By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Polda Metro Jaya Periksa Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Polda Metro Jaya Periksa Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo
Berita Nasional

Polda Metro Jaya Periksa Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

Muhajir
Last updated: 2026/09/02 at 1:34 PM
Muhajir Published September 2, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM — Polda Metro Jaya akan memeriksa pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrio Adiono untuk mendalami kasus kematian Sutrimo yang dinilai tidak wajar di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Febrio menjadi salah satu pihak yang akan dimintai keterangan oleh penyidik dalam proses pendalaman perkara.

“Ya, salah satunya (Febrio) akan kita dalami,” kata Budi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Budi mengatakan penyidik masih akan memeriksa sejumlah nama secara bertahap. Namun, dia belum menjelaskan posisi maupun keterkaitan Febrio dengan perkara kematian Sutrimo.

Polda Metro Jaya juga belum memastikan kapan pemeriksaan terhadap Febrio akan dilakukan. Menurut Budi, pemanggilan sejumlah pihak merupakan bagian dari upaya penyidik mengumpulkan informasi dan mengungkap rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan kematian Sutrimo.

Selain memeriksa sejumlah pihak, penyidik Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor). Hasil tersebut nantinya menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan penyidikan kasus kematian Sutrimo.

Budi mengatakan hasil pemeriksaan Labfor diharapkan dapat segera keluar. Hasil pemeriksaan tersebut akan disampaikan oleh dokter Labfor bersama tim dokter forensik kolegial dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Dalam waktu dekat ini hasilnya dari Labfor akan keluar. Nanti akan disampaikan oleh dokter Labfor, tim dokter forensik kolegial, bersama Bapak Dirreskrimum,” ujar Budi.

Menurut Budi, proses pemeriksaan membutuhkan waktu lantaran terdapat banyak sampel yang masih harus dianalisis secara mendalam.

Di tengah proses penyidikan, tim kuasa hukum keluarga Sutrimo juga mendatangi penyidik Polda Metro Jaya. Kedatangan tersebut untuk meminta perkembangan penanganan perkara melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Tim kuasa hukum dari keluarga Sutrimo juga hadir untuk minta perkembangan SP2HP, termasuk perkembangan perkara ini lebih lanjut,” kata Budi.

Dalam pertemuan tersebut, kuasa hukum keluarga juga menyampaikan permohonan terkait barang-barang pribadi yang disebut berkaitan dengan Sutrimo.

Namun, Budi meluruskan bahwa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya tidak memegang barang pribadi milik Sutrimo, termasuk telepon seluler.

“Kami luruskan bahwa penyidik Ditreskrimum tidak memegang barang-barang pribadi seperti handphone,” ucapnya.

Selain meminta SP2HP, pihak keluarga melalui kuasa hukum juga menyampaikan sejumlah nama yang diharapkan dapat diperiksa penyidik.

Nama-nama tersebut diharapkan dapat memberikan informasi tambahan untuk membantu penyidik mendalami perkara kematian Sutrimo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah memeriksa 27 orang saksi dalam rangka mengungkap penyebab kematian Sutrimo.

Sutrimo diketahui merupakan kepala rumah tangga sekaligus penjaga rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman dan menunggu hasil pemeriksaan forensik sebelum menyampaikan perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab kematian Sutrimo.

Editor: Eko

Rekomendasi

Berita Nasional

Anggaran Kemenhub 2027 Bertambah Rp4,58 Triliun, Fokus Keselamatan dan Konektivitas

Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 270 Ribu Penumpang Terdampak

Olahraga

Bhayangkara FC Datangkan Gelandang Timnas Kosta Rika

Religi

Wamenhaj Soroti Travel Nakal, KBIHU Diminta Kembali Fokus Bimbing Jemaah

Muhajir September 2, 2026 September 2, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ciayumajakuning
Ekspedisi Kata KKN 04 UNU Cirebon, Ajak Anak Desa Kempek Temukan Dunia Lewat Buku
September 7, 2026
Berita Nasional
Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria
September 7, 2026
Berita Nasional
34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Mendes Yandri Dorong Kepastian Hak Atas Tanah
September 7, 2026
Ciayumajakuning
Kertajati Jadi Bandara Alternatif Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
September 7, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria

September 7, 2026
Berita Nasional

34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Mendes Yandri Dorong Kepastian Hak Atas Tanah

September 7, 2026
Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 270 Ribu Penumpang Terdampak

September 7, 2026
Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kemenhaj Minta Travel Lindungi Jemaah Umrah

September 7, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Polda Metro Jaya Periksa Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?