By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar, Mendagri Minta Pemda Tingkatkan Kewaspadaan
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar, Mendagri Minta Pemda Tingkatkan Kewaspadaan
Berita Nasional

Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar, Mendagri Minta Pemda Tingkatkan Kewaspadaan

Muhajir
Last updated: 2026/09/07 at 3:55 AM
Muhajir Published September 7, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah di wilayah terdampak sebaran abu erupsi Gunung Anak Krakatau meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan situasi.

Pemda juga diminta menyesuaikan pelayanan publik dengan kondisi di masing-masing wilayah, termasuk layanan transportasi dan pendidikan.

Imbauan tersebut disampaikan Tito dalam konferensi pers Menjaga Keberlangsungan Layanan Pemerintah dan Pendidikan di Wilayah Terdampak Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau yang digelar secara daring dari Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Tito menyebut sebaran abu vulkanik telah berdampak pada sejumlah wilayah, di antaranya sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah respons apabila terjadi peningkatan dampak erupsi. Namun, kewaspadaan tersebut harus tetap diiringi upaya mencegah kepanikan masyarakat.

“Beberapa daerah memang sudah menyampaikan mengenai [kondisi] tingkat provinsi kepada kabupaten/kota masing-masing untuk meningkatkan kewaspadaan. Meskipun tentu kita hindari kepanikan masyarakat, jangan sampai masyarakat menjadi panik,” ujar Tito.

Tito juga mengingatkan masyarakat menjaga kesehatan, terutama organ pernapasan dan mata, dengan menggunakan masker serta pelindung mata apabila diperlukan.

Pemda di wilayah terdampak juga diminta proaktif membagikan masker kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.

Untuk sektor transportasi, Tito meminta layanan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, baik transportasi darat, laut, sungai maupun danau, disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Jika terjadi peningkatan risiko yang dapat membahayakan masyarakat, pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah berdasarkan informasi resmi dari pemerintah.

“Untuk mendukung sistem transportasi, jangan sampai nanti membahayakan masyarakat. Tapi sekali lagi, situasinya masih sangat situasional, masih sangat tergantung dengan situasi masing-masing,” tegasnya.

Terkait kegiatan belajar mengajar, Tito mengatakan pelaksanaannya juga harus mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah.

Jika situasi masih memungkinkan, pembelajaran dapat tetap berlangsung, khususnya di dalam kelas. Sementara kegiatan di luar ruangan perlu disesuaikan dengan perkembangan sebaran abu dan potensi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Kita berharap tidak terjadi eskalasi artinya situasi memburuk,” jelas Tito.

Mendagri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer dari kawah sesuai rekomendasi keselamatan yang berlaku.

Ia meminta masyarakat terus memantau informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan otoritas terkait serta tidak mudah mempercayai informasi dari sumber yang tidak jelas.

Konferensi pers tersebut turut diikuti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan.

Editor: Yudistira

Rekomendasi

Featured

Spider Noir Nicolas Cage Resmi Berakhir, Tak Berlanjut ke Musim Kedua

Olahraga

Pratama Arhan Cedera Jari, Persija Ungkap Kondisi Empat Pemain Lain

Berita Nasional

Prabowo Akan Tutup Hampir 1.000 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun

Berita Nasional

Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria

Muhajir September 7, 2026 September 7, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ciayumajakuning
Ekspedisi Kata KKN 04 UNU Cirebon, Ajak Anak Desa Kempek Temukan Dunia Lewat Buku
September 7, 2026
Berita Nasional
Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria
September 7, 2026
Berita Nasional
34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Mendes Yandri Dorong Kepastian Hak Atas Tanah
September 7, 2026
Ciayumajakuning
Kertajati Jadi Bandara Alternatif Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
September 7, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Mendes Yandri Usulkan Lima Poin Penting dalam RUU Reforma Agraria

September 7, 2026
Berita Nasional

34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Mendes Yandri Dorong Kepastian Hak Atas Tanah

September 7, 2026
Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 270 Ribu Penumpang Terdampak

September 7, 2026
Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kemenhaj Minta Travel Lindungi Jemaah Umrah

September 7, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar, Mendagri Minta Pemda Tingkatkan Kewaspadaan
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?