UPDATECIREBON.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mempersiapkan program badal haji sebagai bagian dari layanan bagi jemaah yang memenuhi kriteria tertentu.
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama, Akhmad Fauzin, menjelaskan bahwa ada tiga kelompok jemaah yang dapat dibadalhajikan. Pertama, jemaah yang wafat di asrama haji Embarkasi atau Embarkasi Antara, saat dalam perjalanan keberangkatan ke Arab Saudi, atau di Arab Saudi sebelum wukuf di Arafah. Kedua, jemaah yang sakit dan tidak dapat disafariwukufkan. Ketiga, jemaah yang mengalami gangguan jiwa.
Fauzin menjelaskan bahwa pelaksanaan badal haji melalui beberapa tahapan, termasuk pendataan jemaah wafat hingga penyelesaian ibadah haji yang bersifat rukun dan wajib. Pelaksanaan ini tidak dikenakan biaya atau gratis.
PPIH Arab Saudi terus mengimbau para jemaah haji, terutama lansia, untuk menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas di luar ruangan mengingat kondisi cuaca yang panas. Para jemaah juga diminta untuk tidak sungkan meminta bantuan petugas jika mengalami kesulitan.
Berdasarkan laporan PPIH Arab Saudi, sampai 13 Mei 2024, telah tiba 12.072 jemaah di Tanah Suci yang terbagi dalam 30 kelompok terbang.
Reporter: Tika
Editor: Ahmad
