By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Anemia dan Stunting Masih Menjadi Masalah Kesehatan di Lombok Barat, Tim UI Beri Penyuluhan dan Pemeriksanaan Kesehatan
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Anemia dan Stunting Masih Menjadi Masalah Kesehatan di Lombok Barat, Tim UI Beri Penyuluhan dan Pemeriksanaan Kesehatan
Berita Nasional

Anemia dan Stunting Masih Menjadi Masalah Kesehatan di Lombok Barat, Tim UI Beri Penyuluhan dan Pemeriksanaan Kesehatan

Muhajir
Last updated: 2023/08/31 at 7:48 AM
Muhajir Published August 31, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Depok, 31 Agustus 2023. Penyakit kelainan darah merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya kualitas hidup seseorang. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa pada tahun 2018 proporsi anemia ibu hamil adalah sebesar 48,9%. Ibu hamil berusia 15-24 tahun memiliki persentase tertinggi yaitu sebesar 84,6%, dikuti usia 25-34 tahun (33,7%), usia 35-44 tahun (33,6%), dan usia 45-54 tahun (24%). Pada remaja putri, penyakit kelainan darah yang banyak ditemui adalah anemia. Ia rentan dialami oleh remaja putri, karena pengeluaran zat besi melalui menstruasi mengakibatkan kehilangan zat besi secara cepat sesuai dengan banyaknya darah yang keluar.

Anemia menjadi salah satu faktor terjadinya stunting. Sebagai contoh, anemia yang terjadi pada ibu hamil berkaitan dengan kejadian stunting, di mana jika kadar hemoglobin ibu hamil tersebut tinggi maka semakin panjang juga ukuran bayi yang nanti dilahirkan. Dalam hal ini, jika kadar hemoglobin ibu hamil tersebut rendah, maka ukuran bayi tersebut akan pendek dan kondisi ini menyebabkan stunting.

Angka stunting di beberapa daerah di Indonesia masih cukup tinggi. Kondisi ini sering ditemukan ditemui di daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi dan tingkat pendidikan yang rendah.

Guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan penyakit kelainan darah dan stunting, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) melalui Program Doktor Ilmu Biomedik (PDIB) mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) pada 10 Agustus 2023 di SMKN 2 Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan yang diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari ibu hamil dan siswi SMKN 2 Lingsar.

Ketua Program Studi dan Koordinator Kegiatan Pengmas PDIB FKUI, Prof. Dr.rer.nat. Asmarinah, M.S mengatakan, “Selain kegiatan penyuluhan, dilakukan pula pengukuran tekanan darah, pemeriksaan golongan darah dan hemoglobin, diskusi, serta layanan konsultasi dokter yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa PDIB FKUI.” Pembukaan kegiatan pengmas turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Lombok Barat H.L Najamuddin, S.T., M.M; Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat Apt. Arief Kurniawan, S.Si., MPH; dan Kepala Sekolah SMKN 2 Lingsar Drs. Maryadi, M.M.

Lombok Barat terpilih sebagai lokasi pengabdian masyarakat PDIB FKUI untuk mengentaskan penyakit kelainan darah dan stunting berdasarkan data Elektronik – Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) tahun 2022 di mana Kabupaten Lombok Barat termasuk ke dalam tiga kabupaten dengan prevalensi stunting tertinggi (18.98%) di Provinsi NTB. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, memudahkan bagi tim pengabdian masyarakat PDIB FKUI untuk melakukan kegiatan ini.

“Program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat terkait darah, penyakit anemia, thalasemia, transfusi darah, dan stunting terutama bagi ibu hamil dan remaja putri. Kami sangat senang program ini mendapat antusias dari warga setempat yang hadir,” ujar Prof. Asmarinah.

Kegiatan penyuluhan dalam pengmas tersebut menghadirkan dua orang pembicara. Pembicara pertama adalah mahasiswa PDIB FKUI, dr. Andi Khomeini Takdir, Sp.PD-Kpsi., yang menyampaikan materi terkait darah, penyakit kelainan darah, dan stunting. Kepada peserta penyuluhan dr. Andi menjelaskan bahwa pengetahuan tentang darah dan penyakit yang menyertai sangatlah penting agar kualitas hidup bisa menjadi lebih baik.

