By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Data Jemaah Haji Dipadankan, Kemenhaj Pastikan Nomor Antrean Tak Bergeser
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Data Jemaah Haji Dipadankan, Kemenhaj Pastikan Nomor Antrean Tak Bergeser
Berita Nasional

Data Jemaah Haji Dipadankan, Kemenhaj Pastikan Nomor Antrean Tak Bergeser

Muhajir
Last updated: 2026/10/05 at 7:01 AM
Muhajir Published October 5, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat sistem pendataan jemaah haji untuk memastikan antrean keberangkatan semakin akurat dan transparan.

Kolaborasi tersebut salah satunya dilakukan melalui pemadanan data jemaah haji dalam masa tunggu atau waiting list. Langkah ini dibahas dalam pertemuan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah dengan Menteri Dalam Negeri di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pemadanan dilakukan dengan mengintegrasikan Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) milik Kemenhaj dengan basis data kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

Melalui integrasi tersebut, pemerintah akan memvalidasi dan memperbarui data jemaah secara lebih akurat, mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), domisili terkini, status kependudukan, hingga data ahli waris.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, pemadanan data merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan hak-hak jemaah terlindungi sekaligus mencegah terjadinya manipulasi data.

“Pemadanan data antara Siskohat dan Dukcapil ini merupakan langkah tegas kami untuk melindungi hak-hak jemaah sekaligus mencegah terjadinya manipulasi, perubahan, atau permainan data yang pernah ditemukan di masa lalu,” ujar Irfan dalam keterangannya.

Kemenhaj memastikan proses sinkronisasi data tersebut tidak akan mengubah nomor porsi maupun menggeser estimasi tahun keberangkatan jemaah.

Jemaah juga tidak perlu datang atau mengurus proses pemadanan secara langsung. Sebab, sebagian besar proses dilakukan secara otomatis melalui sistem atau backend system.

Jika ditemukan ketidaksesuaian data yang signifikan, kementerian atau instansi terkait di daerah akan menghubungi jemaah secara resmi.

Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar tidak mudah percaya kepada pihak yang meminta uang, dokumen asli, maupun kata sandi dengan alasan pembaruan data.

Selain persoalan data, Kemenhaj dan Kemendagri membahas peningkatan pelayanan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji di berbagai daerah.

Pemerintah ingin memastikan pemeriksaan kesehatan dilakukan sesuai standar medis yang ditetapkan. Selain kualitas pemeriksaan, pemerintah juga akan mendorong standardisasi tarif agar biaya yang dikenakan kepada calon jemaah tetap wajar dan seragam.

“Kami bersama Kemendagri juga akan memastikan adanya standarisasi tarif pemeriksaan. Tarif ini harus berada pada tingkat yang wajar dan seragam agar tidak membebani calon jemaah haji,” kata Irfan.

Menteri Dalam Negeri menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung kedua agenda tersebut. Koordinasi teknis selanjutnya akan dilakukan untuk merealisasikan integrasi data Siskohat-Dukcapil serta merumuskan mekanisme pemeriksaan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Dengan pemadanan data dan penguatan layanan kesehatan tersebut, pemerintah berharap penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan lebih tertib, efisien, transparan, dan memberikan kepastian pelayanan bagi jemaah.

Editor: Nizam

Rekomendasi

Olahraga

Tan Cheng Hoe Puji Pertahanan Indonesia yang Sulit Ditembus Malaysia

Olahraga

Leo/Daniel Taklukkan Liang/Wang di Final Asian Games 2026

Berita Nasional

Tutup Rangkaian Kriyanusa 2026, Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Luar Biasa

Religi

Kemenhaj Benahi Tata Kelola Penyelenggaraan Umrah

Muhajir October 5, 2026 October 5, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Olahraga
Portugal Lolos Perempat Final Usai Tekuk Norwegia
October 5, 2026
Religi
DSN MUI Dorong Kemenkeu Bentuk Struktur Khusus Ekonomi Syariah
October 5, 2026
Olahraga
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Resmi Berakhir, Estafet Ke Doha
October 5, 2026
Berita Nasional
Trump Bentuk Super Intelligence Force, Amerika Kejar Dominasi AI
October 5, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Trump Bentuk Super Intelligence Force, Amerika Kejar Dominasi AI

October 5, 2026
Berita Nasional

Prabowo: Perang Modern Tak Lagi Selalu Fisik, TNI Harus Kuasai Teknologi

October 5, 2026
Berita Nasional

Prabowo Terima Infantino Di Istana, Fifa Puji Asean Cup Indonesia

October 5, 2026
Berita Nasional

Mendagri Tito: Jabatan Tak Selamanya, Rotasi Penting Untuk Penyegaran Organisasi

October 5, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Data Jemaah Haji Dipadankan, Kemenhaj Pastikan Nomor Antrean Tak Bergeser
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?