UPDATECIREBON.COM – China menampilkan berbagai inovasi teknologi terbarunya di Silicon Valley of Robotics Shenzhen, yang juga dikenal sebagai Robot Valley, dalam tur media internasional yang digelar pada Rabu.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah robot diperlihatkan menjalankan berbagai tugas, mulai dari meracik dan menyajikan teh, menggenggam bola tenis dengan tangan robotik, hingga mengoperasikan mesin kopi secara mandiri. Selain itu, berbagai robot mini berbentuk transformer juga turut dipamerkan dan menunjukkan kemampuan bergeraknya.
Direktur Departemen Riset Ekonomi Publik China Development Institute, Wang Yunxing, mengatakan Guangdong, Shenzhen, dan wilayah China secara umum memiliki beragam skenario penerapan teknologi yang sangat kaya dan beragam.
“Di satu sisi, kondisi ini memberikan lingkungan yang sangat baik bagi penelitian ilmiah. Di sisi lain, hal tersebut juga menciptakan kebutuhan yang mendorong perkembangan industri,” ujar Wang.
Ia menambahkan bahwa kawasan tersebut memiliki seluruh elemen pendukung yang diperlukan untuk pengembangan industri robotika, mulai dari kebutuhan pasar, skenario aplikasi, teknologi, ekosistem industri, hingga sumber daya manusia yang kompeten.
Menurut Wang, Robot Valley berkembang menjadi kawasan yang sangat berorientasi pasar dengan kehadiran banyak perusahaan robotika. Kondisi ini menjadikan wilayah tersebut mendapat julukan sebagai “Lembah Robotika”.
“Para peneliti dapat melakukan eksperimen berdasarkan temuan profesor pada pagi hari, menguji produk aplikasinya langsung di lapangan pada siang atau sore hari, kemudian kembali ke laboratorium untuk melanjutkan penelitian dan pengembangan,” katanya.
Kawasan inovasi tersebut kini menjadi rumah bagi lebih dari 1.000 perusahaan robotika yang mencakup seluruh rantai industri, termasuk lebih dari 30 perusahaan inti robotika serta berbagai perusahaan rintisan yang bergerak di bidang perangkat keras.
Sejumlah perusahaan teknologi terkemuka seperti DJI, UBTECH Robotics, ZTE Corporation, dan Anker Innovations menjadi pemain utama sekaligus penggerak ekosistem teknologi di koridor industri robotika yang dinamis tersebut.
Editor: Fath
