By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Sumpia Udang Talun-Cirebon Tembus Pasar Luar Daerah, Produksi Capai 1 Ton Sehari
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Ciayumajakuning > Sumpia Udang Talun-Cirebon Tembus Pasar Luar Daerah, Produksi Capai 1 Ton Sehari
Ciayumajakuning

Sumpia Udang Talun-Cirebon Tembus Pasar Luar Daerah, Produksi Capai 1 Ton Sehari

Muhajir
Last updated: 2026/09/08 at 10:54 AM
Muhajir Published September 8, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Berawal dari camilan sederhana berbentuk mirip lumpia, sumpia udang produksi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, kini berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Kulitnya yang tipis dan renyah berpadu dengan isian udang rebon yang gurih, asin, dan sedikit manis. Di balik cita rasa tersebut, terdapat usaha rumahan yang telah bertahan selama lebih dari dua dekade dan kini mampu menghasilkan hingga 1 ton sumpia per hari.

Salah satu pelaku usaha yang konsisten mengembangkan bisnis tersebut adalah Maksum. Sejak 2000, ia merintis produksi sumpia dari skala rumahan sederhana. Berkat ketekunan dan pengembangan usaha, proses produksi kini didukung peralatan semi-modern.

Besarnya kapasitas produksi tidak dikerjakan seorang diri. Maksum melibatkan puluhan warga sekitar, mulai dari proses pembuatan hingga pengemasan. Dengan demikian, usaha sumpia tersebut sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Talun.

“Bukan hanya mengejar keuntungan, saya ingin aktivitas produksi ini memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dengan menyerap tenaga kerja,” ujar Maksum, Senin (7/9/2026).

Kelezatan sumpia produksi Maksum berasal dari racikan rempah-rempah serta penggunaan udang rebon berkualitas sebagai bahan utama. Produk ini juga praktis dikonsumsi dan cocok dijadikan camilan pendamping teh maupun kopi.

Kualitas tersebut membuat pemasaran sumpia tidak hanya terbatas di Kabupaten Cirebon. Produk Maksum telah menjangkau sejumlah daerah di Jawa Timur, di antaranya Blitar, Kediri, Tuban, Gresik, Surabaya, dan Lamongan.

Pasarnya bahkan telah menembus Palembang, Sumatera Selatan. Untuk kemasan seberat 5 kilogram atau satu ball, sumpia udang tersebut dipasarkan dengan harga Rp115.000.

Namun, pengembangan usaha masih menghadapi sejumlah tantangan. Maksum menyebut ketersediaan bahan baku udang rebon dan distribusi ke luar daerah menjadi persoalan yang perlu terus diatasi.

Ia berharap pemerintah memberikan pendampingan serta fasilitasi agar produk UMKM Talun dapat memperluas pasar hingga mancanegara.

“Saya berharap produksi sumpia ini terus berkembang. Jika difasilitasi untuk ekspor, kami yakin bisa bersaing di pasar internasional dan memperluas lapangan pekerjaan,” harapnya.

Potensi UMKM di Kecamatan Talun juga mendapat perhatian pemerintah setempat. Camat Talun Agustino Alamsyah mengatakan, wilayahnya memiliki banyak pelaku UMKM dengan produk yang beragam, mulai dari kuliner hingga kerajinan.

Untuk memperluas pemasaran, pemerintah melalui pihak kecamatan tengah menginisiasi kegiatan Car Free Day dengan melibatkan kelompok pemuda Talun.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang promosi langsung bagi pelaku UMKM sekaligus mendukung pengembangan ekosistem desa wisata di wilayah Talun.

“Kami ingin produk lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk dikenal. Dengan begitu, wisatawan yang datang tidak hanya menikmati destinasi, tetapi juga membawa pulang produk khas buatan masyarakat setempat,” tegas Agustino.

Dari adonan tepung dan udang rebon, sumpia Talun kini bukan sekadar camilan. Produk tersebut menjadi bukti bahwa UMKM lokal mampu berkembang, menyerap tenaga kerja, memperluas pasar, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan dukungan pemerintah, penguatan bahan baku, distribusi, dan akses pasar, sumpia udang Talun berpeluang naik kelas dari produk lokal menjadi komoditas yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Editor: Alwi

Rekomendasi

Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 270 Ribu Penumpang Terdampak

Berita Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandarlampung Buka Layanan Kesehatan

Featured

Jang Dong Yoon, Aktor Korea yang Viral karena Tangkap Perampok

Featured

Satu Tahun Kementerian Haji dan Umrah, Dari Penataan Kelembagaan Menuju Khidmat untuk Jemaah

Muhajir September 8, 2026 September 8, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ciayumajakuning
Empat Sekolah di Kabupaten Cirebon Pamerkan Inovasi Lingkungan Lewat Gelar Karya GPBLHS
September 8, 2026
Berita Nasional
Mendes PDT Dorong Hilirisasi Jeruk Malang, BUM Desa Bersama Disiapkan Jadi Offtaker
September 8, 2026
Featured
PBB Peringatkan AI Bisa Jadi Ancaman Eksistensial bagi Umat Manusia
September 8, 2026
Ciayumajakuning
Jalan Rindu Ambulu-Kalirahayu Kini Mulus, Berawal dari Strategi Desa Dorong Pembangunan
September 8, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Ciayumajakuning

Empat Sekolah di Kabupaten Cirebon Pamerkan Inovasi Lingkungan Lewat Gelar Karya GPBLHS

September 8, 2026
Ciayumajakuning

Jalan Rindu Ambulu-Kalirahayu Kini Mulus, Berawal dari Strategi Desa Dorong Pembangunan

September 8, 2026
Ciayumajakuning

Ekspedisi Kata KKN 04 UNU Cirebon, Ajak Anak Desa Kempek Temukan Dunia Lewat Buku

September 7, 2026
Ciayumajakuning

Kertajati Jadi Bandara Alternatif Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 7, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Sumpia Udang Talun-Cirebon Tembus Pasar Luar Daerah, Produksi Capai 1 Ton Sehari
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?