UPDATECIREBON.COM – Operasional pemberangkatan jemaah haji telah berlangsung selama lima hari. Lebih dari 26 ribu jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah Al-Munawwarah, namun tiga di antaranya meninggal dunia di Tanah Suci.
Kementerian Agama menegaskan bahwa jemaah haji yang meninggal akan dibadalhajikan dan mendapatkan asuransi. Widi Dwinanda dari Tim Media Center Kementerian Agama menyatakan bahwa asuransi tersebut mencakup biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) per embarkasi.
Selain itu, terdapat dua jenis asuransi yang disediakan, yaitu asuransi jiwa dan kecelakaan. Jemaah yang meninggal karena kecelakaan akan menerima dua kali Bipih per embarkasi. Proses pengurusan asuransi dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji Dan Umrah.
Hingga saat ini, sejumlah jemaah telah tiba di Madinah melalui Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz. Namun, beberapa jemaah mengalami penundaan keberangkatan akibat insiden mesin pesawat Garuda Indonesia.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik, terutama secara fisik dan mental. Petugas haji Indonesia siap membantu dan melayani selama di Tanah Suci.
PPIH juga mengingatkan jemaah untuk memperhatikan kesehatan fisik, khususnya bagi jemaah lansia. Tetaplah minum air yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi. (Red)
Reporter: Ade MN
Editor: Tika
