UPDATECIREBON.COM – Pameran kedirgantaraan ILA Berlin 2026 resmi dibuka di Berlin, Jerman, dengan menampilkan berbagai inovasi terbaru di bidang sistem pesawat nirawak dan teknologi drone dari perusahaan serta organisasi pertahanan internasional.
Pameran yang berlangsung pada Rabu tersebut memperlihatkan beragam teknologi mutakhir, mulai dari drone pengintai taktis, platform berbasis kecerdasan buatan (AI), amunisi berkeliaran (loitering munition), hingga pesawat kargo tanpa awak. Berbagai inovasi itu mencerminkan semakin besarnya peran teknologi nirawak dalam industri kedirgantaraan modern.
Juru bicara produsen drone asal Jerman, Stark, Rebecca, mengatakan interoperabilitas dan standardisasi menjadi fokus utama dalam pengembangan teknologi drone saat ini.
“Saat ini yang paling penting adalah interoperabilitas, standardisasi, dan memastikan seluruh sistem dapat saling terhubung sehingga memberikan fleksibilitas maksimal bagi pengguna di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa operasi di masa depan akan semakin mengandalkan jaringan yang menghubungkan drone, pesawat berawak, dan berbagai platform lainnya untuk berbagi informasi serta mengoordinasikan misi secara real time.
Sementara itu, juru bicara Bundeswehr, Jacqueline, menilai konflik bersenjata yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan betapa pentingnya peran drone dalam operasi militer modern.
“Perang telah memperlihatkan dengan sangat jelas betapa signifikan peran drone saat ini,” katanya.
Menurut Jacqueline, Bundeswehr mengoperasikan sistem drone berjangkauan lebih dari 90 kilometer yang digunakan terutama untuk misi pengintaian dan pengumpulan informasi intelijen.
Selain sektor pertahanan, sejumlah perusahaan peserta pameran juga menyoroti meningkatnya minat terhadap transportasi kargo otonom menggunakan pesawat tanpa awak.
Chief Executive Officer ERC-System, David Lobl, mengatakan penggunaan pesawat nirawak akan semakin meluas, tidak hanya pada drone berukuran kecil tetapi juga pada pesawat tanpa awak berukuran besar.
“Peran pesawat nirawak akan semakin penting. Saat ini kita sudah melihat popularitas drone kecil terus meningkat, dan ke depan pesawat tanpa awak berukuran besar juga akan berkembang pesat,” ujarnya.
Lobl menambahkan, pesawat tanpa awak berukuran besar berpotensi membantu mengatasi kekurangan pilot sekaligus mengurangi risiko dalam misi logistik militer.
ILA Berlin 2026 merupakan pameran kedirgantaraan internasional yang digelar dua tahunan dan berlangsung pada 10–14 Juni 2026. Ajang ini mempertemukan pelaku industri, pemerintah, militer, akademisi, dan peneliti untuk memamerkan berbagai inovasi di bidang penerbangan, antariksa, pertahanan, keberlanjutan, serta teknologi baru, dengan fokus khusus pada pengembangan drone dan sistem nirawak.
Editor: Yudistira
