By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Update CirebonUpdate CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Reading: Parlemen Jerman Terbelah soal Rencana Penempatan Rudal Tomahawk AS
Share
Update CirebonUpdate Cirebon
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Search
  • Home
  • Ciayumajakuning
  • Berita Nasional
  • Seni & Budaya
  • Religi
  • Olahraga
  • Featured
Follow US
Update Cirebon > Berita Nasional > Parlemen Jerman Terbelah soal Rencana Penempatan Rudal Tomahawk AS
Berita Nasional

Parlemen Jerman Terbelah soal Rencana Penempatan Rudal Tomahawk AS

Muhajir
Last updated: 2026/07/10 at 12:44 AM
Muhajir Published July 10, 2026
Share
SHARE

UPDATECIREBON.COM – Rencana pemerintah Jerman membeli dan menempatkan rudal jelajah Tomahawk milik Amerika Serikat memicu perdebatan sengit di parlemen. Kebijakan yang diumumkan Kanselir Friedrich Merz itu menuai dukungan dari koalisi pemerintah, namun mendapat penolakan keras dari partai-partai oposisi.

Dalam sidang Bundestag pada Kamis waktu setempat, Merz mengungkapkan bahwa Berlin telah mencapai kesepakatan dengan Washington untuk mengakuisisi sekaligus menempatkan rudal Tomahawk di wilayah Jerman. Pengumuman itu disampaikan sepulangnya dari KTT NATO di Ankara.

Para anggota parlemen dari koalisi CDU/CSU mendukung langkah tersebut. Mereka menilai kehadiran rudal jarak jauh akan menutup kekurangan kemampuan pertahanan Jerman, memperkuat pilar pertahanan Eropa di dalam NATO, sekaligus meningkatkan daya tangkal terhadap ancaman dari Rusia.

Namun, partai-partai oposisi menilai pemerintah terlalu memprioritaskan anggaran pertahanan dibandingkan program sosial. Mereka juga mempertanyakan ketergantungan Eropa terhadap Amerika Serikat di tengah dinamika politik Washington.

Sejumlah anggota parlemen menyoroti pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Spanyol dan Greenland yang dinilai menunjukkan bahwa Eropa tidak dapat sepenuhnya bergantung pada kepemimpinan Amerika Serikat dalam urusan keamanan.

Ketua Partai Alternatif untuk Jerman atau AfD, Tino Chrupalla, menilai masyarakat Jerman tidak lagi menginginkan kebijakan yang mengarah pada peningkatan kesiapan perang. Ia juga mengkritik kebijakan wajib militer yang baru diumumkan pemerintah serta menyerukan agar NATO lebih berperan sebagai aliansi perdamaian.

Sementara itu, Ketua Partai Sosial Demokrat atau SPD, Matthias Miersch, menyatakan bahwa pernyataan Trump mengenai Greenland dan Spanyol menjadi pelajaran penting bagi Eropa. Menurutnya, benua itu perlu memperkuat kemampuan strategis sendiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada kebijakan seorang presiden Amerika Serikat.

Kesepakatan terbaru antara Berlin dan Washington muncul setelah pemerintah Amerika Serikat pada Mei lalu mengumumkan rencana pengurangan kehadiran militernya di Jerman. Kebijakan tersebut sempat menimbulkan ketidakpastian terhadap rencana penempatan batalion rudal jarak jauh Amerika Serikat di negara itu.

Sebelumnya, pemerintah Jerman mendukung penempatan sistem persenjataan tersebut sebagai bagian dari strategi pencegahan terhadap Rusia, sembari menunggu pengembangan kemampuan rudal jarak jauh milik negara-negara Eropa.

Isu pertahanan, perang di Ukraina, serta masa depan NATO menjadi agenda utama dalam KTT NATO yang berlangsung di Ankara pada 7 hingga 8 Juli. Hasil pertemuan tersebut diperkirakan akan memengaruhi arah kebijakan pertahanan negara-negara anggota aliansi dalam beberapa tahun ke depan.

Editor: Alwi

Rekomendasi

Olahraga

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Resmi Berakhir, Estafet Ke Doha

Berita Nasional

Kemenhub Lakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

Olahraga

Aldila Sutjiadi Melaju Ke Babak 16 Besar China Open

Berita Nasional

Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik

Muhajir July 10, 2026 July 10, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Berita Nasional
Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera
October 11, 2026
Berita Nasional
Kemenhub Lakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla
October 11, 2026
Berita Nasional
Mendagri Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah
October 9, 2026
Berita Nasional
Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik
October 9, 2026

Stay Connected

49 Follow
212 Follow

Berita Terkait

Berita Nasional

Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera

October 11, 2026
Berita Nasional

Kemenhub Lakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

October 11, 2026
Berita Nasional

Mendagri Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah

October 9, 2026
Berita Nasional

Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik

October 9, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Parlemen Jerman Terbelah soal Rencana Penempatan Rudal Tomahawk AS
Share
Follow US
©2023 updatecirebon.com - All Rights Reserved.
berita cirebon
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?