By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Jalan Rindu Ambulu-Kalirahayu Kini Mulus, Berawal dari Strategi Desa Dorong Pembangunan
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Ciayumajakuning > Jalan Rindu Ambulu-Kalirahayu Kini Mulus, Berawal dari Strategi Desa Dorong Pembangunan
Ciayumajakuning

Jalan Rindu Ambulu-Kalirahayu Kini Mulus, Berawal dari Strategi Desa Dorong Pembangunan

Muhajir
Last updated: 2026/09/08 at 8:10 AM
Muhajir Published September 8, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM — Pemandangan berbeda kini terlihat di Jalan Poros Desa Ambulu-Kalirahayu, Kecamatan Losari. Kabupaten Cirebon. Setiap sore, ratusan warga memanfaatkan jalan yang telah mulus dicor beton itu untuk berjalan santai, berolahraga, hingga menikmati wisata perahu di tepian jalan.

Tak lagi dijumpai genangan air maupun badan jalan yang terputus akibat abrasi. Bagi masyarakat setempat, jalan tersebut bukan sekadar akses penghubung antardesa. Mereka menyebutnya “Jalan Rindu”, nama yang menggambarkan penantian panjang warga untuk memiliki infrastruktur jalan yang layak.

Namun, jalan mulus yang kini dinikmati masyarakat itu tidak hadir dalam waktu singkat. Jalur tersebut merupakan akses utama menuju kawasan tambak budidaya garam dan setiap hari dilalui kendaraan pengangkut hasil produksi.

Jalan itu sempat diaspal pada 2019. Intensitas kendaraan, terutama truk pengangkut garam, membuat kondisi jalan kembali mengalami kerusakan. Pada 2022, pemerintah kembali melakukan pengecoran beton untuk memperkuat akses tersebut.

Persoalan kembali muncul ketika banjir rob dan abrasi menerjang. Sisi timur jalan bahkan mengalami kerusakan hingga terputus. Kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena jalan merupakan salah satu akses penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Di tengah persoalan itu, Kuwu Ambulu Sunaji, M.Si., mengambil langkah strategis. Pemerintah Desa Ambulu mengalokasikan tanah kas desa atau titisara untuk dikembangkan menjadi Kawasan Industri Garam (KIG) melalui Dana Desa 2024.

Langkah tersebut bukan semata-mata untuk membangun kawasan industri. Pemerintah desa juga berupaya menyelaraskan potensi ekonomi Ambulu dengan agenda ketahanan pangan nasional sehingga kebutuhan pembangunan infrastruktur desa mendapat perhatian lebih luas.

Meski pembangunan KIG belum sepenuhnya rampung karena membutuhkan investasi besar, strategi tersebut mulai membuka jalan bagi percepatan pembangunan infrastruktur.

Pada akhir Januari 2025, Sunaji bersama Kuwu Kalisari Mashuri mendatangi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) untuk membahas pengembangan kawasan garam sekaligus kebutuhan infrastruktur pendukung.

Saat itu, Kepala DKPP, Drs. Erus Rusmana, M.Si., mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Ambulu yang mengusulkan desanya menjadi Kawasan Industri Garam.

“Apresiasi kepada Kuwu Ambulu yang mengusulkan agar Desa Ambulu dijadikan KIG,” ujar Erus.

Ia kemudian menyarankan agar pemerintah desa berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) untuk mengupayakan dukungan anggaran perbaikan jalan kabupaten.

Usulan tersebut kemudian dibawa ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Februari 2025. Camat Losari, H. Muchlas, S.Sos., M.Si., menyebut pembangunan Jalan Ambulu-Kalirahayu merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak.

“Proyek ini adalah gabungan dari Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) sebesar Rp400 juta dan Pagu Indikatif Sektoral (PIS) yang dikawal oleh anggota DPRD daerah pemilihan lima. Pembangunan ini murni usulan Pemerintah Desa, bukan jasa orang per orang,” tegas Muchlas.

Kepastian pembangunan akhirnya diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Pada awal 2026, Kepala Dinas PUTR Sunanto, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Poros Desa Ambulu-Kalirahayu akan direalisasikan pada semester pertama 2026.

Kini, penantian panjang warga berbuah hasil. Jalan yang sebelumnya berkali-kali rusak akibat aktivitas kendaraan, banjir rob, dan abrasi telah kembali mulus dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Bagi Pemerintah Desa Ambulu, kisah “Jalan Rindu” menjadi contoh bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya membutuhkan anggaran, tetapi juga inisiatif, koordinasi lintas instansi, serta keberanian pemerintah desa dalam menyusun strategi pembangunan.

Keberadaan jalan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, terutama sektor budidaya dan industri garam yang menjadi salah satu potensi utama Desa Ambulu.

Kini, tugas berikutnya berada di tangan masyarakat dan pemerintah. Jalan yang telah dibangun dengan proses panjang itu perlu dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Editor: Yudistira

Rekomendasi

Berita Nasional

BGN Suspend SPPG Sidoarjo 30 Hari, Kepala SPPG Diusulkan Dicopot Usai 512 Siswa Keracunan MBG

Featured

Satu Tahun Kementerian Haji dan Umrah, Dari Penataan Kelembagaan Menuju Khidmat untuk Jemaah

Berita Nasional

Kemenhut-BMKG Intensifkan OMC Kendalikan Karhutla di Kalimantan dan Jatim

Olahraga

Timnas U20 Indonesia Tekuk Australia 2-0, Lolos ke Piala Asia U20 2027

Muhajir September 8, 2026 September 8, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ciayumajakuning
Empat Sekolah di Kabupaten Cirebon Pamerkan Inovasi Lingkungan Lewat Gelar Karya GPBLHS
September 8, 2026
Berita Nasional
Mendes PDT Dorong Hilirisasi Jeruk Malang, BUM Desa Bersama Disiapkan Jadi Offtaker
September 8, 2026
Ciayumajakuning
Sumpia Udang Talun-Cirebon Tembus Pasar Luar Daerah, Produksi Capai 1 Ton Sehari
September 8, 2026
Featured
PBB Peringatkan AI Bisa Jadi Ancaman Eksistensial bagi Umat Manusia
September 8, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Ciayumajakuning

Empat Sekolah di Kabupaten Cirebon Pamerkan Inovasi Lingkungan Lewat Gelar Karya GPBLHS

September 8, 2026
Ciayumajakuning

Sumpia Udang Talun-Cirebon Tembus Pasar Luar Daerah, Produksi Capai 1 Ton Sehari

September 8, 2026
Ciayumajakuning

Ekspedisi Kata KKN 04 UNU Cirebon, Ajak Anak Desa Kempek Temukan Dunia Lewat Buku

September 7, 2026
Ciayumajakuning

Kertajati Jadi Bandara Alternatif Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 7, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Jalan Rindu Ambulu-Kalirahayu Kini Mulus, Berawal dari Strategi Desa Dorong Pembangunan
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?