By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Wamendagri Bima Arya: Pemda Jadi Kunci Percepat Transisi Energi
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Wamendagri Bima Arya: Pemda Jadi Kunci Percepat Transisi Energi
Berita Nasional

Wamendagri Bima Arya: Pemda Jadi Kunci Percepat Transisi Energi

Muhajir
Last updated: 2026/09/15 at 8:48 AM
Muhajir Published September 15, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat transisi energi di Indonesia.

Menurut Bima, komitmen transisi energi tidak cukup hanya dituangkan dalam visi dan misi. Pemerintah daerah harus menerjemahkannya menjadi aksi nyata yang memiliki target dan indikator yang jelas sehingga dapat diukur dan dievaluasi.

Hal itu disampaikan Bima saat memberikan keynote speech dalam Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi bertema “Akselerasi Transisi Energi Berkeadilan dan Inklusif di Tingkat Kota dan Kabupaten” di The Westin Jakarta, Selasa (15/9/2026).

“Dalam hal transisi energi, kuncinya memang pada pemerintah daerah. Pemerintah daerah yang punya wilayah, pemerintah daerah juga punya anggaran, pemerintah daerah memiliki desain program, dan target Nationally Determined Contribution kita betul-betul ditentukan, dibentuk oleh teman-teman pemerintah daerah,” kata Bima.

Bima memaparkan sejumlah peran strategis yang perlu dijalankan pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus menekan emisi melalui transisi energi yang berkeadilan.

Pertama, pemerintah daerah perlu memiliki baseline emisi yang jelas sebagai dasar penyusunan kebijakan. Untuk itu, inventarisasi emisi daerah harus dilakukan secara akurat agar pemerintah mengetahui kondisi awal masing-masing wilayah.

Kedua, data hasil inventarisasi tersebut dapat menjadi kontribusi daerah dalam memperkuat basis data emisi di tingkat nasional.

Ketiga, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyusun Rancangan Umum Energi Daerah (RUED) sesuai amanat undang-undang. Dokumen tersebut diperlukan agar kebijakan energi di daerah dapat berjalan secara sinkron dan selaras.

Keempat, pemerintah daerah harus bergerak dari tahap perencanaan menuju aksi konkret. Salah satunya dengan mengendalikan sektor-sektor penyumbang emisi, seperti limbah, sekaligus mendorong efisiensi energi dan penggunaan transportasi publik rendah emisi.

Bima menilai baseline emisi akan membantu pemerintah menentukan sektor yang harus menjadi prioritas.

“Jadi ketika sudah memiliki data, baseline-nya, maka akan diketahui mana penyumbangnya. Kota-kota besar penyumbangnya pada transportasi misalnya, atau beberapa daerah [adalah] angkot penyumbangnya misalnya, atau beberapa daerah industri pada kawasan industri. Jadi mana yang bisa difokuskan untuk mulai dikerjanya,” jelasnya.

Kelima, pemerintah daerah perlu melakukan adaptasi berbasis kondisi lokal. Salah satunya melalui Program Kampung Iklim untuk memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim.

Bima mencontohkan praktik yang dilakukan Ketua RT Taufiq Supriadi Yusuf di Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta. Menurutnya, berbagai inisiatif yang dilakukan Taufiq menunjukkan bahwa aksi menghadapi perubahan iklim dapat dimulai dari tingkat komunitas.

Mulai dari penghijauan, pengolahan kompos dan maggot, kolam ikan bertingkat, hingga pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya dan peternakan ayam dilakukan secara terpadu di lingkungan tersebut.

“[Sebanyak] 40 rumah dia urus dengan sangat maksimal, dan sekarang semuanya datang ke situ, dan beliau, dia diundang ke Cina untuk berbagi,” ungkap Bima.

Keenam, pemerintah daerah didorong membuka akses pendanaan iklim melalui kemitraan dengan berbagai lembaga pendanaan. Langkah ini diperlukan untuk memperoleh sumber pembiayaan alternatif di luar APBD.

Ketujuh, Pemda perlu mendorong investasi hijau dengan menarik investasi ke proyek-proyek energi bersih berskala kecil dan menengah di daerah.

Bima kembali mengingatkan agar seluruh komitmen transisi energi tidak berhenti pada dokumen kebijakan.

Menurutnya, pemerintah daerah harus memiliki program yang konkret, target yang jelas, serta indikator yang memungkinkan capaian transisi energi diukur dan dievaluasi.

“Kami mengharapkan teman-teman kepala daerah untuk menurunkan melalui aksi-aksi yang terukur. Ada targetnya, ada indikatornya,” tandasnya.

Editor: Yudistira

Rekomendasi

Berita Nasional

Mengenang Jasa Rektor Universitas Cenderawasih, Mentrans Ajak Akademisi Bangun Papua

Ciayumajakuning

Jokowi Dapat Cinderamata Pedang Naga Liman dari Ujang Busthomi saat Kunjungan di Cirebon

Berita Nasional

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Pidana Korporasi Pelaku Karhutla

Berita Nasional

Nusron Wahid Disebut Sudah Lama Mundur dari Kepengurusan Golkar

Muhajir September 15, 2026 September 15, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ciayumajakuning
DPRD Kab. Cirebon Setujui Raperda Pemerintahan Berbasis Data Desa
September 20, 2026
Berita Nasional
Mahasiswa Sungai Aua Minta Polemik Adat Dibuka Transparan
September 20, 2026
Berita Nasional
The Fed Naikkan Suku Bunga, Kripto Tertekan dan Investor Mulai Atur Strategi
September 20, 2026
Berita Nasional
Harga Emas Antam Hari Ini 20 September 2026 Stagnan
September 20, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Mahasiswa Sungai Aua Minta Polemik Adat Dibuka Transparan

September 20, 2026
Berita Nasional

The Fed Naikkan Suku Bunga, Kripto Tertekan dan Investor Mulai Atur Strategi

September 20, 2026
Berita Nasional

Harga Emas Antam Hari Ini 20 September 2026 Stagnan

September 20, 2026
Berita Nasional

Harga Emas Naik, Minyak Turun Redakan Kekhawatiran Inflasi

September 20, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Wamendagri Bima Arya: Pemda Jadi Kunci Percepat Transisi Energi
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?