UPDATECIREBON.COM — Anjing peliharaan tidak selalu bisa menunjukkan secara jelas ketika sedang mengalami gangguan kesehatan. Karena itu, pemilik perlu mengenali perubahan fisik dan perilaku yang dapat menjadi tanda kondisi anjing sedang sehat atau justru membutuhkan pemeriksaan.
Mulai dari kondisi bulu, gigi, mata, hingga nafsu makan dan kebiasaannya bermain, berbagai tanda sederhana bisa diamati setiap hari.
Lantas, seperti apa ciri-ciri anjing yang sehat dan bahagia?
- Bulu Bersih dan Mengilap
Salah satu tanda yang mudah diamati adalah kondisi bulunya. Anjing yang sehat umumnya memiliki bulu yang terlihat bersih, lembut, dan mengilap.
Sebaliknya, kerontokan berlebihan, kebotakan, atau kebiasaan menggaruk terus-menerus dapat menjadi tanda adanya masalah kulit, alergi, parasit, atau stres.
- Gigi dan Mulut Terawat
Kesehatan anjing juga dapat dilihat dari kondisi gigi dan mulutnya. Gigi yang sehat umumnya berwarna putih dan tidak mudah goyah atau retak.
Gusi biasanya berwarna merah muda, meski beberapa anjing memiliki pigmentasi alami berwarna lebih gelap. Perdarahan, luka, atau bau mulut yang sangat menyengat patut diperhatikan karena dapat berkaitan dengan masalah kesehatan mulut.
- Nafsu Makan Baik
Anjing yang sehat biasanya memiliki nafsu makan yang relatif stabil dan menunjukkan antusiasme ketika waktunya makan.
Jika anjing tiba-tiba tidak mau makan atau hanya mengonsumsi makanan dalam jumlah jauh lebih sedikit dari biasanya, kondisi tersebut perlu diperhatikan. Penurunan nafsu makan dapat berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan pada gigi atau mulut.
- Feses Konsisten dan Berwarna Cokelat
Kondisi feses juga dapat menjadi petunjuk kesehatan anjing. Feses yang sehat umumnya berbentuk padat namun tidak terlalu keras, dengan warna cokelat.
Perubahan warna, konsistensi yang terus-menerus tidak normal, adanya darah, atau benda asing seperti cacing perlu mendapat perhatian. Jika perubahan berlangsung atau disertai gejala lain, pemeriksaan dokter hewan diperlukan.
- Suhu Tubuh dalam Kisaran Normal
Suhu tubuh normal anjing umumnya berada di kisaran 38,3 hingga 39,2 derajat Celsius.
Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Jika suhu tubuh mencapai sekitar 40 derajat Celsius atau turun di bawah 37,2 derajat Celsius, anjing sebaiknya segera diperiksa oleh dokter hewan.
- Mata Tampak Cerah
Mata anjing yang sehat umumnya terlihat cerah dan lembap tanpa air mata berlebihan.
Pemilik perlu waspada jika mata terlihat kemerahan, terus berair, atau anjing sering menggaruk bagian matanya. Kondisi tersebut dapat menandakan iritasi atau gangguan pada mata.
- Telinga Bersih dan Tidak Berbau
Telinga anjing yang sehat umumnya bersih dan tidak mengeluarkan bau menyengat. Warna bagian dalam telinga dapat berbeda pada setiap anjing karena pigmentasi alami.
Namun, jika anjing sering menggaruk telinga, berulang kali menggelengkan kepala, atau terdapat cairan dengan bau tidak sedap, hal tersebut dapat menjadi tanda adanya infeksi telinga.
- Hidung Sedikit Lembap
Hidung anjing umumnya terasa sedikit lembap. Namun, kondisi hidung saja tidak cukup untuk menentukan apakah seekor anjing sedang sehat atau sakit.
Hidung yang kering tidak selalu berarti anjing mengalami dehidrasi, karena kelembapan hidung dapat berubah sepanjang hari. Sebaliknya, lendir berlebihan, perubahan warna, atau disertai gejala seperti batuk dan kesulitan bernapas perlu diperhatikan.
- Aktif dan Senang Bermain
Perilaku sehari-hari juga menjadi indikator penting. Anjing yang sehat biasanya tetap aktif, responsif, dan menunjukkan minat terhadap aktivitas yang biasa disukainya.
Perubahan perilaku secara tiba-tiba, seperti menjadi sangat lemas, terus bersembunyi, kehilangan minat bermain, atau menunjukkan agresivitas yang tidak biasa, dapat menandakan anjing sedang mengalami stres, takut, atau masalah kesehatan.
- Ekor Menunjukkan Respons Positif
Gerakan ekor merupakan salah satu cara anjing berkomunikasi. Anjing yang merasa nyaman dapat menunjukkan respons tubuh yang rileks, termasuk menggerakkan ekornya.
Namun, ekor yang bergerak tidak selalu berarti anjing sedang bahagia. Posisi ekor perlu dilihat bersama bahasa tubuh lainnya, seperti posisi telinga, tubuh, dan ekspresi wajah.
Jangan Abaikan Perubahan Kecil
Mengenali kondisi normal anjing penting agar pemilik dapat mengetahui ketika terjadi perubahan. Tidak semua perubahan fisik atau perilaku berarti anjing sedang sakit, tetapi perubahan yang berlangsung terus-menerus atau disertai gejala lain sebaiknya tidak diabaikan.
Jika anjing mengalami perubahan nafsu makan, muntah, diare berkepanjangan, kesulitan bernapas, kelelahan berlebihan, atau perubahan perilaku yang drastis, konsultasikan dengan dokter hewan.
Dengan rutin memperhatikan kondisi fisik dan perilaku, pemilik dapat lebih cepat menyadari jika ada sesuatu yang berbeda pada hewan kesayangannya.
Editor: Yudistira
