UPDATECIREBON.COM – Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe mengakui ketangguhan lini pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Cheng Hoe menilai Indonesia tampil disiplin dan memiliki organisasi pertahanan yang baik, terutama setelah bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah yang diterima Thom Haye pada menit ke-37.
“Di babak kedua, disiplin dan organisasi pertahanan mereka (Timnas Indonesia) sangat baik, sangat sulit bagi kami untuk menembus,” kata Cheng Hoe dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Meski unggul jumlah pemain, Malaysia tidak mampu mencetak gol. Cheng Hoe menyebut timnya memiliki dua peluang berbahaya, tetapi gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.
Menurut Cheng Hoe, kondisi tersebut juga membuat Indonesia mengubah pendekatan permainan dengan lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik.
“Dalam sepak bola, terkadang cukup sulit bermain melawan 10 pemain karena mereka akan mengubah taktik bermain menjadi lebih bertahan mengandalkan serangan balik,” ujarnya.
Cheng Hoe tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Malaysia. Ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan semangat dan karakter yang kuat saat menghadapi Indonesia.
Hasil imbang tersebut menjadi modal bagi Malaysia untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Singapura. Cheng Hoe menyebut laga kontra Indonesia memberikan pengalaman dan kepercayaan diri bagi para pemainnya.
“Menghadapi Singapura selalu menjadi pertandingan yang sulit, tetapi saya yakin setelah hasil bagus melawan Indonesia ini, kami sudah siap,” katanya.
Hasil imbang membuat Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi tiga poin di Grup A. Malaysia berada di puncak klasemen sementara karena unggul selisih gol atas Indonesia di posisi kedua.
Malaysia selanjutnya menghadapi Singapura, sedangkan Indonesia akan menjamu Bangladesh pada pertandingan berikutnya.
Editor: Eko
