadi Grand Slam keempat yang berhasil ditembusnya hingga delapan besar.
“Saya sejujurnya tidak menyangka. Saya bermain sangat baik hari ini. Saya merasa bola sangat bagus dari sisi saya,” ujar Rybakina seperti dikutip dari WTA.
Menghadapi Osaka, Rybakina tampil dominan sejak awal pertandingan. Unggulan kedua tersebut mencatatkan 29 winner dan tujuh ace, dengan hanya melakukan 17 kesalahan sendiri.
Performa tersebut sekaligus menjadi peningkatan dibandingkan pertemuan terakhir kedua pemain di Toronto kurang dari sebulan lalu. Saat itu, Rybakina harus melalui pertandingan tiga set untuk mengalahkan Osaka.
Kemenangan atas Osaka juga membuat Rybakina hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk merebut posisi nomor satu dunia dalam peringkat WTA.
Peluang tersebut terbuka lebar karena Rybakina akan menghadapi Zheng Qinwen pada babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung Rabu (9/9/2026).
Jika mampu mengalahkan Zheng, Rybakina dipastikan naik ke posisi teratas peringkat WTA.
Selain peluang merebut takhta dunia, Rybakina juga menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang US Open tahun ini. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, ia hanya kehilangan 25 gim.
Catatan tersebut menjadi yang paling sedikit kedua di antara delapan petenis yang masih bertahan, hanya kalah dari Aryna Sabalenka.
“Saya tahu, apa pun skornya, saya harus fokus pada setiap bola. Naomi juga pemain yang agresif. Saya sangat senang dengan cara saya bermain hari ini,” kata Rybakina.
Meski peluang menjadi petenis nomor satu dunia semakin dekat, Rybakina menegaskan target utama dirinya dan tim tetap meraih gelar juara US Open.
Ia mengakui posisi nomor satu dunia merupakan salah satu ambisi dalam kariernya, tetapi fokusnya saat ini adalah melanjutkan perjalanan di New York.
“Tentu saja saya menginginkannya. Saya tidak tahu siapa yang tidak menginginkan hal itu. Itu jelas menjadi salah satu tujuan saya,” ujarnya.
Tantangan berikutnya datang dari Zheng Qinwen. Petenis China tersebut tengah berada dalam performa terbaik setelah mencatatkan tujuh kemenangan beruntun.
Rybakina memiliki rekor pertemuan yang lebih baik dengan unggul 4-1 atas Zheng. Namun, dua kemenangan terakhirnya atas Zheng pada tahun ini diraih melalui pertandingan tiga set.
Karena itu, Rybakina menyadari laga perempat final tidak akan mudah.
“Dia jelas sudah menemukan performanya dan sekarang bermain dengan sangat percaya diri setelah begitu banyak kemenangan beruntun. Jadi, dia sangat berbahaya,” kata Rybakina.
Bagi Rybakina, kunci menghadapi Zheng adalah tetap fokus pada permainan sendiri, terutama menjaga kualitas servis.
“Kami sudah pernah bermain sebelumnya, jadi saya tahu pertandingan ini akan sangat sulit. Saya akan fokus pada diri sendiri dan berusaha melakukan servis dengan baik,” ujarnya.
Satu kemenangan lagi akan menentukan lebih dari sekadar tiket ke semifinal. Rybakina berpeluang menutup perjalanan di US Open dengan pencapaian yang jauh lebih besar: menjadi petenis nomor satu dunia.
Editor: Yudistira
