By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Tradisi Nenjrag Bumi, Ritual Khas Masyarakat Sunda untuk Bayi Baru Lahir
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Seni & Budaya > Tradisi Nenjrag Bumi, Ritual Khas Masyarakat Sunda untuk Bayi Baru Lahir
Seni & Budaya

Tradisi Nenjrag Bumi, Ritual Khas Masyarakat Sunda untuk Bayi Baru Lahir

Muhajir
Last updated: 2026/07/13 at 12:45 PM
Muhajir Published July 13, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Masyarakat Sunda memiliki beragam tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu yang masih dikenal hingga kini adalah nenjrag bumi, sebuah ritual yang dilakukan untuk bayi yang baru lahir sebagai simbol doa dan harapan agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang berani serta tidak mudah takut.

Tradisi nenjrag bumi banyak dijumpai di kalangan masyarakat Sunda, terutama di wilayah Bandung dan sekitarnya. Ritual ini menjadi bagian dari kearifan lokal yang mencerminkan nilai-nilai budaya sekaligus harapan orang tua terhadap masa depan anak.

Dalam salah satu prosesi, bayi diletakkan di atas lantai yang terbuat dari belahan bambu. Selanjutnya, ibu sang bayi menghentakkan kakinya ke lantai bambu tersebut sebanyak tujuh kali. Getaran yang dihasilkan menjadi bagian dari rangkaian upacara adat yang telah dilakukan secara turun-temurun.

Selain menggunakan lantai bambu, terdapat pula variasi pelaksanaan di beberapa daerah. Pada prosesi ini, bayi dibaringkan di atas tanah, kemudian sebuah alu atau tongkat dipukulkan ke tanah di dekat bayi sebanyak tujuh kali. Meski tata cara pelaksanaannya berbeda, makna yang terkandung tetap sama, yakni sebagai bentuk doa dan harapan bagi sang anak.

Masyarakat Sunda meyakini bahwa tradisi nenjrag bumi dapat menjadi simbol terapi agar bayi tidak mudah terkejut atau merasa takut. Dengan demikian, diharapkan ketika dewasa nanti anak akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, pemberani, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Di tengah perkembangan zaman, tradisi nenjrag bumi tetap menjadi bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang patut dilestarikan. Selain memiliki nilai budaya yang tinggi, ritual ini juga mencerminkan kasih sayang orang tua serta harapan terbaik bagi kehidupan anak di masa depan.

Editor: Alwi

Rekomendasi

Ciayumajakuning

Ekspedisi Kata KKN 04 UNU Cirebon, Ajak Anak Desa Kempek Temukan Dunia Lewat Buku

Berita Nasional

Kemenhub Dorong Transformasi Pembelajaran Digital untuk Keamanan Penerbangan yang Aman dan Berkelanjutan

Featured

Jang Dong Yoon, Aktor Korea yang Viral karena Tangkap Perampok

Berita Nasional

Wamendagri Dorong Daerah Gunakan Indeks Modal Manusia

Muhajir July 13, 2026 July 13, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ciayumajakuning
Ekspedisi Kata KKN 04 UNU Cirebon, Ajak Anak Desa Kempek Temukan Dunia Lewat Buku
September 7, 2026
Berita Nasional
Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria
September 7, 2026
Berita Nasional
34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Mendes Yandri Dorong Kepastian Hak Atas Tanah
September 7, 2026
Ciayumajakuning
Kertajati Jadi Bandara Alternatif Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
September 7, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Seni & Budaya

Kahitna Hadirkan Carlo Saba Secara Virtual di Konser 40 Tahun

September 6, 2026
Berita NasionalSeni & Budaya

Thalia Gunawan Rilis Single Kedua “Jangan Lupakanku”, Bawa Kisah Rindu LDR dalam Balutan Koplo

August 29, 2026
Seni & Budaya

Batik Mega Mendung Cirebon, Warisan Budaya yang Mendunia

July 19, 2026
Seni & Budaya

Kesenian Jaranan, Warisan Budaya Jawa Timur yang Tetap Lestari

July 12, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Tradisi Nenjrag Bumi, Ritual Khas Masyarakat Sunda untuk Bayi Baru Lahir
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?