By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Tak Bisa Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain Diakui Pelatih Prancis U-17
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Olahraga > Tak Bisa Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain Diakui Pelatih Prancis U-17
Olahraga

Tak Bisa Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain Diakui Pelatih Prancis U-17

Muhajir
Last updated: 2023/12/02 at 11:42 PM
Muhajir Published December 2, 2023
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Solo – Timnas Prancis U-17 gagal menuntaskan dendam di Piala Eropa U-17 2023. Kembali bertemu Jerman U-17 di laga puncak, mereka kembali harus mengakui keunggulan lawannya juga lewat adu penalti. Pelatih Prancis U-17 Jean Luc Vannuchi mengakui tak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Jerman memastikan diri sebagai juara dunia baru U-17 2023 setelah menang adu penalti 6-5 (2-2) atas Prancis di laga final Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung pada Sabtu (2/12/2023) di Stadion Manahan, Solo. Ini merupakan pengulangan kekalahan Prancis di Piala Eropa U-17 enam bulan lalu di Hungaria.

“Ini terjadi pengulangan enam bulan lalu. Kami memimpin penalti dan kalah. Ini memang sulit bagi kami karena kembali kalah hanya dalam waktu enam bulan,” kata pelatih Prancis Jean Luc Vannuchi dalam jumpa pers selepas pertandingan.

Vannuchi menuturkan tim seharusnya bisa memanfaatkan keunggulan saat lawan kehilangan seorang pemain. Meski berhasil menyamakan skor, namun mereka gagal memenangkan pertandingan dalam waktu normal. Prancis akhirnya harus mengakui keunggulan Jerman lewat adu penalti.

“Ketika kami hilang kesempatan di babak pertama itu adalah kegagalan saya. Lalu, saya melakukan pergantian di bagian sayap dan memastikan pemain dalam kondisi fisik yang baik,” kata dia.

“Kami pun mendapatkan keuntungan karena lawan mendapatkan kartu merah. Tetapi sayang kami tetap gagal memenangkan pertandingan,” ujar Vannuchi menambahkan.

Di babak pertama diakui Vannuchi, pemainnya kekurangan energi dan bermain gugup di babak pertama. Akibatnya, mereka tidak bisa memanfaatkan kesempatan yang ada.

“Di babak pertama butuh dedikasi pemain lebih tinggi. Saya sendiri merasa ada kekurangan di sayap kiri. Dan, di babak kedua beberapa pemain juga mulai kelelahan. Kami dalam masalah dan apalagi saat penalti terjadi, wasit butuh waktu untuk memutuskan hingga banyak waktu terbuang,” tukasnya.

“Kami sebenarnya tidak kesulitan, tapi saat cetak gol tidak efisien hingga kehilangan banyak peluang dari poin taktis. Amougou sudah menyamakan kedudukan, tapi kami kehilangan peluang. Ini situasi yang sama di Piala Eropa lalu. Kami kurang beruntung dan gagal saat adu penalti,” ujarnya.

Menurut Vannuchi, pemain sudah mempersiapkan diri menghadapi adu penalti. Namun saat terjadi adu penalti di pertandingan, mereka malah kalah.

“Di latihan, kami sudah berlatih (tendangan penalti), tapi sulit di laga aslinya,” kata Vannuchi.

Setelah kalah dari Piala Eropa dan kembali kalah di Piala Dunia, Vannuchi mengaku ada banyak pelajaran yang bisa dipetik pemain. Hal itu dinilainya bagus untuk memperkaya pengalaman mereka. (AM)

Rekomendasi

Berita Nasional

Mendagri Ungkap 4 Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Pemda Diminta Tak Cuma Kejar Angka

Religi

Kemenhaj Gandeng BKN, 1.344 Calon Petugas Haji Jalani Seleksi CAT Serentak

Berita Nasional

Wamendagri Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Ciayumajakuning

Review Cirebon Raya Sepekan: Ciremai Ditutup, 300 Becak Listrik Tiba hingga Ikan Jumbo Gegerkan Indramayu

Muhajir December 2, 2023 December 2, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Religi
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah
September 12, 2026
Berita Nasional
Perhimpunan UKM Indonesia Dukung Ketegasan BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG yang Belum Penuhi Standar
September 11, 2026
Berita Nasional
Wamendagri Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya
September 10, 2026
Berita Nasional
Pasca Erupsi Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Operasional Penerbangan Berjalan Normal
September 10, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Olahraga

Ferrari Bertekad Bangkit di GP Spanyol, Vasseur Akui GP Italia Jadi Pukulan Berat

September 10, 2026
Olahraga

Mbappe Bidik Ballon d’Or Pertama Usai Jadi Top Skor Piala Dunia 2026

September 9, 2026
Olahraga

Verstappen Akui Kesulitan Lawan Mercedes, Podium GP Italia Jadi Angin Segar

September 8, 2026
Olahraga

Ryan Garcia dan Conor Benn Lolos Tes Berat Badan, Duel Perebutan Gelar WBC Tetap Sesuai Rencana

September 8, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Tak Bisa Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain Diakui Pelatih Prancis U-17
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?