Busan (UPDATECIREBON.COM) – Busan Mobility Show 2026 resmi dibuka di Kota Busan, Korea Selatan, dengan menghadirkan beragam kendaraan terbaru, mobil listrik, mobil konsep, hingga teknologi transportasi masa depan. Pameran yang digelar di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO) ini menjadi ajang unjuk inovasi bagi sejumlah produsen otomotif global.
Berbagai model terbaru mencuri perhatian pengunjung, di antaranya Genesis GMR-001 Prototype, Genesis GV60 Magma Concept, Genesis Magma GT, BYD U9, serta BMW M5 Touring. Selain itu, Hyundai Motor Group juga memperkenalkan model terbaru Avante, sementara Kia menampilkan jajaran kendaraan listrik andalannya.
Salah seorang pengunjung, Wu Rim Kim, mengaku sengaja datang ke pameran untuk membandingkan dua merek yang menjadi pilihannya sebelum membeli mobil pertama.
“Saya sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil pertama, dan saya masih memilih antara Hyundai dan BYD. Saya datang ke sini untuk melihat langsung kedua merek tersebut sebelum mengambil keputusan,” ujarnya.
Wu juga mengaku terkesan dengan perkembangan pesat industri otomotif China, khususnya di segmen kendaraan listrik dan hybrid.
“Saya terkejut melihat seberapa cepat produsen mobil China berkembang dalam teknologi hybrid dan kendaraan listrik. Dengan subsidi pemerintah serta banyaknya pilihan model entry-level, mobil-mobil mereka terasa jauh lebih mudah dijangkau daripada yang saya bayangkan,” katanya.

Penyelenggara menghadirkan konsep baru dengan mengubah pameran otomotif konvensional menjadi festival mobilitas yang mencakup transportasi darat, laut, dan udara. Selain kendaraan listrik, pengunjung juga dapat melihat teknologi kendaraan otonom, robot, baterai, kendaraan rekreasi, hingga berbagai zona interaktif.
Busan Mobility Show 2026 diawali dengan press day pada 26 Juni sebelum dibuka untuk umum mulai 27 Juni hingga 5 Juli di BEXCO.
Pameran ini berlangsung di tengah persaingan industri otomotif global yang semakin ketat, terutama dalam pengembangan kendaraan listrik, kendaraan berbasis perangkat lunak (software-defined vehicles), serta meningkatnya kehadiran produsen otomotif luar negeri yang menawarkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau.
Editor: Yudistira
