UPDATECIREBON.COM – Senin, 29 Juli 2024 menjadi awal dimulainya program pendidikan tentang sampah jilid dua yang dilaksanakan di Madrasah Tanfirut Tughyan Desa Kepunduan Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Program ini berakhir pada tanggal 3 Agustus 2024.
Pada awalnya, program pendidikan tentang sampah hanya akan dilakukan 1 sesi saja. Akan tetapi hal tersebut nampaknya belum cukup untuk melaksanakan investasi jangka panjang dalam pendidikan tentang sampah.
Berbeda dengan sebelumnya, dimana pada jilid pertama hanya membahas mengenai dasar dan jenis sampah saja. Kemudian pada jilid 2 ini, lebih kepada lanjutan dari jilid 1, dimana mengaitkan antara kebersihan dengan ajaran Agama Islam.
Kepala Madrasah Tanfirut Tughyan Ustad Syahroni menyampaikan, harapan saat kelompok KKN 88 UIN Siber Syeh Nurjati Cirebon rela berbagi ilmu dengan murid-murid madrasah yang ada di Desa Kepunduan.
“Menjadi sebuah harapan bersama ketika kelompok KKN 88 mau untuk berbagi ilmu dengan murid-murid madrasah dan harapan kedepannya ilmu yang disampaikan akan mempu memberikan manfaat untuk masyarakat Kepunduan,” kata Syahroni.
Beberapa materi atau penjelasan seperti dalam aqidah mengaitkan sikap hablum minal ‘alam dengan konteks membuang sampah pada tempatnya. Kemudian pada Sejarah kebudayaan Islam mengaitkan Rasulullah yang tidak pernah sakit karena senantiasa menjaga kebersihan, dan lain sebagainya.
Penulis: Kelompok Mahasiswa KKN 88 UIN Siber Syeh Nurjati Cirebon
Editor: Alwi
