UPDATECIREBON.COM — Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan bahwa perang dengan Eropa akan berlangsung sangat singkat jika negara-negara Eropa menyerang Rusia.
Pernyataan itu disampaikan Lavrov saat berbicara dalam Festival Pemuda Internasional di Yekaterinburg, Rusia, Rabu (16/9/2026).
Lavrov mengatakan Rusia berulang kali menyatakan tidak memiliki rencana maupun kepentingan untuk menyerang negara-negara Eropa.
“Jika Eropa, yang setiap hari berbicara tentang persiapan perang melawan Rusia, menyerang Federasi Rusia, maka ini akan menjadi perang yang sama sekali berbeda dan akan sangat singkat,” kata Lavrov, seperti dikutip Anadolu Agency.
Lavrov juga mengatakan konfrontasi bukan metode yang digunakan Rusia. Menurutnya, sikap tersebut telah berulang kali disampaikan para pemimpin Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin.
Ia kemudian mengkritik pernyataan sejumlah pemimpin Eropa mengenai perlunya mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan perang dengan Rusia.
Menurut Lavrov, pembicaraan mengenai persiapan perang dengan Rusia kini menjadi salah satu tema yang banyak dibahas kalangan politik Eropa di Brussel.
Dalam kesempatan yang sama, Lavrov menuding negara-negara Barat sejak lama memilih kebijakan pembendungan terhadap Rusia.
Ia juga menyebut perluasan NATO menuju perbatasan Rusia sebagai bentuk ekspansi yang dilakukan secara paksa. Pernyataan tersebut merupakan pandangan Lavrov mengenai hubungan Rusia dengan negara-negara Barat.
Lavrov berharap peringatannya mengenai kemungkinan konflik tersebut didengar oleh negara-negara Eropa dan lembaga-lembaga Eropa.
Editor: Yudistira
