UPDATECIREBON.COM – SDN Taman Kalijaga Permai Kota Cirebon mengukir prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Barat kategori tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Madya Bima, Kesambi, Kota Cirebon, Senin (17/8/2026).
Kepala SDN Taman Kalijaga Permai, Fauziyah Hayati Fazrin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima sekolahnya.
Menurut Fauziyah, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya peduli lingkungan.
“Penghargaan ini menjadi amunisi semangat kami. Kuncinya ada pada kolaborasi yang kuat selama ini. Kami berkomitmen agar program peduli lingkungan ini terus berkelanjutan dan mampu mengedukasi anak-anak tentang perilaku ramah lingkungan, sehingga terbentuk budaya karakter akhlak terhadap alam,” kata Fauziyah usai menerima penghargaan.
Fauziyah menjelaskan, proses untuk meraih predikat Adiwiyata Tingkat Provinsi membutuhkan kesiapan menyeluruh.
Tahapannya tidak hanya mencakup kelengkapan administrasi, tetapi juga verifikasi lapangan secara langsung.
Menurutnya, penilaian Adiwiyata tidak sekadar melihat kebersihan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, sekolah dituntut mampu menciptakan ekosistem yang aman, nyaman, dan asri bagi seluruh siswa.
Hal tersebut, kata Fauziyah, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dalam membentuk generasi yang memiliki karakter.
Setelah berhasil meraih penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Barat, SDN Taman Kalijaga Permai kini bersiap melangkah ke tingkat nasional.
Saat ini, sekolah tersebut tengah mengikuti rangkaian proses penilaian untuk meraih predikat Adiwiyata Tingkat Nasional.
Fauziyah berharap dukungan dan doa dari seluruh pihak agar SDN Taman Kalijaga Permai dapat memberikan hasil terbaik dan kembali mengharumkan nama Kota Cirebon.
Ia menegaskan, komitmen menjaga lingkungan akan terus dilakukan secara konsisten.
Program peduli lingkungan diharapkan tidak hanya menjadi kebiasaan siswa selama berada di sekolah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di lingkungan masyarakat.
“Komitmen dan konsistensi akan terus dijaga agar pembiasaan karakter peduli lingkungan tidak hanya diterapkan siswa di sekolah, tetapi juga diikutsertakan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Ninam
