UPDATECIREBON.COM – San Antonio Spurs memastikan langkah ke Final NBA 2026 setelah menyingkirkan juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 pada gim ketujuh Final Wilayah Barat, Minggu WIB. Kemenangan di kandang lawan itu sekaligus mengunci keunggulan seri 4-3 bagi Spurs dan mengantarkan mereka kembali ke panggung tertinggi NBA.
Dalam laga hidup-mati yang berlangsung di Paycom Center, Spurs tampil lebih tenang dan efektif sepanjang pertandingan. Tim asuhan Gregg Popovich mampu menjaga keunggulan pada momen-momen krusial untuk meredam perlawanan Thunder yang berusaha mempertahankan mahkota juaranya.
Bintang muda asal Prancis, Victor Wembanyama, kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kunci Spurs. Peraih penghargaan Defensive Player of the Year NBA musim ini mencatatkan 22 poin dan tujuh rebound, serta menjadi motor permainan yang membawa timnya meraih kemenangan bersejarah.
Kontribusi besar juga diberikan Julian Champagnie yang tampil tajam dengan torehan 20 poin, termasuk enam tembakan tiga angka yang sukses bersarang ke ring Thunder. Sementara itu, Stephon Castle menambahkan 16 poin untuk membantu Spurs menjaga ritme permainan dan mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.
“Kami punya tim yang bagus, tim yang hebat. Kami harus tetap berada di jalur dan memainkan pertandingan yang bagus,” kata Champagnie usai pertandingan.
Ia menilai keberhasilan Spurs tidak lepas dari permainan kolektif yang ditampilkan sepanjang laga.
“Kami mengalirkan bola dengan baik. Kami bermain sebagai sebuah tim. Kami datang ke sini dan bermain bersama,” ujarnya.
Champagnie juga memberikan pujian kepada Wembanyama yang baru menjalani gim ketujuh playoff pertamanya. Menurutnya, kehadiran pemain berusia 22 tahun tersebut memberikan dampak besar terhadap perjalanan Spurs musim ini.
“Kami tidak pernah tahu apakah kami akan melangkah sejauh ini, tetapi ketika Anda memiliki pemain terbaik di dunia, banyak hal bisa terjadi,” katanya.
Usai memastikan kemenangan, Wembanyama tampak larut dalam euforia. Pemain yang digadang-gadang sebagai wajah baru NBA itu memeluk satu per satu rekan setimnya untuk merayakan keberhasilan membawa Spurs tampil di Final NBA untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
Di sisi lain, Oklahoma City Thunder harus mengubur mimpi mempertahankan gelar juara. Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, mereka kesulitan mengejar permainan disiplin yang diperagakan Spurs.
MVP NBA musim ini, Shai Gilgeous-Alexander, berusaha keras menjaga asa Thunder dengan mencetak 35 poin. Namun, penampilan impresifnya tidak cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di babak playoff.
Kekalahan tersebut menandai berakhirnya dominasi Thunder sebagai juara bertahan dan membuka jalan bagi Spurs untuk memburu gelar NBA berikutnya.
Pada partai puncak, San Antonio Spurs akan berhadapan dengan New York Knicks yang lebih dahulu memastikan tiket Final NBA dari Wilayah Timur. Duel dua tim muda yang tengah menanjak ini diprediksi berlangsung sengit dan menarik perhatian pencinta bola basket dunia.
Secara statistik, Knicks memiliki catatan lebih baik dalam pertemuan musim reguler dengan unggul 2-1 atas Spurs. Salah satu kemenangan penting mereka terjadi pada final NBA Cup di Las Vegas pada Desember lalu dengan skor 124-113.
Meski demikian, keberhasilan menyingkirkan juara bertahan Oklahoma City Thunder menjadi modal berharga bagi Spurs untuk menatap Final NBA 2026 dengan penuh kepercayaan diri. Dengan Wembanyama yang terus berkembang dan dukungan skuad muda yang solid, San Antonio kini hanya berjarak empat kemenangan lagi dari gelar juara NBA.
Editor: Alwi
