UPDATECIREBON.COM — Shin Tae-yong akhirnya kembali bertemu Erick Thohir setelah hampir dua tahun berpisah. Pertemuan keduanya terjadi dalam acara seremonial kick-off BRI Super League 2026/27 di Jakarta, Selasa.
Momen tersebut menjadi perhatian karena Erick Thohir merupakan Ketua Umum PSSI ketika Shin Tae-yong diberhentikan dari posisi pelatih Timnas Indonesia pada 6 Januari 2025.
Saat ditanya mengenai hubungannya dengan Erick setelah pemecatan tersebut, Shin Tae-yong memberikan jawaban singkat.
“Gak ada (hubungan) baik atau (hubungan) gak baik, kan ini baru pertama kali bertemu juga setelah itu (dipecat),” kata Shin Tae-yong kepada awak media.
Pelatih asal Korea Selatan itu sebelumnya menangani Timnas Indonesia sejak awal 2020. Selama hampir lima tahun, STY memimpin skuad Garuda di berbagai kompetisi internasional, termasuk Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tak hanya tim senior, Shin Tae-yong juga dipercaya menangani tim nasional kelompok umur, yakni U19, U20, dan U23.
Salah satu pencapaian terbaiknya adalah membawa Timnas Indonesia U23 menembus semifinal Piala Asia U23 2024.
STY kemudian mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025, sekitar dua pekan setelah pertandingan terakhirnya bersama Garuda saat menghadapi Filipina di Piala AFF 2024.
Meski hubungan keduanya kini tidak disebut secara spesifik oleh STY, pelatih berusia 57 tahun itu memastikan dirinya senang dapat kembali bertemu Erick Thohir.
“Senang bertemu kembali dan bertemu lagi senang dong pasti,” ujarnya.
Pertemuan itu sekaligus menandai babak baru perjalanan STY di sepak bola Indonesia. Kali ini, ia kembali bukan sebagai pelatih tim nasional, melainkan sebagai pelatih kepala Persija Jakarta.
STY mengaku senang bisa kembali berada di Indonesia. Ia juga menilai perkembangan sepak bola nasional saat ini menunjukkan kemajuan dibandingkan ketika pertama kali dirinya datang.
“Ya senang sekali bertemu kembali dengan bapak Erick Thohir dan Ferry Paulus (Direktur Utama I.League). Di sini memang banyak yang saya kenal, jadi saya senang,” kata STY.
Ia bahkan mengaku bangga pernah menjadi bagian dari proses perkembangan sepak bola Indonesia saat menangani Timnas Garuda.
Kepindahannya ke Persija menjadi kesempatan bagi STY untuk kembali merasakan atmosfer sepak bola Indonesia dari level klub.
Menurutnya, perkembangan kompetisi domestik menjadi salah satu alasan dirinya menerima tawaran Persija.
“Saya melihat sepak bola di liga Indonesia juga lumayan sekali maju dari sebelumnya. Jadi saya sangat senang,” ujarnya.
Kini, STY memiliki tantangan baru bersama Macan Kemayoran.
Ia bertekad membawa Persija tampil lebih baik sekaligus ikut mendorong kemajuan sepak bola Indonesia.
“Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar Persija lebih baik lagi dan sepak bola Indonesia maju bersama,” kata Shin Tae-yong.
Editor: Fath
