By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Ditjen Perhubungan Laut Fasilitasi Pemulangan 3 ABK Indonesia Korban Kecelakaan Kapal FV Argos Georgia
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Ditjen Perhubungan Laut Fasilitasi Pemulangan 3 ABK Indonesia Korban Kecelakaan Kapal FV Argos Georgia
Berita Nasional

Ditjen Perhubungan Laut Fasilitasi Pemulangan 3 ABK Indonesia Korban Kecelakaan Kapal FV Argos Georgia

Muhajir
Last updated: 2024/08/01 at 12:02 AM
Muhajir Published August 1, 2024
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan bekerjasama dengan Direktorat Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri berhasil memfasilitasi ketibaan 3 (tiga) Warga Negara Indonesia yang bekerja sebagai ABK dan menjadi korban kecelakaan Kapal FV Argos Georgia di Falkland Islands pada Senin, 22 Juli 2024 yang lalu.

Tiga orang WNI/ABK Kapal Ikan FV Argos Georgia tersebut tiba di Bandara Soekarno Hatta menggunakan penerbangan Qatar Airways pada pukul 21.35 WIB Selasa kemarin (30/7).

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Hendri Ginting, mengungkapkan bahwa ketiga WNI/ABK bernama Ali Mustain, Akmad Ripai, dan Triono adalah 3 (tiga) dari 5 (lima) orang WNI yang diketahui bekerja sebagai ABK di Kapal Ikan FV Argos Georgia bersama dengan 22 (dua puluh dua) ABK yang berasal dari negara lain.

”Saat ini, 3 orang WNI/ABK yang selamat telah berhasil difasilitasi pemulangannya. Adapun 2 (dua) orang WNI/ABK bernama Nurcholis dan Kapidin hingga saat ini belum berhasil ditemukan,” ungkap Ginting.

Ginting mengungkapkan, sejak muncul pemberitaan di media mengenai insiden kecelakaan Kapal Ikan FV Argos Georgia pada Selasa malam (23/07), di mana diduga terdapat 5 ABK asal Indonesia yang bekerja di kapal tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti operator kapal (Argos Froyane Ltd.) dan juga Communications & Media Office Pemerintah Falkland Islands.

”Kami secara aktif menjalin komunikasi dengan KBRI Madrid, FCDO-Falklands, dan juga Direktorat PWNI Kementerian Luar Negeri terkait update kecelakaan kapal tersebut hingga akhirnya berhasil memfasilitasi pemulangan para WNI/ABK ke Indonesia,” terangnya.

Saat ini, menurut Ginting, para ABK tersebut berada dalam kondisi trauma yang cukup mendalam, mereka tidak berani kembali melaut dan ingin segera pulang untuk bertemu keluarga. Oleh karenanya, Direktorat PWNI Kementerian Luar Negeri telah menyerahterimakan ketiga WNI/ABK tersebut kepada perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan – Kementerian Perhubungan.

Selanjutnya, ketiganya juga diantarkan pulang ke Tegal (Ali Mustain dan Akhmad Ripai) serta Pemalang (Triono) oleh Sdr. Samlawi selaku pengemudi dari SPICA Services Indonesia.

”Secara keseluruhan, proses fasilitasi ketibaan ketiga WNI/ABK tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Ketiga WNI/ABK tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri c.q. KBRI Madrid, Dit. PWNI dan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan sehingga mereka dapat dipulangkan ke Indonesia,” tukas Ginting.

Sebagai informasi, Kapal ikan Argos Georgia mengalami kebocoran dan tenggelam pada 22 Juli (sore waktu setempat), sekitar 200 NM sebelah timur Stanley, Falkland Islands. Adapun kronologi kejadian kecelakaan kapal berdasarkan penuturan ketiga WNI/ABK adalah sebagai berikut:

Pada sore hari tanggal 22 Juli 2024 waktu setempat, kapal dimasuki oleh air dikarenakan pintu samping sebesar +- 4×2 meter terbuka (penyebab tidak diketahui, antara rusak atau kelalaian). Kuantitas debit air yang masuk cukup deras sehingga tidak dimungkinkan untuk dikeluarkan, mengingat ombak pada saat itu mencapai ketinggian 8 meter. Hal ini menyebabkan kapal tenggelam secara perlahan.

Kapal memiliki dua perahu karet penyelamat. Pada perahu karet pertama, terdapat 13 orang yang berhasil naik, dua di antaranya adalah ABK WNI yaitu Ali Mustain dan Akmad Ripai. Pada perahu karet kedua, ditemukan kerusakan sehingga perahu karet tidak dapat berfungsi sempurna. Terdapat 6 orang yang menggunakan perahu karet tersebut, salah satu di antaranya adalah ABK WNI yaitu Triono.

Dua ABK lainnya, Nurcholis dan Kapidin, tetap berpegangan pada Kapal FV Argos Georgia, dan kemudian diketahui tidak selamat. Perahu karet pertama diselamatkan setelah kurang lebih 20 jam di laut, di mana seluruh penumpang ditemukan dalam keadaan selamat.

Perahu karet kedua diselamatkan setelah kurang lebih 21 jam di laut, di mana hanya terdapat satu orang yang selamat yaitu Triono, karena ybs mengikat tangannya dengan tali pada perahu. 5 orang lainnya pada perahu karet tersebut tidak selamat akibat tertelan ombak.

Reporter: Yudistira
Editor: Siti

Rekomendasi

Berita Nasional

Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian

Berita Nasional

Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi

Berita NasionalReligi

Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah

Berita NasionalReligi

Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji

Muhajir August 1, 2024 August 1, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Kongres VII BM PAN, Viva Yoga: Sebagai Sumber Perkaderan Untuk Keberlanjutan Partai
June 11, 2026
Berita Nasional
Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi
June 8, 2026
Berita Nasional
Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian
June 8, 2026
Berita NasionalReligi
Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji
June 8, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Kongres VII BM PAN, Viva Yoga: Sebagai Sumber Perkaderan Untuk Keberlanjutan Partai

June 11, 2026
Berita Nasional

Viva Yoga: Politisi PAN Harus Bersikap Tulus, Bukan Basa-basi

June 8, 2026
Berita Nasional

Ibukota Papua Selatan Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Dan Pendidikan Pertanian

June 8, 2026
Berita NasionalReligi

Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji

June 8, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Ditjen Perhubungan Laut Fasilitasi Pemulangan 3 ABK Indonesia Korban Kecelakaan Kapal FV Argos Georgia
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?