By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Menhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan di Bidang Keagamaan dan Wisata Religi
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Religi > Menhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan di Bidang Keagamaan dan Wisata Religi
Religi

Menhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan di Bidang Keagamaan dan Wisata Religi

Muhajir
Last updated: 2026/09/08 at 9:49 PM
Muhajir Published September 8, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochammad Irfan Yusuf mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Uzbekistan, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, serta pengembangan wisata religi.

Menurut Irfan, kerja sama tersebut memiliki fondasi yang kuat karena Indonesia dan Uzbekistan memiliki kedekatan sejarah, budaya, serta tradisi keilmuan Islam yang telah berlangsung panjang.

Hal itu disampaikan Menhaj saat bertemu Wakil Gubernur Bukhara Botirjon Shahriyorov di Bukhara, Uzbekistan, Senin (7/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Irfan mengatakan Bukhara dan Samarkand memiliki posisi istimewa bagi masyarakat Indonesia. Kedua kota tersebut dikenal sebagai pusat peradaban dan keilmuan Islam yang melahirkan banyak ulama dengan pemikiran dan karya yang dikenal luas di Indonesia.

“Bukhara dan Samarkand memiliki tempat tersendiri di masyarakat Indonesia. Banyak tokoh yang datang dari daerah ini yang dikenal di Indonesia,” ujar Irfan.

Irfan menilai kedekatan sejarah tersebut dapat menjadi modal penting untuk membangun kerja sama Indonesia-Uzbekistan yang lebih luas dan konkret.

Kerja sama tidak hanya dapat dilakukan antarpemerintah, tetapi juga melalui pertukaran pengetahuan, penguatan hubungan antarlembaga keagamaan, hingga pengembangan wisata berbasis sejarah dan peradaban Islam.

Peluang tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Gubernur Bukhara Botirjon Shahriyorov. Ia menyatakan pemerintah Uzbekistan bangga dengan hubungan baik yang telah terjalin bersama Indonesia.

“Kami sangat senang hubungan antara Indonesia dan Uzbekistan telah terjalin dengan baik. Kami berharap hubungan ini terus berlanjut dan semakin kuat,” kata Botirjon.

Menurut Botirjon, Bukhara memiliki kekayaan sejarah dan tradisi keilmuan yang dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan kedua negara.

Bukhara dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam dengan keberadaan madrasah-madrasah yang sejak dahulu menjadi tempat belajar ulama dari berbagai wilayah, termasuk dari luar Uzbekistan.

Imam Besar Bukhara yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, warisan sejarah dan tradisi keilmuan menjadi bagian penting dari identitas kota tersebut.

“Bukhara memiliki seni arsitektur yang berumur lebih dari 1.000 tahun. Selain itu, kebanggaan Bukhara ada pada tradisi keilmuan. Madrasah-madrasah di Bukhara banyak mendidik ulama lokal dan mancanegara,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian masyarakat Indonesia terhadap Uzbekistan, khususnya terhadap warisan keilmuan dan peradaban Islam yang berkembang di wilayah tersebut.

Menhaj menilai kekayaan sejarah dan tradisi keilmuan Bukhara membuka peluang kerja sama yang lebih besar. Indonesia dan Uzbekistan dapat mengembangkan ekosistem wisata religi yang tidak hanya menawarkan perjalanan spiritual, tetapi juga memperkenalkan sejarah, ilmu pengetahuan, serta warisan peradaban Islam.

“Hubungan Indonesia dan Uzbekistan memiliki modal yang sangat kuat. Kita memiliki kedekatan sejarah, keagamaan, dan budaya. Ini menjadi fondasi yang baik untuk memperluas kerja sama ke depan,” kata Irfan.

Pertemuan di Bukhara menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah memperluas jejaring kerja sama internasional.

Melalui kolaborasi di bidang keagamaan, pendidikan, dan wisata religi, hubungan Indonesia-Uzbekistan diharapkan tidak berhenti pada hubungan diplomatik, tetapi berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Editor: Alwi

Rekomendasi

Olahraga

UB Juara Madrid Challenger 2026, Raih Gelar Kelima

Olahraga

Italia Tekuk Turki 3-1, Naik ke Posisi Kedua

Berita Nasional

Anak Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo

Religi

Menhaj dan Dubes Yordania Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia

Muhajir September 8, 2026 September 8, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Kemenhub Lakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla
October 11, 2026
Berita Nasional
Mendagri Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah
October 9, 2026
Berita Nasional
Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik
October 9, 2026
Berita Nasional
Kemenhub Terbitkan Notice to Mariners dan Dukung Pencarian ABK Hilang Pasca tenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban
October 9, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Religi

Menhaj dan Dubes Yordania Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia

October 6, 2026
Religi

DSN MUI Dorong Kemenkeu Bentuk Struktur Khusus Ekonomi Syariah

October 5, 2026
Religi

Kemenhaj Benahi Tata Kelola Penyelenggaraan Umrah

September 29, 2026
Religi

DSN MUI Desak Dana Lender Dana Syariah Dikembalikan

September 29, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Menhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan di Bidang Keagamaan dan Wisata Religi
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?