UPDATECIREBON.COM – Tim Wushu DKI Jakarta dibawah pimpinan Ketua Pengprov WI DKI Jakarta Gunawan Tjokro sukses meraih 2 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu pada Cabang Olahraga Wushu Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.
Medali emas disumbangkan Edgar Xavier Marvelo dan Eugenia Diva Widodo. Sedangkan medali perak disumbangkan Salwaa Dhana Azalia dan Alinskha Anamaira dan medali perunggu disumbangkan Andrea Simon dan Agni Agustine Dimonim.
Tampil di GOR Serba Guna Jalan Pancing, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) Kamis (12/10/2024), Edgar Xavier Marvelo menjadi penyumbang medali pertama Tim Wushu DKI Jakarta dari nomor Changquan putra dengan mengumpulkan total 9,653 poin.
Medali perak direbut Muhammad Daffa Golden Boy dari Jawa Timur dengan total 9,633 poin dan Seraf Naro Siregar juga dari Jatim dengan total 9,610 poin.
“Saya senang bisa mempersembahkan medali emas pertama bagi Kontingen DKI Jakarta. Medali emas PON XXI/2024 ini merupakan koleksi medali emas keempat sejak tampil di PON. Mudah-mudahan saya bisa menyumbangkan 1 medali emas lagi. Mohon doa dari warga DKI Jakarta,” kata Edgar Xavier Marvelo.
Medali emas kedua DKI Jakarta direbut Eugenia Diva Widodo dari nomor Changquan Putri dengan total 9,613 poin. Dengan hasil ini, Edgar dan Eugenia sukses mengawinkan emas Changquan.
Medali perak nomor Changquan putri direbut Jennifer Tjahyadi (Jawa Timur) dengan total 9,610 poin, dan medali perunggu milik Andrea Simon dari DKI Jakarta dengan total 9,603 poin.
Sementara itu, Nicholas menjadi penyumbang medali emas pertama cabang wushu bagi Sumatera Utara (Sumut). Nicholas menjadi Raja Taichi Tangan Kosong Nasional (Taijiquan) dengan total 9,640 poin. Medali perak direbut Rainer Reinaldy Ferdiansyah (Jatim) total 9,633 poin dan perunggu milik Juan Hendy Irmanto (Daerah Istimewa Yogyakarta) dengan total 9,606 poin.
Medali emas Taijiquan Putri diraih Alysa Mellynas dari Jawa Timur dengan total 9,626 poin. Medali perak direbut Salwa Dhana Azalian dari DKI Jakarta dengan total 9,599 poin dan Alexandra Calista Setiawan (Jawa Tengah) merebut perunggu dengan total 9,516 poin.
“Saya senang bisa menyumbangkan medali emas bagi Sumatera Utara. Target saya berikutnya meraih medali emas nomor Taichi Pedang (Taiji Jian),” kata Nicholas usai pertandingan.
Master Taichi Indonesia Supandi Wijaya yang menyaksikan langsung mengaku bangga atas keberhasilan Nicholas merebut medali emas. “Saya bangga Nicholas bisa menjadi Raja Taichi Tangan Kosong Nasional,” kata Supandi Kusuma yang juga mantan Ketua Umum PB WI.
Medali emas kedua Sumut disumbangkan atlet wushu senior Haris Horatius dari nomor Nanquan Putra dengan total 9,643 poin. Medali perak diraih Nicholas Karanka Adinugroho (Jatim) dengan total 9,616 poin dan Akbar Dwi Affandi juga dari Jatim dengan total 9,610 poin.
“Saya senang bisa menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Sumut. Ini merupakan medali emas ketiga saya sejak tampil di PON. Dengan kata lain, saya menutup medali emas di tempat kelahiran karena saya tidak akan tampil lagi di PON,” kata Haris Horatius.
Di nomor Nanquan Putri, Tasya Puspa Dewi dari Jawa Barat meraih medali emas dengan total 9,610 poin. Medali perak milik Alinskha Hanamaira (DKI Jakarta) dengan total 9,596 poin dan Agni Agustine Dimonim (DKI Jakarta) dengan total 9,563 poin.
Reporter: Eko
Editor: Zen
