By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Raih Didukung Pemimpin Agama Dunia
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Raih Didukung Pemimpin Agama Dunia
Berita Nasional

Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Raih Didukung Pemimpin Agama Dunia

Muhajir
Last updated: 2026/10/28 at 4:04 AM
Muhajir Published October 28, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Gagasan Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengenai pentingnya mengedepankan aksi kemanusiaan nyata mendapat dukungan kuat dari para pemimpin agama dunia. Gagasan ini disamapaikan Menag dalam Pertemuan Internasional untuk Perdamaian Sant’Egidio di Assisi, Italia.

Berbicara dalam sidang pembukaan tingkat tinggi bertajuk “Opening Assembly – Unarmed and Disarming Peace,” Menag mendesak perubahan paradigma dalam diplomasi global agar hubungan antarumat beragama diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Gagasan ini disambut positif dan mendapat penguatan dari berbagai tokoh keagamaan internasional yang hadir.

Melampaui “Perdamaian di Atas Kertas”

Dalam forum yang dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negara, Menag menyoroti keterbatasan KTT lintas agama tradisional yang kerap terjebak pada gestur simbolis. Menurutnya, keharmonisan global membutuhkan langkah taktis yang langsung berdampak bagi masyarakat.

“Dialog antaragama tidak boleh berhenti pada deklarasi bersama formal, tanda tangan, atau perjanjian di atas kertas,” tegas Menag Nasaruddin Umar di Assisi, Selasa (27/10/2026).

“Perdamaian sejati menuntut dialog untuk secara aktif ditransformasikan menjadi aksi nyata dan gerakan pelestarian lingkungan yang langsung meringankan beban masyarakat di akar rumput,” sambungnya.

Agama Sebagai Instrumen Diplomasi Strategis

Menag mendesak para pemimpin dunia untuk mulai mengadopsi “bahasa agama” sebagai mekanisme inti dalam hubungan internasional. Menurutnya, kerangka spiritual mampu mengurangi permusuhan psikologis yang mengakar dalam, di saat manuver politik dan militer konvensional sering kali menemui jalan buntu.

Sebagai bukti konkret, Menag memaparkan model pluralisme dan harmoni kehidupan (living harmony) Indonesia sebagai studi kasus bagaimana keberagaman dapat dikelola untuk menjaga stabilitas dan kerukunan sehari-hari. Penguatan gagasan ini semakin menegaskan peran aktif Indonesia dalam mendorong moderasi beragama (Wasaṭiyyah Islam) dan harmoni lintas batas di tingkat global.

Dukungan Pemimpin Agama Dunia

Gagasan diplomasi praktis yang disampaikan Menag mendapat sambutan dan penguatan dari para pemimpin agama dunia yang hadir. Kardinal Matteo Zuppi selaku Ketua Konferensi Waligereja Italia mendukung pandangan mengenai urgensi menghilangkan pola pikir yang kaku, agresif, atau penuh konflik. Kardinal Matteo Zuppi juga sepakat bahwa institusi keagamaan harus aktif melucuti permusuhan melalui suara lintas batas demi martabat manusia.

Dukungan serupa disampaikan Rabi Kepala Haïm Korsia selaku Rabi Agung Prancis yang menekankan pentingnya bergerak melampaui seremonial. Rabi Kepala Haïm Korsia menegaskan bahwa kerja sama tokoh agama dalam proyek kemanusiaan lokal menciptakan fondasi perdamaian yang jauh lebih kokoh ketimbang sekadar perjanjian politik.

Delegasi Kristen Ortodoks Timur dan Ekumenis juga turut menyambut model pluralisme Indonesia. Dia menunjuk Deklarasi Istiqlal 2024 yang ditandatangani Menag bersama Paus Fransiskus di Jakarta sebagai cetak biru bahwa perbedaan teologis yang besar tidak harus berujung pada konflik.

Sidang pembukaan ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh panelis untuk melanjutkan “Semangat Assisi 1986” dari forum dialog menjadi instrumen praktis diplomasi internasional yang berfokus pada aksi kemanusiaan, pelestarian lingkungan, dan perdamaian dunia secara berkelanjutan.

Editor: Nizam

Rekomendasi

Berita Nasional

Sinergi Kementrans dan DPR RI Wujudkan Kesejahteraan di Kolaka

Berita Nasional

KPK Dalami Dugaan Korupsi Cukai Djarum Di Bea Cukai

Olahraga

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Serahkan Bonus Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Olahraga

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti

Muhajir October 28, 2026 October 28, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Olahraga
Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Serahkan Bonus Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
October 29, 2026
Berita Nasional
KPK Dalami Dugaan Korupsi Cukai Djarum Di Bea Cukai
October 29, 2026
Olahraga
Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti
October 29, 2026
Berita Nasional
Buoy Penanda Bahaya Kerangka Kapal dan Oil Boom Terpasang di Lokasi KMP Batumandi
October 27, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

KPK Dalami Dugaan Korupsi Cukai Djarum Di Bea Cukai

October 29, 2026
Berita Nasional

Buoy Penanda Bahaya Kerangka Kapal dan Oil Boom Terpasang di Lokasi KMP Batumandi

October 27, 2026
Berita Nasional

Sinergi Kementrans dan DPR RI Wujudkan Kesejahteraan di Kolaka

October 27, 2026
Berita Nasional

Fokus Penanganan Penumpang, Kemenhub Pastikan Penanggulangan Kebakaran Terkoordinasi

October 20, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Raih Didukung Pemimpin Agama Dunia
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?