By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Mendes PDTT: Pentingnya Ikon Desa Untuk Pertumbuhan Ekonomi
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Ciayumajakuning > Mendes PDTT: Pentingnya Ikon Desa Untuk Pertumbuhan Ekonomi
Ciayumajakuning

Mendes PDTT: Pentingnya Ikon Desa Untuk Pertumbuhan Ekonomi

Muhajir
Last updated: 2023/12/13 at 12:16 AM
Muhajir Published December 13, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Lampung Timur – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, keberadaan desa wisata menjadi ikon penting pertumbuhan dan peningkatan ekonomi desa secara terpadu.

Hal itu berguna dalam mendorong transformasi sektor sosial, budaya dan ekonomi desa. Oleh karena itu, setiap daerah dan desa perlu mencermati potensi desa yang dimiliki untuk dikembangkan agar memberi nilai tambah signifikan.

Sehingga menghasilkan produktivitas yang tinggi pada kesejahteraan masyarakat setempat.

“Memang ikon untuk pertumbuhan ekonomi di desa itu ya desa wisata. Apalagi jika desa wisatanya alam. Dan sejak dulu saya bilang, jangan bikin desa wisata pabrikan. Karena kalau desa wisata pabrikan itu akan bikin jenuh,” kata menteri yang akrab disapa Gus Halim itu saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Pantai 17 Bumdesma LKD, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Selasa (12/12/2023).

Gus Halim memaparkan, persoalan desa wisata atau pariwisata perdesaan tidak lepas dari isu kondisi kemiskinan masyarakat.

Kondisi ini tentunya menjadi salah satu target poin dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) agar derap pembangunan pariwisata di tanah air tidak hanya dirasakan oleh segelintir orang tetapi banyak orang.

Gus Halim mencontohkan, bagaimana keberadaan Bali yang hingga kini bertengger kokoh pada deretan wisata terbaik di nusantara bahkan manca negara.

Sehingga keberadaannya juga dirasakan oleh desa-desa sekitar di sekitarnya. Hal sama juga menyangkut keberadaan wisata Selecta di Jawa Timur, yang hingga kini tetap eksis berpijak pada pelestarian budaya lingkungan.

“Contohnya Pantai Kuta. Sejak saya pertama ke Bali, sampai sekarang pun ya seperti itu Kuta. Tapi kenapa kok disukai banyak orang, karena alam. Begitu juga di Jawa Timur ada pemandian Selecta, sejak zaman dulu ya seperti itu,” ungkap Profesor Kehormatan UNESA Surabaya ini.

Menurut Gus Halim, ada beberapa komponen yang harus dilestarikan oleh desa wisata. Di antaranya pelestarian lingkungan, partisipasi masyarakat lokal, penerapan sistem norma yang ada di desa tersebut, adat istiadat setempat, serta budaya setempat yang masih asli turun dan temurun.

“Sehingga saya bilang, kalau mau bikin desa wisata berbasis alam itu jangan diniati bikin desa wisata. Tapi niatilah sebagai pelestarian alam. Ketika alam lestari, bagus, dan tertata pasti indah,” tegas mantan Ketua DPRD Jawa Timur tersebut.

Selain itu, Gus Halim juga mengimbau agar desa wisata menggunakan fasilitas buatan lokal. Hal itu akan memudahkan peningkatan sektor industri kecil dan menengah, dan meningkatkan akses dan kualitas sumber daya pengelolanya.

“Karena kalau niatnya bikin desa wisata alam itu akan sporadis. Dan seluruh produk yang dipasarkan di BUMDesa harus dari lokal,” ujarnya.

Gus Halim juga mengajak para konsumen untuk lebih memilih barang-barang buatan dalam lokal dalam acara formal maupun informal, terlebih produk UMKM.

Termasuk pemerintah, kata Gus Halim, akan mengutamakan produk UMKM untuk pengadaannya. Dengan demikian, UMKM dan ekonomi Indonesia akan berjaya di negeri sendiri.

“Hal itu berkaitan juga dengan arahan Presiden terkait penggunaan produk-produk Indonesia, di semua kementerian. Dilarang keras menggunakan barang-barang impor,” pungkas Gus Halim.
(AM)

Rekomendasi

Berita Nasional

Harga Emas Naik, Minyak Turun Redakan Kekhawatiran Inflasi

Berita Nasional

The Fed Naikkan Suku Bunga, Kripto Tertekan dan Investor Mulai Atur Strategi

Berita Nasional

Koops TNI Habema Menyalakan Kembali Asa di Lembah Ugimba Papua

Berita Nasional

Tiga Korban Virgo Transport 8 Terima Santunan

Muhajir December 13, 2023 December 13, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Religi
Kementerian Agama Meluncurkan Logo dan Tema Peringatan Hari Santri 2026
September 23, 2026
Featured
Manfaat Buah Mengkudu Untuk Kesehatan, Pahit Tapi Kaya Khasiat
September 22, 2026
Berita Nasional
15 RUU Kabupaten/Kota Disetujui, Mendagri Soroti Kepastian Hukum
September 22, 2026
Berita Nasional
Kemenhub Perkuat Keselamatan Angkutan Umum, Direksi Wajib Paham SMK PAU
September 22, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Ciayumajakuning

DPRD Kab. Cirebon Setujui Raperda Pemerintahan Berbasis Data Desa

September 20, 2026
Ciayumajakuning

PMI Cirebon Luncurkan Bulan Dana Kemanusiaan 2026, Target Galang Rp1,5 Miliar

September 17, 2026
Ciayumajakuning

Jokowi Dapat Cinderamata Pedang Naga Liman dari Ujang Busthomi saat Kunjungan di Cirebon

September 14, 2026
Ciayumajakuning

Haornas ke-43, Polresta Cirebon Tekankan Kebugaran Jadi Modal Utama Personel

September 9, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Mendes PDTT: Pentingnya Ikon Desa Untuk Pertumbuhan Ekonomi
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?