By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Kabut Asap Tebal Selimuti Kuching, Malaysia Tetapkan Status Darurat
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Kabut Asap Tebal Selimuti Kuching, Malaysia Tetapkan Status Darurat
Berita Nasional

Kabut Asap Tebal Selimuti Kuching, Malaysia Tetapkan Status Darurat

Muhajir
Last updated: 2026/09/06 at 10:46 AM
Muhajir Published September 6, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM — Kabut asap tebal menyelimuti Kota Kuching, Sarawak, Malaysia, saat kualitas udara memburuk hingga memicu penetapan status darurat kabut asap di Divisi Serian.

Jarak pandang di sejumlah wilayah menurun drastis. Warga yang tetap beraktivitas di luar rumah terlihat mengenakan masker untuk mengurangi paparan polusi.

Warga Kuching, Nuraziera Sharkawi, mengatakan kondisi kabut asap kali ini menjadi perhatian karena terjadi saat kegiatan belajar mengajar di sekolah sedang berlangsung.

“Kali ini, karena kabut asap terjadi saat masa sekolah, keluarga saya dan saya melakukan langkah pencegahan dengan mengurangi aktivitas di luar dan sebisa mungkin melakukan seluruh kegiatan di dalam rumah,” kata Sharkawi.

Ia juga mengimbau masyarakat ikut berperan mencegah kondisi udara semakin buruk, terutama dengan menghindari pembakaran terbuka.

“Jika memungkinkan, jangan melakukan pembakaran terbuka, sekecil apa pun. Kedua, batasi aktivitas di luar ruangan. Jika harus keluar, gunakan masker untuk melindungi kesehatan bersama,” ujarnya.

Raja Malaysia, Sultan Ibrahim, menyetujui deklarasi darurat untuk Divisi Serian pada 4 September 2026 setelah pemerintah menilai kondisi kabut asap telah mencapai tingkat yang membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Meski kualitas udara mulai membaik, status darurat masih diberlakukan pada Sabtu. Komite Pengelolaan Bencana Sarawak menyatakan kondisi udara akan dipantau selama tiga hari sebelum pemerintah memutuskan apakah status tersebut akan dicabut atau dipertahankan.

Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus keluar, warga dianjurkan menggunakan masker N95 atau setidaknya masker tiga lapis.

Warga lainnya, Nardu Kipli, berharap kondisi segera membaik.

“Kami berharap dalam dua atau tiga hari ke depan, situasi kabut asap membaik dan tidak lagi separah ini,” kata Kipli.

Pemantauan satelit ASEAN Specialised Meteorological Centre menunjukkan sebaran asap dari titik panas kebakaran di wilayah Kalimantan, Indonesia.

Asap tersebut bergerak ke arah utara dari Kalimantan Barat dan turut memengaruhi wilayah Sarawak, sehingga memunculkan kembali persoalan kabut asap lintas batas di kawasan Asia Tenggara.

Pusat meteorologi regional memperingatkan kondisi kering berkepanjangan serta penguatan fenomena El Nino dapat membuat risiko kabut asap lintas batas tetap tinggi di kawasan Asia Tenggara bagian selatan.

Data terbaru menunjukkan indeks polusi udara di Serian turun menjadi 184 pada pukul 08.00 waktu setempat, Minggu, setelah sebelumnya mencapai puncak 521 pada 4 September.

Sementara itu, Kuching masih berada dalam kategori sangat tidak sehat, dengan indeks polusi udara mencapai 235.

Editor: Alwi

Rekomendasi

Berita Nasional

Cegah Kebakaran di Kapal Penumpang, Kemenhub Gelar Pemeriksaan Nasional Selama 3 Bulan

Olahraga

Tottenham Borong Dua Pemain Chelsea di Deadline Day, Mudryk dan Adarabioyo Resmi Merapat

Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 270 Ribu Penumpang Terdampak

Berita Nasional

Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Operasional Bandara Berjalan Normal

Muhajir September 6, 2026 September 6, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ciayumajakuning
Ekspedisi Kata KKN 04 UNU Cirebon, Ajak Anak Desa Kempek Temukan Dunia Lewat Buku
September 7, 2026
Berita Nasional
Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria
September 7, 2026
Berita Nasional
34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Mendes Yandri Dorong Kepastian Hak Atas Tanah
September 7, 2026
Ciayumajakuning
Kertajati Jadi Bandara Alternatif Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
September 7, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria

September 7, 2026
Berita Nasional

34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Mendes Yandri Dorong Kepastian Hak Atas Tanah

September 7, 2026
Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 270 Ribu Penumpang Terdampak

September 7, 2026
Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kemenhaj Minta Travel Lindungi Jemaah Umrah

September 7, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Kabut Asap Tebal Selimuti Kuching, Malaysia Tetapkan Status Darurat
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?