UPDATECIREBON.COM – Polri berhasil menangkap buronan paling dicari di Thailand, Tongduang Chaowalit alias Pang Nardone, di sebuah operasi gabungan antara Divisi Hubungan Internasional Polri, Polda Sumatera Utara, dan Polda Bali. Pang Nardone, yang terkenal sebagai pelaku berbagai kejahatan, termasuk narkotika, telah lama menjadi target otoritas Thailand setelah melarikan diri dari penjara setelah melakukan penembakan terhadap anggota kepolisian di Thailand.
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Wahyu Widada, memberikan penjelasan bahwa penangkapan ini terjadi berkat kerja sama yang erat antara kepolisian Thailand dan Polri. Tim gabungan yang dipimpin oleh Kabag Kejahatan Internasional Kombes Pol Audie Latuheru berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari seminggu, dari tanggal 25 Mei hingga 31 Mei 2024.
Kronologi pengejaran dimulai di Medan, di mana tim gabungan melakukan kegiatan penyelidikan selama 3 hari. Namun, mereka mengetahui bahwa pelaku telah berpindah ke Bali. Data hasil penyelidikan kemudian disampaikan ke tim Ditreskrimum Polda Bali untuk pengembangan lebih lanjut. Kolaborasi antara tim Hubinter dan tim Medan terbukti sangat efektif dalam mengidentifikasi keberadaan pelaku.
Ternyata, pelaku telah menggunakan identitas palsu dengan KTP atas nama Sulaiman untuk menyamar. Selama berada di Indonesia, dia menghindari berbicara dengan orang lain karena tidak bisa berbahasa Indonesia atau Inggris. Penggunaan aplikasi Google Translate membantunya berkomunikasi dan melancarkan kegiatan sehari-hari, termasuk pembelian tiket pesawat untuk berpindah kota.
Penangkapan terhadap pelaku terjadi di Apartemen Kembar Bali setelah analisis data yang cermat dan pengawasan intensif. Meskipun pelaku melakukan perlawanan, tim gabungan berhasil menangkapnya tanpa kecelakaan atau luka. Pengeledahan di dalam kamar apartemen menghasilkan temuan berupa dokumen-dokumen palsu atas nama Sulaiman.
Setelah penangkapan, pelaku diamankan dan diawasi ketat. Pada Jumat, 31 Mei 2024, tim gabungan melakukan pengawalan terhadap pelaku dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Selanjutnya, pelaku dititipkan di Tahti Polres Jakarta Selatan dalam keadaan aman.
Reporter: Baidhowi
Editor: Ahmad
