UPDATECIREBON.COM – Bek Timnas Indonesia Kevin Diks meminta perjuangan skuad Garuda saat menahan imbang Malaysia 0-0 tetap dihargai. Indonesia harus bermain dengan 10 pemain selama sekitar satu jam dalam laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.
Indonesia kehilangan Thom Haye setelah gelandang tersebut mendapat kartu merah pada menit ke-37. Bermain dengan 10 pemain, skuad Garuda mendapat tekanan dari Malaysia sepanjang babak kedua hingga pertandingan berakhir.
Di tengah situasi tersebut, sebagian penonton di SUGBK meneriakkan nama mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Diks menilai sikap tersebut tidak tepat karena para pemain dan pelatih saat ini sedang berjuang di lapangan.
“Saya rasa ini tidak benar. Ini tidak baik bagi para pemain dan tidak baik bagi pelatih,” ujar Diks dalam wawancara setelah pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PSSI, Selasa.
Diks juga meminta publik tidak sepenuhnya menyalahkan Thom Haye atas kartu merah yang diterimanya. Menurut kapten Indonesia di FIFA ASEAN Cup tersebut, insiden seperti itu dapat terjadi dalam pertandingan dan bukan merupakan tindakan yang disengaja.
“Thom tidak melakukannya dengan sengaja. Itu bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk saya. Dengan VAR, semuanya terjadi begitu cepat,” kata pemain Borussia Moenchengladbach tersebut.
Meski gagal meraih kemenangan, Diks tetap mengapresiasi kerja keras rekan-rekannya. Ia mengaku bangga melihat para pemain mampu bertahan dan berjuang hingga peluit akhir meski bermain dengan 10 orang.
“Saya bangga kepada para pemain yang berjuang dengan 10 orang. Saya tidak tahu berapa lama kami bermain seperti itu—mungkin sekitar 60 menit. Berjuang dengan 10 orang sangat sulit, tetapi kami tetap bangga kepada para pemain,” ujarnya.
Hasil imbang membuat Indonesia tetap berada di peringkat kedua Grup A dengan tiga poin, sama dengan Malaysia yang berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol.
Indonesia selanjutnya menghadapi Bangladesh pada Kamis (1/10). Sementara Malaysia akan berhadapan dengan Singapura.
Diks menyebut Indonesia harus mencetak gol sebanyak mungkin dalam pertandingan melawan Bangladesh.
“Cetak gol sebanyak-banyaknya. Itu saja,” kata Diks.
Editor: Alwi
