By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Kunjungan Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Ke UMKM Di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Cirebon
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Ciayumajakuning > Kunjungan Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Ke UMKM Di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Cirebon
Ciayumajakuning

Kunjungan Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Ke UMKM Di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Cirebon

Muhajir
Last updated: 2024/07/18 at 4:30 AM
Muhajir Published July 18, 2024
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, mengunjungi UMKM di desa tersebut. Kunjungan tersebut dalam rangka perkenalan Mahasiswa kepada masyarakat sekaligus melaksanakan tahap identifikasi sebagai langkah awal untuk menentukan program kerja.

Kunjungan Mahasiswa KKN UINSSC Kelompok 55 ke UMKM kali ini kepada seorang ibu rumah tangga bernama Aisyah. Aisyah memiliki usaha kecil-kecilan untuk mengisi waktu luang yaitu “Kerupuk Peredan”.

Kerupuk peredan terbuat dari tepung beras dan juga tepung tapioka yang dicampur dengan bumbu tertentu. Semua bahan dicampur hingga membentuk adonan yang kalis. Bentuk kerupuk peredan sangat unik dimana berbentuk seperti bunga sehingga dalam proses pembentukannya membutuhkan keahlian khusus.

“Banyak orang yang sudah mencoba membuat kerupuk peredan namun gagal, jadi yang bisa buatnya di desa ini cuma 3 orang saja mas” Ujar Aisyah.

Adonan kerupuk Peredan yang sudah dibentuk selanjutnya dikukus selama 15 menit kemudian di jemur selama seharian di bawah sinar matahari. Biasanya dalam sehari, ibu Aisyah dapat membuat kerupuk adonan sebanyak 2 kg saja. Jumlah tersebut tidak banyak, namun ibu Aisyah mengatakan bahwa itu hanya untuk mengisi waktu luang saja. Akan tetapi, beliau pernah membuat pesanan 100 bungkus kerupuk peredan, dan itu merupakan skala terbesar yang pernah beliau produksi.

Setelah mengunjungi pembuatan kerupuk peredan, kami diajak oleh Aisyah ke sebelah rumahnya untuk melihat proses pembuatan “Opak Kentang”. Opak kentang sudah ditekuni oleh sekelompok ibu-ibu selama 4 tahun, dan salah satu pembuat opak kentang adalah Aisyah.

“Opak kentang ini sudah berjalan 4 tahuan mas, dan sudah di distribusikan ke seluruh pasar di kecamatan gebang, bahkan sampai ke Indramayu mas. Kita juga sudah punya mobil khusus untuk mendistribusikan opak kentang, jadi alhamdulillah penjualannya sudah luas mas. ” Ujar salah satu Ibu yang membuat opak kentang.

Sumber Foto: Kelompok KKN 55 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Berbeda dengan kerupuk peredan, opak kentang terbuat dari tepung terigu, bumbu tertentu yang dicampur dengan air, dan daun kucai. Walaupun tidak berbahan dasar kentang, namun dikarenakan rasanya seperti kentang maka disebutlah Opak Kentang. Semua bahan dicampur hingga tekstur adonan seperti bubur. Selanjutnya adonan tersebut dipanaskan dan diratakan hingga berbentuk lingkaran, kemudian dijemur di bawah sinar matahari selama satu hari penuh.

Setelah para UMKM dikunjungi oleh mahasiswa KKN UIN SSC Kelompok 55, harapannya adalah produk mereka dapat berkembang lagi sehingga dapat menambah pendapatan dan juga dapat meningkatkan ekonomi di Desa Dompyong Kulon. Dengan adanya kunjungan mahasiswa ke UMKM di Desa Dompyong Kulon, dapat menjadi inspirasi untuk merencanakan program kerja di bidang ekonomi, sehingga para UMKM dapat merasa terbantu dengan adanya program kerja dari mahasiswa KKN UINSSC.

Koresponden: Kelompok KKN 55 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Editor: Ahmad

Rekomendasi

Olahraga

Saka Cetak Hattrick, Masuk Daftar Elite Pencetak Gol Inggris di Piala Dunia

Berita Nasional

Kemendagri-Pemda Perkuat Verifikasi dan Validasi untuk Mendukung Implementasi KDKMP

Olahraga

Tersingkir di Babak 32 Besar, Belanda Raih Penghargaan Fair Play Piala Dunia 2026

Berita Nasional

PWI Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

Muhajir July 18, 2024 July 18, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Kemendagri Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi di Daerah
July 25, 2026
Berita Nasional
Generasi Muda Membangun Transmigrasi
July 25, 2026
Berita Nasional
Ribuan Umat Buddha Berbagai Negara Baca Tipitaka di Borobudur, Perdalam Pemahaman Dhamma
July 24, 2026
Berita Nasional
Wamen Viva Yoga Dukung Kawasan Transmigrasi Gorontalo Sebagai Penopang Pertumbuhan Ekonomi Daerah
July 24, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Ciayumajakuning

Anak Binaan TBM Literati Torehkan Prestasi di Semarak Literasi 2026 Kabupaten Cirebon

June 1, 2026
Ciayumajakuning

PCNU Kota Cirebon Tebar Keberkahan Idul Adha 1447 H, Salurkan 1.000 Paket Daging Qurban untuk Masyarakat

May 27, 2026
Ciayumajakuning

Jalan Rusak di Cirebon Kembali Dikeluhkan, Warga Soroti Kondisi Parah Jalan Pancuran Kejaksan

May 22, 2026
Ciayumajakuning

Cirebon Raya Diusulkan Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35

May 22, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Kunjungan Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Ke UMKM Di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Cirebon
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?