By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Gelar Rakornas II Dukcapil 2024, Kemendagri Beberkan Upaya Penyelesaian Pegawai Non-ASN
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Gelar Rakornas II Dukcapil 2024, Kemendagri Beberkan Upaya Penyelesaian Pegawai Non-ASN
Berita Nasional

Gelar Rakornas II Dukcapil 2024, Kemendagri Beberkan Upaya Penyelesaian Pegawai Non-ASN

Muhajir
Last updated: 2024/11/06 at 2:06 AM
Muhajir Published November 6, 2024
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Direktur Bina Aparatur Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Andi Kriarmoni membeberkan, sebanyak 60 persen petugas teknis layanan administrasi kependudukan (Adminduk) berstatus bukan Pegawai Negeri Sipil atau non-PNS. Apabila pada akhir tahun 2024 tenaga honorer dihapuskan, maka akan berdampak bagi pelayanan Dinas Dukcapil kepada masyarakat.

“Selain itu, jabatan fungsional Administrator Database (ADB) Kependudukan dan Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang belum implementatif, menjadi tindak lanjut dari Rakornas Dukcapil I 2024 di Batam,” ungkap Direktur Andi dalam pemaparannya di Diskusi Panel Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Dukcapil 2024 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (5/11/2024).

Lebih lanjut, disampaikan Andi, status tenaga non-ASN Dukcapil daerah pada 2024 dan 2025, sejalan dengan regulasi terbaru dalam Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

“Dalam undang-undang tersebut, terdapat klausul penting yaitu Pasal 66 UU 20 Tahun 2023, yang menegaskan bahwa penataan pegawai non-ASN harus diselesaikan paling lambat Desember 2024. Dan, sejak UU ini berlaku, instansi pemerintah dilarang mengangkat pegawai non-ASN atau nama lainnya selain pegawai ASN,” ujar Andi menjelaskan.

Andi juga menyebutkan perlunya strategi yang jelas dan terukur untuk penataan pegawai non-ASN, khususnya di Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten/kota.

“Kita perlu menyusun roadmap yang jelas untuk peralihan tenaga non-ASN menjadi pegawai ASN di Dinas Dukcapil. Ini harus melibatkan semua pihak terkait dalam proses penataan, agar tidak ada pegawai yang dirugikan,” tandas Andi.

Di sisi lain, lanjut Andi, dalam upaya menyelesaikan permasalahan pegawai non-ASN tersebut, pihaknya telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang status kepegawaian tenaga non-ASN dalam pelayanan Adminduk di daerah.

“Tercatat ada 19.748 pegawai non-ASN baik itu sebagai operator maupun front office di Dinas Dukcapil daerah,” urai Andi.

Karena itu, sambung Andi, Ditjen Dukcapil Kemendagri telah mengirim Surat Rekomendasi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dengan nomor surat: 800.1.8.1/14430/Dukcapil, tanggal 21 Oktober 2024, perihal Rekomendasi tentang Status Kepegawaian Tenaga Non-ASN di Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Kemendagri merekomendasikan kepada Kementerian PANRB terkait tenaga non-ASN pada Dinas Dukcapil menjadi prioritas utama dalam mengikuti seleksi PPPK serta mendapatkan jaminan pada seleksi administrasi dan kompetensi,” imbuh Andi.

Selain itu, masih diuraikan Andi, Ditjen Dukcapil Kemendagri juga mendorong agar tenaga non-ASN yang tidak lulus dalam seleksi PPPK dapat diterima menjadi PPPK Paruh Waktu dengan prioritas tanpa mengikuti seleksi/tes.

“Rekomendasi lainnya yaitu tenaga non-ASN tidak masuk database BKN diprioritaskan mengikuti tahapan seleksi PPPK berikutnya dan diperlukan kebijakan khusus dalam mendorong pemerintah daerah untuk menyesuaikan anggaran, baik untuk proses pengadaan maupun penggajian PPPK yang tidak mempengaruhi komposisi anggaran pemerintah daerah,” tandas Andi.

Editor: Yudistira

Rekomendasi

Berita Nasional

Anak Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo

Berita Nasional

Mendagri Tito: Jabatan Tak Selamanya, Rotasi Penting Untuk Penyegaran Organisasi

Olahraga

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Resmi Berakhir, Estafet Ke Doha

Berita Nasional

Data Jemaah Haji Dipadankan, Kemenhaj Pastikan Nomor Antrean Tak Bergeser

Muhajir November 6, 2024 November 6, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Religi
Menhaj dan Dubes Yordania Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
October 6, 2026
Olahraga
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
October 6, 2026
Olahraga
Italia Tekuk Turki 3-1, Naik ke Posisi Kedua
October 6, 2026
Olahraga
UB Juara Madrid Challenger 2026, Raih Gelar Kelima
October 6, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Anak Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo

October 5, 2026
Berita Nasional

Trump Bentuk Super Intelligence Force, Amerika Kejar Dominasi AI

October 5, 2026
Berita Nasional

Prabowo: Perang Modern Tak Lagi Selalu Fisik, TNI Harus Kuasai Teknologi

October 5, 2026
Berita Nasional

Prabowo Terima Infantino Di Istana, Fifa Puji Asean Cup Indonesia

October 5, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Gelar Rakornas II Dukcapil 2024, Kemendagri Beberkan Upaya Penyelesaian Pegawai Non-ASN
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?