“Jika status gizi ibu hamil itu baik, kecukupan nutrisinya terpenuhi, maka hemoglobin (Hb) -nya akan lebih optimal. Hb merupakan gambaran kecukupan sel darah merah yang bertugas mengantar nutrisi kepada janin yang sedang mengalami tumbuh kembang. Sehingga diharapkan dengan perbaikan gizi, Hb ibu naik dan ibunya tidak anemia, maka kemungkinan stunting akan lebih rendah, sehingga anak bisa bertumbuh lebih optimal,” kata dr. Andi.

Sementara itu, pembicara kedua adalah dosen PDIB FKUI, Prof. Dr. dr. Erni Hernawati Purwaningsih, M.S, yang memberikan penyuluhan tentang manfaat dari daun kelor dan bunga telang bagi kesehatan. Kedua tanaman ini sangat akrab di kalangan masyarakat Lombok Barat dan merupakan konsumsi sehari-hari.

Salah seorang peserta kegiatan Hanifah Putri, siswi SMKN 2 Lingsar, mengaku sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan, “Dengan adanya kegiatan ini kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat terkait golongan darah, ada pengecekan darah dan penjelasan-penjelasan terkait dengan kesehatan bagi Ibu Hamil,” ujarnya.

Selain Ketua Program Studi dan narasumber, tim pengmas PDIB FKUI yang turut serta dalam kegiatan ini antara lain Dr. dr. Ani Retno, M.S; dr. Dewi Sukmawati, Ph.D; Prof. dr. Wawaimuli Arozal, Sp.FK, Ph.D.; Dr. Fadilah, M.Si; dr. Radiana D. Antarianto, M.Biomed, Ph.D; Dr. Drs. Heri Wibowo, M.S; Dr. Drs. Kusmardi, M.S; Prof. dr. Jeanne Adiwinata Pawitan, M.S, Ph.D; dr. Rahimi Syaidah, Ph.D; Dwi Ari Pujianto, M.S, Ph.D; Dr. Melva Louisa, Apt, MSi; dan sejumlah mahasiswa PDIB FKUI.

Melalui rangkaian kegiatan penyuluhan tersebut, diharapkan masyarakat terutama remaja putri dan ibu hamil dapat lebih sadar dan proaktif untuk menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi. Hal ini dilakukan agar target pengmas FKUI yaitu ibu hamil dan siswi SMKN terhindar dari risiko kurang darah yang juga merupakan salah satu penyebab stunting.(AM)

Rekomendasi

Featured

Awak Utama dan Cadangan Misi ISS Jalani Simulasi Kualifikasi di Rusia

Religi

62 Persen Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air

Featured

ILA Berlin 2026 Tampilkan Teknologi Drone dan Sistem Nirawak Generasi Terbaru

Featured

Pesawat Kargo Progress MS-32 Berhasil Tinggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional

Muhajir August 31, 2023 August 31, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Debat Caketum BM PAN, Viva Yoga: BM PAN Berkontribusi Meningkatkan Elektoral PAN
June 23, 2026
Featured
Anak Beruang Kerap Minta Makan di Tepi Jalan Rusia
June 22, 2026
Featured
Ilmuwan Peringatkan Terumbu Karang Abrolhos Brasil Terancam Pemanasan Global
June 22, 2026
Featured
ISNR 2026 Resmi Dibuka di Abu Dhabi, Tampilkan Teknologi Keamanan dan Ketahanan Terdepan
June 22, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Debat Caketum BM PAN, Viva Yoga: BM PAN Berkontribusi Meningkatkan Elektoral PAN

June 23, 2026
Berita Nasional

Menhub Dudy dan Gubernur Jakarta Resmikan Stasiun JIS

June 22, 2026
Berita Nasional

Pemprov Papua Barat Daya Gandeng Politeknik Pelayaran Sorong Tingkatkan Kompetensi Putra-putri Papua

June 21, 2026
Berita NasionalOlahraga

Pemain Timnas Indonesia Resmikan Mercu Buana Football School

June 21, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Anemia dan Stunting Masih Menjadi Masalah Kesehatan di Lombok Barat, Tim UI Beri Penyuluhan dan Pemeriksanaan Kesehatan
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?