By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Pangdam XVIIIKasuari : Prajurit Infanteri Dengan Rakyat, Cerminan Jati Dirinya Sebagai Tentara Rakyat
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Pangdam XVIIIKasuari : Prajurit Infanteri Dengan Rakyat, Cerminan Jati Dirinya Sebagai Tentara Rakyat
Berita Nasional

Pangdam XVIIIKasuari : Prajurit Infanteri Dengan Rakyat, Cerminan Jati Dirinya Sebagai Tentara Rakyat

Muhajir
Last updated: 2023/12/20 at 1:02 PM
Muhajir Published December 20, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Manokwari – Ingat, kebersamaan prajurit infanteri dengan rakyat merupakan cerminan jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Prajurit Infanteri bersama rakyat serta komponen bangsa lainnya diharapkan mampu menggelorakan kembali semangat persatuan dan kesatuan, nasionalisme bangsa, bela negara dan cinta tanah air, dalam upaya memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Hal ini disampaikan Komandan Pussenif, Letnan Jenderal TNI, Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., dalam amanat tertulisnya yang diacakan oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., saat upacara Hari Juang Infanteri ke 75, di lapangan belakang Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (19/12/2023).

Pada upacara yang diikuti oleh Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga dan para pejabat serta seluruh prajurit Kodam ini, Pangdam menyampaikan bahwa salah satu catatan peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah Infanteri adalah peristiwa saat menghadapi agresi militer belanda ke 2 tanggal 19 Desember 1948, dimana pada saat itu, Panglima besar Jenderal Sudirman mengeluarkan perintah kilat yang ditujukan kepada Angkatan Perang Republik Indonesia untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan, agar melaksanakan longmarch kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk wehrkreise sebagai titik-titik kuat perang gerilya.

“Dari peristiwa tanggal 19 Desember 1948, nilai-nilai perjuangan para Pahlawan yang memenangkan pertempuran Ambarawa dalam menghadapi Tentara Belanda sehingga diabadikan sebagai Hari Juang Infanteri, yang merupakan simbol kejayaan dan kemuliaan korps yang harus dijunjung tinggi, Korps Infanteri adalah korps yang terbesar di TNI Angkatan Darat, namun demikian dalam upaya memenangkan suatu pertempuran atau peperangan, Korps Infanteri harus bekerjasama dan bersinergi dengan semua kecabangan, karena setiap kecabangan memiliki peran masing-masing dalam setiap pertempuran,” ucapnya.

Ia menambahkan, Ibu kandung prajurit Korps Infanteri adalah rakyat, nafas dan rohnya adalah pengabdian kepada rakyat, bangsa dan negara.

“Prajurit Korps Infanteri harus bersama dengan rakyat karena hanya bersama rakyat akan kuat dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, kerjasama dan sinergitas TNI-Rakyat harus terus ditingkatkan karena tantangan bagi eksistensi bangsa dan negara kedepan akan lebih berat dan kompleks, kebersamaan TNI-Polri dengan masyarakat, Pemerintah Daerah dan unsur lainnya sangat diperlukan guna mempercepat pemerataan hasil-hasil pembangunan, pengentasan kemiskinan serta menciptakan kondisi rasa aman bagi rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang baik ini, iapun mengajak para prajurit untuk melanjutkan pengorbanan oleh para sesepuh prajurit Infanteri dengan menunjukkan sikap tegas, tegar dan disiplin serta tunjukkan kemampuan yang handal sebagai prajurit profesional.

“Tunjukkan solidaritas dan integritas serta menghindari segala perbuatan tercela yang dapat merusak citra dan nama baik TNI Angkatan Darat di mata rakyat,” katanya.

Dalam upacara yang diselenggarakan secara sederhana namun khidmat ini, diwarnai dengan penampilan “Pasukan Tradisional Tahun 1945” sebagai kilas balik perjuangan rakyat Indonesia yang tergabung dalam ketentaraan di masa lampau. Mereka, para pendahulu dan pejuang kita, dengan menggunakan pakaian dan perlengkapan yang sederhana, dorongan logistik seadanya, dan hanya dengan persenjataan seadanya, seperti tombak bambu, parang, dan golok, serta senjata hasil rampasan tentara sekutu, namun terus gigih berjuang dalam merebut kemerdekaan dan mengawal keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, dalam upacara juga terdapat rangkaian kegiatan penyerahan simbol Yuddha Wastu Pramuka oleh Peleton Yuddha Wastu Pramuka Jaya terakhir. Hal ini merupakan manifestasi dari bentuk jiwa korsa sekaligus kebanggaan bagi Prajurit Infanteri, sebagai pasukan terdepan dalam setiap pertempuran. Lebih dari itu, juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kejuangan, semangat pantang menyerah, dan keteladanan Panglima Besar Jenderal Sudirman kepada generasi muda TNI Angkatan Darat.(AM)

Rekomendasi

Berita Nasional

Negara Hadir Memulihkan: Menko Polkam Djamari Chaniago Kawal Penanganan Bencana Sumatera

Berita Nasional

Januari–November 2025, KAI Group Melayani 456.439.875 Pelanggan, Naik 8,2 Persen

Berita Nasional

KAI Raih Learning Excellence Awards 2025 dari MarkPlus Institute

Berita Nasional

Wapres Gibran Gandeng IKAPPI Perkuat Pasar Rakyat Lewat Penjualan Online

Muhajir December 20, 2023 December 20, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Wapres Gibran Gandeng IKAPPI Perkuat Pasar Rakyat Lewat Penjualan Online
December 12, 2025
Berita Nasional
KA Joglosemarkerto Catat Okupansi Tertinggi, Pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI Tumbuh 7,1 Persen
December 12, 2025
Berita Nasional
KAI Raih Learning Excellence Awards 2025 dari MarkPlus Institute
December 12, 2025
Berita Nasional
Dewan Pers Gelar Diskusi Publik Bahas Tanggung Jawab Negara dan Peran Media Menjaga Pilar Demokrasi
December 12, 2025

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Wapres Gibran Gandeng IKAPPI Perkuat Pasar Rakyat Lewat Penjualan Online

December 12, 2025
Berita Nasional

KA Joglosemarkerto Catat Okupansi Tertinggi, Pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI Tumbuh 7,1 Persen

December 12, 2025
Berita Nasional

KAI Raih Learning Excellence Awards 2025 dari MarkPlus Institute

December 12, 2025
Berita Nasional

Dewan Pers Gelar Diskusi Publik Bahas Tanggung Jawab Negara dan Peran Media Menjaga Pilar Demokrasi

December 12, 2025
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Pangdam XVIIIKasuari : Prajurit Infanteri Dengan Rakyat, Cerminan Jati Dirinya Sebagai Tentara Rakyat
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?