By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Sekretariat Wakil Presiden Dorong Sistem Pendataan Penyandang Disabilitas
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Sekretariat Wakil Presiden Dorong Sistem Pendataan Penyandang Disabilitas
Berita Nasional

Sekretariat Wakil Presiden Dorong Sistem Pendataan Penyandang Disabilitas

Muhajir
Last updated: 2023/11/30 at 1:25 PM
Muhajir Published November 30, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Jakarta – Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dan Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyelenggarakan kegiatan diskusi kelompok terfokus membahas pengembangan sistem pendataan penyandang disabilitas di Hotel Mercure Sabang, Jakarta, pada Rabu, (29/11/2023).

Acara ini diinisiasi untuk merumuskan peta jalan Sistem Asesmen Disabilitas Indonesia Terpilah (SADIT), sebagai salah satu inisiatif kunci yang mendorong peningkatan sistem asesmen dan layanan bagi penyandang disabilitas di Indonesia.
Dalam sambutan pembuka, Asisten Deputi Penanggulangan Kemiskinan Setwapres, Adyawarman, mengungkapkan pandangannya terkait keberlanjutan upaya pemberdayaan penyandang disabilitas melalui sistem pendataan yang lebih baik.
“Data terpilah memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan individu. Hal ini memungkinkan kita untuk lebih mudah menyasar dan memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing penyandang disabilitas. Kerja sama antar kementerian/lembaga dalam pengembangan SADIT adalah langkah besar untuk menyatukan data penyandang disabilitas yang sudah ada.” ujar Adyawarman.

Kegiatan ini diawali dengan adanya pengantar diskusi terarah dari Staf Ahli Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP), Sunarman Sukamto; Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND), Kikin Tarigan ; serta Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko PMK Roos Diana Iskandar. Pada sesi ini, dijelaskan terkait kebijakan terkini bagi penyandang disabilitas, pentingnya data penyandang disabilitas, serta bagaimana rancangan pengembangan SADIT ke depan.

Acara dilanjutkan dengan diskusi kelompok terarah yang difasilitasi oleh Ida Putri – Disability, Registry, Roadmap Specialist dari Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Perekonomian (PROSPERA). Diskusi kelompok terarah ini diikuti oleh peserta dari berbagai kementerian/lembaga, antara lain Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Kesehatan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Sekretariat Satu Data Indonesia, dan Komisi Pemilihan Umum.
Dalam diskusi tersebut, peserta membahas berbagai aspek terkait pengembangan SADIT, mulai dari pemanfaatan data penyandang disabilitas yang sudah ada, data penyandang disabilitas yang dibutuhkan oleh kementerian/lembaga, sampai kepada situasi penyandang disabilitas dan kebutuhan layanan saat ini.

“Pentingnya data balikan hasil pemutakhiran dari K/L pengguna data agar datanya termutakhirkan adalah esensial dalam memastikan keakuratan dan ketepatan informasi dalam perbaikan program penyandang disabilitas.” ujar perwakilan dari BPS, Amiek Chamami.
Kegiatan ditutup oleh Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko PMK, Roos Diana Iskandar. Dalam penutupan acara, beliau menekankan peran SADIT sebagai Data Nasional Penyandang Disabilitas.

“SADIT menjadi sistem yang berguna untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas dalam memperoleh hak-hak mereka. Selain itu, SADIT juga akan membantu dalam perumusan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan yang menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.” ujar Roos. (AM)

Rekomendasi

Berita NasionalReligi

Kemenhaj Pastikan Kepulangan Jemaah Lancar

Berita Nasional

Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian

Berita NasionalReligi

Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji

Berita Nasional

Wamendagri Bima: Penurunan Anak Tidak Sekolah Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Muhajir November 30, 2023 November 30, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi
June 8, 2026
Berita Nasional
Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian
June 8, 2026
Berita NasionalReligi
Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji
June 8, 2026
Berita NasionalReligi
Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah
June 8, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi

June 8, 2026
Berita Nasional

Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian

June 8, 2026
Berita NasionalReligi

Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji

June 8, 2026
Berita NasionalReligi

Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah

June 8, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Sekretariat Wakil Presiden Dorong Sistem Pendataan Penyandang Disabilitas
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?