UPDATECIREBON.COM – Pengunjung Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, untuk sementara tidak bisa mengakses seluruh bagian atas candi. Pembatasan dilakukan karena stupa utama Borobudur tengah menjalani proses pemugaran.
Direktur Operasi Injourney Destination Management Indung Purwita Jati mengatakan, pemugaran dilakukan setelah hasil riset menemukan sejumlah bagian pada stupa utama yang perlu diperbaiki.
“Memang sekarang sedang ada pemugaran stupa utama, karena dari hasil riset ternyata ada beberapa bagian yang harus diperbaiki. Batu ini sudah cukup lama dan sebelumnya belum pernah kami cek maupun dipugar,” kata Indung di Magelang, Senin. (5/10/2026).
Untuk menjaga proses pemugaran sekaligus kenyamanan wisatawan, pengelola melakukan rekayasa terhadap jalur kunjungan menuju bagian atas Candi Borobudur.
Dalam skema tersebut, pengunjung reguler hanya diperbolehkan naik hingga lantai delapan. Sementara pengunjung yang mengikuti program sunrise dan sunset masih dapat mengakses hingga lantai sembilan.
Pemugaran saat ini berlangsung di lantai 10. Karena itu, pembatasan akses diperlukan agar aktivitas wisatawan tidak mengganggu pekerjaan pemugaran.
“Ini penting supaya pengerjaan pemugaran berjalan dengan baik dan tidak terganggu dengan adanya pengunjung yang naik ke atas. Di sisi lain, kami juga memastikan pengunjung tetap nyaman dan tetap bisa menikmati Borobudur dari atas,” ujar Indung.
Pengelola memastikan rekayasa jalur kunjungan tetap memungkinkan wisatawan menikmati panorama Candi Borobudur dari bagian atas, meski akses menuju lantai tertinggi dibatasi.
Pembatasan tersebut akan diberlakukan hingga akhir Oktober 2026, menyesuaikan dengan tahapan pekerjaan pemugaran stupa utama.
Pemugaran dilakukan sebagai bagian dari upaya perawatan bangunan bersejarah tersebut, khususnya pada bagian stupa utama yang batu penyusunnya telah berusia cukup lama dan sebelumnya belum diperiksa maupun dipugar secara menyeluruh.
Editor: Zen
