By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Megahnya Museum Akademi Kepolisian di Semarang, Melihat Sejarah Polri dari Dekat
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Megahnya Museum Akademi Kepolisian di Semarang, Melihat Sejarah Polri dari Dekat
Berita Nasional

Megahnya Museum Akademi Kepolisian di Semarang, Melihat Sejarah Polri dari Dekat

Muhajir
Last updated: 2024/07/21 at 7:22 AM
Muhajir Published July 21, 2024
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Akademi Kepolisian (Akpol) di Kota Semarang, Jawa Tengah punya lokasi keren yang bisa dikunjungi masyarakat umum. Tempat itu adalah sebuah museum yang membuat pengunjungnya bisa melihat seluk beluk dari Akpol.

Lokasi Museum Akpol tidak jauh dari pos penjagaan di gerbang masuk. Pengunjung bisa melihat bangunan modern dengan halaman yang sangat luas di sisi kanan jalan. Museum itu boleh dikunjungi gratis dan biasanya bersurat untuk grup.

Museum Akpol diresmikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si pada tanggal 24 Februari 2023. Memudian dihibahkan oleh Kapusjarah Polri Brigadir Jenderal Polisi Hari Nugroho S.I.K kepada Gubernur Akpol kala itu, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Suroto, M.Si pada tanggal 9 Maret 2023.

Di dalam Museum Akpol, pengunjung bisa melihat sejarah awal mula polisi sejak zaman Hindia Belanda bahkan ada diorama cikal bakal polisi pada zaman kerajaan Majapahit lengkap dengan senjatanya berupa tombak.

Beberapa properti asli polisi zaman dulu juga dipajang seperti tombak, borgol, pistol, senapan, hingga katana. Seragam-seragam polisi dari masa ke masa juga dipamerkan dengan dikenakan ke patung lilin dengan detail mirip orang asli.

Di museum ini pengunjung seolah bertemu melihat langsung momen Presiden Soekarno menyerahkan panji Polri kepada Kapolri pertama, Komisaris Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo dalam bentuk patung lilin.

Sejarah berdirinya Akpol juga bisa dipelajari di sini. Selain itu ada juga hal-hal menarik seperti replika barak para Taruna seperti meja-lemari, tempat tidur, kursi, bahkan lemari pakaian lengkap dengan cara menata pakaian di dalamnya yang harus rapi.

Kemudian ada juga edukasi soal marching band Akpol yang menampilkan alat musik dan peralatan yang digunakan. Menariknya di depan alat musik yang dipajang, masing-masing ada tombol yang jika ditekan maka suara dari lagu yang dimainkan akan berfokus pada alat musik yang ditekan tombolnya, keren!

Di sana juga dijelaskan soal tahapan Taruna, peraturan Taruna, bahkan jenis pelanggaran disiplin. Selain itu ada satu lokasi yang digunakan untuk mengenang Taruna bernama Inspektur Dua Adi Sanata Putra yang gugur saat berusaha menyelamatkan warga yang terhempas Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004.

Gubernur Akpol, Irjen Pol Krisno H. Siregar,S.I.K., M.H. mengatakan museum menjadi salah satu media edukasi kepada generasi muda termasuk di Akpol. Bahkan di Kepolisian di luar negeri juga melakukan hal serupa.

“Semua harus tahu sejarah. Di negara lain juga museum menjadi fasilitas yang harus ada,” kata Krisno saat berbinjang terkait museum.

Dia berharap dengan adanya Museum Akpol, generasi muda dan masyarakat luar selain belajar, bisa melihat Akpol adalah lokasi yang menarik. Sudah banyak siswa -siswa yang mengajukan kunjungan grup ke Akpol.

“Jadi ada tur juga, diawali dengan museum. Kemudian melihat fasilitas lainnya termasuk marching band sembari diberikan penjelasan,” jelas Krisno.

Kompleks Akpol memang cukup menarik dan asri. Banyak hewan-hewan yang berkeliaran, bahkan jika beruntung bisa melihat Rusa yang sedang menyebrang. Lingkungan Akpol juga sangat diperhatikan kebersihannya.

Saat ini di Akpol sedang digelar Seleksi Calon Taruna dan Taruni Akpol tingkat panitia pusat tahun anggaran 2024. Sebabnyak 492 mengikuti seleksi hingga Senin (29/7) dengan agenda Sidang Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Pusat Seleksi Akpol.

Reporter: Fahmi
Editor: Tika

Rekomendasi

Olahraga

John Herdman Benahi Strategi Menyerang dengan 10 Pemain

Berita Nasional

Komnas HAM Apresiasi Pengampunan Mary Jane

Berita Nasional

Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan

Berita Nasional

Tutup Rangkaian Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa

Muhajir July 21, 2024 July 21, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Featured
Benarkah AHY Ditunjuk Gantikan Gibran?
October 2, 2026
Featured
Hoaks Uang Rp18.000 Bergambar Prabowo-Gibran
October 1, 2026
Berita Nasional
Tutup Rangkaian Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa
October 1, 2026
Berita Nasional
Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan
September 30, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Tutup Rangkaian Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa

October 1, 2026
Berita Nasional

Dukung Program Perumahan Gentengisasi, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan

September 30, 2026
Berita Nasional

Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

September 30, 2026
Berita Nasional

Bandara Singkawang Kembali Layani Penerbangan 1 Oktober2026

September 29, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Megahnya Museum Akademi Kepolisian di Semarang, Melihat Sejarah Polri dari Dekat
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?